Ratu Felisha Bantah Terlibat Kasus Arisan Bodong Rp71 Miliar

Smallest Font
Largest Font

Aktris Ratu Felisha mengklarifikasi bahwa dirinya tidak terlibat dalam kasus promosi arisan bodong senilai Rp 71 miliar yang ditangani Polda Jawa Timur. Klarifikasi tersebut disampaikan dalam wawancara daring pada Jumat (21/8/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Hot.

Ia menegaskan adanya kekeliruan identitas karena saksi yang diperiksa kepolisian merupakan seorang pesohor media sosial dengan nama yang sama. Akibat salah paham tersebut, foto dirinya banyak dicantumkan dalam berbagai pemberitaan media.

"Gak tahu ya guys, maksudnya kalau kalian mikir dari POV (sudut pandang) media miskom karena Ratu Felisha di Indonesia cuma satu, kalian mikirnya Ratu Felisha aku, kan bisa tanya dulu ke aku. Ternyata ada Ratu Felisha influencer, coba deh dicari," kata Ratu Felisha.

Kondisi ini memicu kekhawatiran terkait potensi dampak negatif terhadap pekerjaan serta kerja sama profesional yang akan datang.

"Ini kan sebenarnya jadi aku yang dirugikan. Sekarang kalau ada pihak-pihak mau kerja sama sama aku di kemudian hari, bikin berita palsu kayak gini dengan semua foto-foto aku yang aku gak tahu apa-apa, mereka jadi mikir dua kali," ujarnya.

Dampak langsung dari kekeliruan pemberitaan tersebut berpotensi merugikan tawaran promosi produk yang tengah berjalan.

"Yang akan ada kerjaan endorsement kan jadi pihak aku yang dirugikan gitu lho," tegas Ratu Felisha.

Kepastian mengenai kekeliruan identitas diperoleh setelah pihak Ratu Felisha melakukan pengecekan langsung kepada tim penyidik yang menangani perkara tersebut.

"Betul. Itu sudah di-cross check ke penyidik yang menyidik kasus ini, dibantu dengan teman aku Lingga, sahabat aku dari SMA. Dia sekarang di kepolisian Polda Jatim dan sudah dicek bahwa bukan Ratu Felisha aku, tapi Ratu Felisha influencer," beber Ratu Felisha.

Atas kekeliruan penggunaan foto yang sudah terlanjur meluas, penanganan koreksi pemberitaan menjadi harapan utama sang aktris kepada pihak media.

"Yang foto-foto aku yang udah beredar, yang orang mikirnya itu aku, gimana? Apakah bisa di-take down fotonya? Apakah bisa diklarifikasi lagi ke polisi, kasih lihat foto aku, 'Bukan yang ini kan?' gitu. Maksudnya apa langkahnya gitu," sambungnya.

Meski dirugikan oleh kekeliruan publikasi tersebut, Ratu Felisha memilih tidak membawa persoalan ini ke jalur hukum karena memahami hubungan saling membutuhkan antara figur publik dan media. Ia meminta media lebih berhati-hati serta melakukan konfirmasi sebelum memuat foto maupun identitas dalam pemberitaan.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed