Gigi Becali dan Laszlo Dioszegi Tanggapi Hasil Imbang FCSB vs Sepsi
Pemilik FCSB Gigi Becali dan Pemilik Sepsi OSK Laszlo Dioszegi mengomentari hasil imbang tanpa gol antara kedua tim pada laga pekan kelima Liga 1 Rumania di Covasna, Selasa (11/8/2026) dini hari WIB.
Hasil 0-0 tersebut membuat FCSB gagal meraih poin penuh saat melakoni laga tandang, sementara Sepsi OSK gagal memanfaatkan keunggulan sejumlah peluang emas di hadapan pendukungnya sendiri.
Gigi Becali menyatakan kepuasannya terhadap performa penyerang Daniel Birligea meski sang pemain mencatatkan laga kelima secara beruntun tanpa mencetak gol.
"Saya puas dengan satu hal: kembalinya Birligea. Ini Birligea yang saya kenal, setidaknya begitu dari pengamatan saya. Saya suka perjuangannya, dia adalah petarung," kata Gigi Becali, Pemilik FCSB.
Becali menegaskan bahwa hasil imbang di markas lawan bukanlah hal buruk mengingat kompetisi masih berada di fase awal dan timnya masih kehilangan beberapa pemain akibat cedera.
"Kalau Anda tidak melihat apa yang dimainkan Birligea hari ini, berarti mata Anda tertutup. Birligea sangat kuat hari ini," kata Gigi Becali, Pemilik FCSB.
Ia juga melontarkan kritik kepada George Popescu yang dinilainya tampil kurang bergairah dalam pertandingan tersebut.
"Bisakah saya katakan bahwa saya tidak puas dengan George Popescu? Tertidur di lapangan? Saya tidak sedang membuat kiasan, tetapi saya bisa menyampaikannya.
Dia seperti berpikir: 'Aaa, Anda tidak memainkan saya sejak menit pertama? Biarkan saja saya kecewa.' Saya pikir dia kesal karena tidak menjadi starter," kata Gigi Becali, Pemilik FCSB.
Terkait pemain muda Padurariu yang diganti pada babak pertama, Becali menegaskan tetap memberikan kepercayaan penuh demi investasi jangka panjang klub.
"Padurariu akan selalu dimainkan. Saya ingin menghasilkan uang dari sepak bola, saya harus mencetak pemain untuk dijual. Kita lihat saja dalam dua tahun siapa yang benar dan berapa banyak uang yang akan saya dapatkan dari Padurariu.
Dia memang lemah sekarang, tetapi kita harus memberinya kepercayaan karena dia memiliki kualitas. Harusnya dia tidak ditarik keluar. Saya butuh mencetak gol lebih cepat dan dengannya peluang itu lebih ada ketimbang dengan Radunovic," kata Gigi Becali, Pemilik FCSB.
Mengenai penampilan pemain anyar Boutoutaou, Becali menilai sang pemain belum menunjukkan kualitas yang sepadan dengan nilai transfernya.
"Saya belum bisa punya pendapat pasti. Penampilannya buruk jika terus bermain seperti sejauh ini. Anda lihat saya tidak menggantinya.
Jika dia bangkit, kita lihat nanti. Dalam sepak bola Anda mempertaruhkan uang, menang, atau rugi, tidak ada pilihan lain. Saya tidak suka permainannya.
Jika saya suka, apakah saya akan mengkritiknya? Ketika Anda membayar lebih dari 1 juta untuk seorang pemain, dia harus membuat perbedaan, melakukan kombinasi, drible, dan mencetak gol," kata Gigi Becali, Pemilik FCSB.
Sementara itu, Pemilik Sepsi OSK Laszlo Dioszegi menegaskan kondisi finansial klubnya dalam keadaan stabil dan seluruh gaji pemain terbayar tepat waktu.
"Gaji kami terbayar hingga hari ini, saya ingin menenangkan seluruh negeri agar tidak perlu khawatir dengan pendanaan dari Budapest. Kami ada di sana, kami punya uang. Jika kami menghadapi masalah besar, saya sendiri yang akan mengatakannya secara jujur," kata Laszlo Dioszegi, Pemilik Sepsi OSK.
Dioszegi juga menjelaskan situasi terkait pendanaan akademi klub yang mengalami penurunan serta merespons dinamika di tribun penonton.
"Kami membutuhkan investor seperti tim mana pun. Saya tidak pernah menampik bahwa saya sendiri yang menopang tim di Liga 1. Kami masih memiliki sponsor dari jaringan Hungaria, meski ada beberapa yang mundur. Cepat atau lambat mereka bisa kembali bersama kami," kata Laszlo Dioszegi, Pemilik Sepsi OSK.
Ia menambahkan bahwa timnya telah tampil maksimal dan hasil imbang merupakan cerminan yang adil dari jalannya laga.
"Saya puas dengan apa yang saya lihat, kerja keras para pemain. Kami memiliki 5-6 peluang, tetapi tidak berhasil mencetak gol. Hasil yang adil.
Kami bisa saja menang, begitu pula FCSB. Yang saya sukai adalah kegigihan para pemain dan seluruh negeri melihat bahwa pemain kami berjuang hingga menit ke-95," kata Laszlo Dioszegi, Pemilik Sepsi OSK.
Mengenai target musim ini, Dioszegi siap menerima jika timnya mampu finis di papan tengah.
"Jika kami berhasil meraih posisi ke-11, saya sudah puas. Kejutan bisa saja terjadi, kami memiliki tim yang pantang menyerah, kami bisa saja meraih posisi ke-8 atau ke-9. Saya akan menandatanganinya sekarang juga jika ada yang mengonfirmasi bahwa kami akan finis di posisi ke-11," kata Laszlo Dioszegi, Pemilik Sepsi OSK.
Di sisi lain, Pelatih Sepsi OSK Ovidiu Burca mengungkapkan rasa kecewanya karena timnya gagal mengamankan tiga poin meski mendominasi peluang.
"Harusnya kami memenangkan pertandingan ini jika melihat banyaknya peluang yang kami ciptakan. Tanpa mengurangi rasa hormat, kami pulang dengan rasa frustrasi karena tidak meraih kemenangan. Kami memiliki sangat banyak peluang, tetapi kurang tenang dan lugas untuk mencetak gol," kata Ovidiu Burca, Pelatih Sepsi OSK.
Burca menambahkan bahwa proses integrasi pemain baru membutuhkan waktu agar skema permainan tim dapat berjalan optimal.
"Jika seseorang bertanya sebelum musim dimulai, saya akan bilang ini cukup baik. Saya harus menyatakan puas karena kami menghadapi banyak masalah, termasuk kasus Cosmin Matei. Saya pikir kami berada di jalur yang benar, kami memiliki pemain berkualitas.
Saya rasa kami hanya kurang daya gedor dan butuh kohesi lebih. Tidak mudah mendatangkan pemain baru, mengintegrasikan mereka ke dalam dinamika kelompok, serta membuat mereka memahami model permainan kami," kata Ovidiu Burca, Pelatih Sepsi OSK.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow