Real Madrid Minta Pengadilan Perpanjang Penyelidikan Kasus Negreira
Real Madrid mengajukan permohonan resmi kepada Pengadilan Instruksi Nomor 1 Barcelona pada Senin, 13 Juli 2026, untuk memperpanjang masa investigasi kasus Negreira selama enam bulan guna mengusut tuntas dugaan korupsi olahraga yang melibatkan Barcelona.
Klub berjuluk Los Blancos tersebut mendesak hakim agar menginstruksikan Barcelona menyerahkan seluruh dokumen sistem kepatuhan internal (compliance) periode 2010 hingga 2018. Langkah hukum ini diambil untuk membuktikan efektivitas pengawasan internal Barcelona terhadap aliran dana sebesar 7,3 juta euro yang dibayarkan kepada mantan Wakil Presiden Komite Teknis Wasit (CTA), Jose Maria Enriquez Negreira, dan putranya.
Real Madrid menilai sistem pengawasan internal di kubu rival sengitnya tersebut sengaja ditangguhkan selama proses pembayaran berlangsung. Selain itu, klub ibu kota Spanyol ini meminta Garda Sipil melacak sejumlah faktur, otorisasi pembayaran, serta hasil audit dari perusahaan Tresep, Radamanto, dan Best Norton yang belum masuk dalam berkas perkara.
Upaya hukum Real Madrid juga didasarkan pada agenda pemeriksaan saksi Antonio Alonso dan Gerard Lopez yang baru dijadwalkan pengadilan pada 13 November 2026. Jadwal tersebut dipastikan telah melewati batas akhir perpanjangan investigasi saat ini yang akan berakhir pada 1 September 2026.
Di samping jalur hukum di pengadilan Spanyol, Real Madrid secara paralel telah melayangkan permintaan resmi kepada UEFA agar mencabut gelar juara yang diraih Barcelona selama periode berlangsungnya kasus Negreira. Real Madrid berargumen bahwa struktur federasi sepak bola Spanyol (RFEF) dan CTA mengalami kerusakan sistemik yang menyuburkan praktik patronase serta keputusan wasit yang bias selama bertahun-tahun.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow