Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Surabaya Jelang Aksi Pesilat
Skema rekayasa lalu lintas diberlakukan oleh kepolisian di sejumlah ruas jalan protokol Kota Surabaya pada Jumat (31/7/2026) siang. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi potensi kemacetan akibat rencana aksi damai dari 10 ribu anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).
Aksi massa tersebut dipicu oleh insiden dugaan penganiayaan dan pembacokan yang menimpa dua anggota PSHT di kawasan Tegalsari, Surabaya. Peserta unjuk rasa menuntut penegakan hukum dan penangkapan segera terhadap para pelaku penganiayaan.
Berdasarkan surat pemberitahuan bernomor 022/AD-PSHT/VII/2026 kepada Kapolrestabes Surabaya, aksi dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB. Massa dipusatkan di dua lokasi utama, yaitu markas debt collector Maluku 1 Rasa (M1R) di Jalan Teuku Umar serta Mako Polrestabes Surabaya, dengan titik kumpul awal di kawasan Jalan Basuki Rahmat setelah Salat Jumat.
Pihak kepolisian mengonfirmasi telah menerima surat pemberitahuan terkait pergerakan massa tersebut.
"Terkait rencana aksi tersebut, surat pemberitahuannya memang sudah masuk dan sudah kami terima. Kalau memang nanti teknisnya seperti itu, tentu akan kami mediasi atau kami fasilitasi untuk audiensi. InshaAllah nanti bisa diaudiensikan," kata Kasatintelkam Polrestabes Surabaya Kompol Awaludin Wijaya dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (30/7/2026).
Untuk mengamankan alur pergerakan peserta dari Jalan Basuki Rahmat menuju lokasi sasaran, Personel Satlantas Polrestabes Surabaya disiagakan di berbagai simpul jalan utama.
"Arus lalin dari Jalan Raya Darmo menuju Jalan Basuki Rahmat di alihkan ke Jalan Pandegiling Sisi Barat. Arus lalin dari Jalan Pangsud menuju Jalan Basra di luruskan ke Jalan Urip Sumoharjo," kata Kasat Lantas Polrestabes Surabaya AKBP Galih Bayu Raditya saat dikonfirmasi detikJatim, Jumat (31/7/2026).
Pengalihan juga diberlakukan untuk kendaraan dari Jalan Pandegiling dan Jalan RA Kartini yang menuju Jalan Teuku Umar dengan mengarahkannya lurus ke Jalan Imam Bonjol. Sementara itu, arus lalu lintas dari Jalan Cokroaminoto dan Jalan Sam Ratulangi dialihkan melewati Jalan Pandegiling serta Jalan RA Kartini.
"Kami meminta kerja sama dari seluruh masyarakat pengendara untuk tetap tertib dan sabar di jalan. Demi kelancaran bersama, mohon ikuti petunjuk serta pengalihan arus yang diarahkan oleh petugas kami di lapangan," tuturnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow