Raheem Sterling Didakwa Atas Kecelakaan Mobil Berbahaya di Inggris

Smallest Font
Largest Font

Raheem Sterling, mantan pemain sayap Manchester City dan Liverpool, menghadapi dakwaan hukum serius setelah kecelakaan mobil pada 28 Mei 2026 di jalan tol M3 dekat Minley Interchange, Hampshire, Inggris, dilansir dari Bola.

Ia didakwa atas tiga pelanggaran utama, yakni mengemudi secara berbahaya, kepemilikan dinitrogen oksida untuk penghirupan yang tidak sah, serta gagal memberikan spesimen. Jika terbukti bersalah atas mengemudi berbahaya, Sterling bisa dijatuhi hukuman penjara hingga dua tahun.

Kecelakaan melibatkan mobil Lamborghini mewah miliknya yang menabrak pembatas jalan tol. Tidak ada kendaraan lain yang terlibat, dan tidak ada laporan cedera pada Sterling maupun pengguna jalan lainnya. Namun, saksi mata melaporkan bahwa mobil Sterling melaju tidak stabil dan berbelok-belok sebelum kecelakaan terjadi.

Setelah insiden, Sterling sempat ditahan Kepolisian Hampshire namun dibebaskan dengan jaminan. Kasus ini kini menjadi perhatian hukum serius.

Saat ini Sterling berstatus bebas transfer setelah kontraknya dengan Chelsea berakhir dan ia bergabung dengan Feyenoord pada Februari 2026. Namun, penampilannya di klub Belanda kurang memuaskan dengan hanya satu assist tanpa gol dalam delapan pertandingan.

Sebelum bergabung dengan Feyenoord, Sterling dikenal sebagai pemain produktif di Premier League dengan empat gelar bersama Manchester City serta mencatat 82 penampilan dan 20 gol untuk tim nasional Inggris.

Sterling dijadwalkan hadir di Pengadilan Magistrates Basingstoke pada 15 September 2026 untuk menghadapi dakwaan yang menjeratnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed