PSGC Ciamis Rekrut Johan Bonilla dan Bersiap Hadapi Liga 2
Manajemen PSGC Ciamis meresmikan perekrutan gelandang serang asal Kosta Rika, Johan Josue Bonilla Calderon, sekaligus mematangkan persiapan skuad menjelang bergulirnya kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027 di Stadion Galuh, Ciamis.
Kedatangan pilar berusia 30 tahun mantan pemain Gzira United FC tersebut dikonfirmasi langsung oleh Asisten Pelatih PSGC Ciamis, Eka Ramdani, setelah sang pemain menempuh perjalanan jarak jauh menuju Indonesia.
"Setelah beberapa minggu kita tunggu, akhirnya dia sudah bisa bergabung dengan tim. Kemarin dia juga menyampaikan bahwa kita harus menjadi sebuah keluarga untuk bisa bekerja sama dan mengangkat tim ini," kata Eka.
Pihak tim pelatih memberikan waktu penyesuaian kondisi fisik bagi Johan yang baru pertama kali berkarier di kancah sepak bola nasional.
"Dia bilang sekitar 40 jam perjalanan dari Kosta Rika ke sini. Saya pikir dia butuh adaptasi, tidak hanya dengan cuaca, tapi juga aspek fisik dan kebugarannya. Mungkin memang ada penurunan, dan itu hal yang normal serta wajar," ujar Eka.
Staf kebugaran khusus akan dilibatkan oleh tim pelatih PSGC Ciamis demi memulihkan daya tahan sang legiun asing dalam waktu dekat.
"Di sini kami punya pelatih fisik. Nanti mungkin kami akan berdiskusi untuk bisa meningkatkan performanya," sambungnya.
Kualitas teknis serta pemahaman taktik yang diperlihatkan Johan selama sesi latihan awal mendapatkan apresiasi positif dari Eka.
"Kalau dari dua kali latihan ini kita bisa lihat kualitasnya secara teknik, kemudian visi bermainnya. Saya berharap dia bisa meenjadi motor serangan buat PSGC," kata Eka.
Eka menegaskan kembali status kepindahan Johan menuju Ciamis sebagai pengalaman pertamanya berlaga di Indonesia.
"Betul, dia baru pertama kali. Baru pertama kali masuk ke PSGC," tutur Eka.
Progres kesiapan taktis para pemain klub berjuluk Laskar Singacala tersebut dinilai telah menunjukkan peningkatan yang signifikan sejauh ini.
"Persiapan tim mungkin sudah 60-70 persen. Secara taktikal juga kita sudah mulai mengenalkan bagaimana karakter tim dan identitas tim kepada para pemain," jelas Eka.
Pemahaman pilar Laskar Singacala terhadap skema permainan racikan pelatih terus berkembang pesat selama masa pramusim.
"Saya lihat dalam dua minggu ini pemain sudah mulai memahami keinginan dari pelatih," tambah Eka.
Sementara itu, Chief Executive Officer PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, mengonfirmasi alokasi slot pemain pinjaman dari Persib Bandung untuk memperkuat kedalaman tim.
"Kurang lebih lima pemain, senior dan junior," ujar Herdiat dilansir dari BolaSport.com melalui Tribun Jabar.
Keinginan untuk menggelar laga uji coba melawan Maung Bandung di Stadion Galuh turut disampaikan oleh manajemen klub.
"Sudah kangen main di Persib. Sudah berapa tahun? Sudah 7-8 tahun," kata Herdiat.
Realisasi laga persahabatan tersebut diakui masih bergantung pada tingkat kepadatan jadwal persiapan tim lawan.
"Kalau uji coba nanti kita lihat waktu ya. Persib juga punya program, kita juga punya program," ujar Herdiat.
Prioritas utama yang tidak dapat diganggu gugat tetap tertuju pada agenda latihan internal skuad Persib.
"Mudah-mudahan bisa sama, bisa tepat waktunya," kata Herdiat.
Pencocokan jadwal antara kedua tim menjadi tantangan utama bagi manajemen PSGC Ciamis.
"Kalau Persibnya terutama kalau tidak bisa diganggu kan susah," ujar Herdiat.
Persib Bandung dilaporkan sedang memusatkan perhatian pada agenda pemantapan materi latihan internal.
"Fokus latihan fisik, latihan teori, kan nggak bisa diganggu," tambah Herdiat.
Agenda peluncuran jersey serta perkenalan tim secara resmi direncanakan berlangsung bertepatan dengan hari ulang tahun klub.
"Masih dirancang-rancang ini juga. Pas ulang tahun aja. Ulang tahunnya 30 Agustus," kata Herdiat.
Harapan disampaikan agar seluruh tahapan persiapan Laskar Singacala berjalan lancar hingga kompetisi dimulai.
"Doakan saja lah semoga lancar semuanya," pungkas Herdiat.
Dukungan atas langkah manajemen juga diutarakan oleh Ketua Balad Galuh, Gozin, yang menyambut hangat perekrutan penyerang veteran Ezechiel N'Douassel.
"Mudah-mudahan nanti di PSGC bisa menjadi mesin gol," imbau Gozin.
Pengalaman Ezechiel saat membela klub papan atas dinilai menjadi nilai tambah bagi kedalaman skuad PSGC Ciamis.
"Kami menyambut baik kedatangan striker Ezechiel N'Douassel atau King Eze. Dia punya pengalaman pernah bermain dengan Persib Bandung dan juga cukup produktif," ujar Gozin dikutip dari TribunJabar.
Karakter bermain penyerang asal Chad tersebut diyakini bakal memberi ancaman serius bagi lini pertahanan lawan di Grup A.
"Pada masa keemasannya bersama Persib Bandung, Eze dikenal sebagai penyerang tipe tank yang liar dan ganas. Posturnya tinggi dan kekar, serta berani berduel fisik dengan barisan pertahanan lawan," ungkap Gozin.
Target komposisi akhir skuad PSGC Ciamis dipatok berkisar antara 30 hingga 35 pemain untuk mengarungi kompetisi.
"Kurang lebih kita mungkin 30 sampai 35 pemain untuk skuad PSGC. Kita juga masih ada beberapa pemain yang kita pantau," kata Eka di Stadion Galuh Ciamis dilansir dari detikcom.
Perburuan pemain baru dilaksanakan secara fleksibel menyesuaikan kebutuhan teknis di setiap posisi tim.
"Untuk yang lain-lain mungkin kita juga cari sambil berjalan saja. Jadi posisi-posisi mana saja yang memang harus kita rekrut pemain," ujar Eka.
Pendaftaran seluruh pilar resmi PSGC Ciamis ditargetkan tuntas sepenuhnya sebelum memasuki bulan depan.
"Harusnya akhir Agustus sudah finalisasi, sudah selesai," tegas Eka.
Mengenai kepastian nama-nama pemain pinjaman dari Persib, Eka mengaku masih menunggu konfirmasi dari manajemen lawan.
"Nah, ini juga. Kita belum konfirmasi lagi berapa jumlah pemain yang dari Persib itu, terus siapa saja. Belum pasti, belum terkonfirmasi," kata Eka.
Keterlambatan kepastian nama pilar disebabkan jadwal laga final yang baru saja diselesaikan oleh tim asal Bandung tersebut.
"Karena kemarin baru beres final semalam. Mungkin butuh dua sampai tiga hari pemain juga rest atau istirahat, baru mungkin bisa ke sini," ujar Eka.
Rencana pemusatan latihan di Yogyakarta telah diusulkan kepada manajemen guna mempermudah pencarian lawan uji tanding.
"Ya, kemarin sudah kita ajukan ke manajemen. Tinggal tunggu finalisasi dari manajemen apakah kita berangkat minggu depan atau minggu depannya lagi," tutur Eka.
Ketersediaan tim peserta pramusim yang melimpah menjadi alasan utama pemilihan lokasi pemusatan latihan di Yogyakarta.
"Rencana kita mungkin ke Jogja. Karena di sana banyak tim TC di sana. Jadi untuk uji coba gampang, kita cari lawan," jelas Eka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow