Ratna Sari Dewi Soekarno Hadiri Upacara HUT Ke-81 RI Di Istana Merdeka
Mantan istri Presiden pertama RI Soekarno, Ratna Sari Dewi Soekarno, menghadiri langsung upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Perempuan yang terbang langsung dari Jepang menggunakan maskapai Garuda Indonesia tersebut tampil mengenakan kebaya bernuansa merah putih saat mengikuti jalannya rangkaian perayaan di kompleks Istana.
Dewi mengungkapkan rasa terkejutnya melihat deretan perubahan fisik bangunan Istana yang dinilainya sudah sangat berbeda dibanding masa lalu.
"Saya kaget sekali. Istananya sudah ganti banyak, ya. Ada yang dulu tidak ada. Antara Istana Negara dan Istana Merdeka ada halaman yang besar, sekarang ada gedungnya," tuturnya Dewi, mantan istri Soekarno.
Ia menceritakan bahwa dirinya sempat menyimpan dokumentasi visual terkait area Istana, namun keberadaan foto-foto sejarah tersebut sudah tidak diketahui lagi saat ini.
"Saya punya gambar, ada beberapa gambar dulu, tapi sekarang saya kira tidak ada lagi. Saya tidak tahu ke mana," lanjutnya Dewi.
Perubahan arsitektur di kawasan Istana Merdeka itu pun membawa ingatannya kembali pada masa-masa ketika ia mendampingi Presiden Soekarno.
"Ada koleksi (foto) Bapak juga banyak sudah (hilang), ya. Sayang sekali." kata Dewi.
Ketika dimintai tanggapan mengenai harapannya untuk perkembangan Indonesia pada hari kemerdekaan tahun ini, ia menyampaikan pesan singkat.
"Selalu maju sekali, ya." kata Dewi.
Sosok yang terlahir dengan nama Naoko Nemoto di Jepang pada 6 Februari 1940 ini pertama kali mengenal Soekarno di Tokyo pada 1959, sebelum akhirnya menikah pada 1926 dan dikaruniai seorang putri bernama Kartika Sari Dewi Soekarno.
Selain menghadiri upacara di Istana, lawatan Dewi ke Jakarta juga dimanfaatkan untuk bertemu dengan para sahabat lama, menghadiri pembukaan toko perhiasan, serta mengagumi fasilitas Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
"Hutan hujan yang lebat, air terjun, hewan, dan burung, menampilkan berbagai pemandangan alam yang berbeda satu setelah lainnya, membuatnya terasa seperti berada di dunia alam yang asli," ungkapnya Ratna Sari Dewi Soekarno.
Ia menyebut kedatangannya di Tanah Air langsung disambut suasana hangat yang sarat akan dinamika positif.
"Saya merasakan energi yang penuh semangat dari Indonesia," tulisnya Ratna Sari Dewi Soekarno.
Bagi Dewi, pertemuannya dengan kawan-kawan lama di Jakarta memberikan kebahagiaan tersendiri karena keakraban yang terjalin tidak pernah pudar.
"Bahkan setelah sekian lama, ketika kita bertemu dan melihat satu sama lain, percakapan kita mengalir dengan mudah seperti sebelumnya, dan senyum kita meluap," katanya Ratna Sari Dewi Soekarno.
Ia pun menegaskan bahwa Indonesia memiliki kedudukan emosional yang sangat mendalam bagi perjalanan hidupnya.
"Bagi saya, Indonesia adalah tempat khusus dengan banyak kenangan dan hubungan berharga." kata Ratna Sari Dewi Soekarno.
Di tempat terpisah, rangkaian perayaan HUT ke-81 RI juga diwarnai kegiatan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang melakukan video call dengan orang tua anggota Paskibraka asal Papua Tengah, Gladys Manuella Aibekob, seusai upacara pengukuhan.
"Bapak-ibu, ini doakan, ya, Gladys dan teman-temannya biar lancara semua hari Senin (17/8) besok. Ini teman-temannya Gladys banyak banget, dari Sabang sampai Merauke," kata Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI.
Pelajar asal Papua Tengah tersebut menyampaikan rasa bahagianya usai dikukuhkan dan berkesempatan disapa langsung oleh Wakil Presiden.
"Tadi saya sempat video call dengan orang tua saya bersama dengan bapak wakil presiden, tadi bapak wakil presiden tanya, saya kangen tidak sama orang tua, pastinya kangen, tapi dikuatkan lagi, sedikit lagi sudah selesai," kata Gladys Manuella Aibekob, anggota Paskibraka asal Papua Tengah.
Guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas di sekitar kawasan Monas, GBK, hingga Kemayoran selama rangkaian peringatan kemerdekaan, Wadirlantas Polda Metro Jaya AKBP Arif Fazlurrahman mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan moda transportasi umum.
"Guna menghindari penumpukan kendaraan, kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan moda transportasi umum, mengatur waktu perjalanan sebaik mungkin, dan memanfaatkan rute alternatif," kata Arif Fazlurrahman, Wadirlantas Polda Metro Jaya.
Petunjuk keamanan lalu lintas juga terus disosialisasikan demi mengurai potensi kemacetan di titik-titik pusat perayaan.
"Masyarakat diminta mematuhi rambu-rambu petunjuk serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi kelancaran dan keselamatan bersama," katanya Arif Fazlurrahman.
Polda Metro Jaya sendiri telah menyiapkan 27 kantong parkir yang tersebar di kawasan Monas, Gelora Bung Karno, Kemayoran, hingga Ancol bagi masyarakat yang membawa kendaraan pribadi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow