300 Unit Ludes dalam Sekejap Simak Review Jujur SUV Nyentrik iCar V23

Smallest Font
Largest Font

Saya langsung terkesima saat melihat angka pemesanan SUV nyentrik ini yang langsung melesat tajam. Lebih dari 300 unit mobil listrik boxy iCar V23 ludes dipesan oleh konsumen Indonesia bahkan sebelum harga resminya benar-benar ketok palu.

Fenomena ini membuat saya penasaran untuk menguji langsung mobil listrik icar v23 yang baru saja merayakan peluncuran resminya di kawasan Pantai Indah Kapuk atau PIK 2, Jakarta pada Sabtu, 23 Mei 2026 kemarin.

Apakah mobil listrik boxy ini memang tumpangan tangguh yang sepadan dengan romantisasi desainnya, atau sekadar jualan kosmetik retro yang minim fungsionalitas harian? Mari kita bedah bersama secara jujur.

Saat pertama kali saya berdiri di depan iCar V23, aura gagah khas jip penjelajah zaman dulu langsung terasa sangat kental. Desain bodi tegak lurus dengan sudut-sudut patah yang kaku justru menjadi daya tarik utama di tengah gempuran mobil listrik berdesain aerodinamis melengkung yang seragam.

Dimensi mobil ini terasa sangat pas untuk ukuran jalanan perkotaan di Indonesia yang sering kali padat dan sempit. iCar V23 mengusung panjang bodi 4.220 mm, lebar mencapai 1.915 mm, tinggi 1.845 mm, serta jarak sumbu roda atau wheelbase sepanjang 2.735 mm.

Lebar mobil yang hampir menyentuh dua meter ini memberikan tongkrongan yang sangat kekar sekaligus menjanjikan ruang kabin yang lapang bagi para penumpangnya. Sentuhan modern terlihat jelas pada lampu utama melingkar yang sudah mengadopsi teknologi LED proyektor mutakhir.

Gaya retro futuristik yang diusung oleh mobil listrik boxy ini berhasil memadukan nostalgia masa lalu dengan teknologi masa depan tanpa terlihat maksa.

Namun, estetika kotak ini menyimpan satu pertanyaan besar yang mengganjal di kepala saya sejak awal. Bagaimana dengan hambatan angin saat mobil ini dipacu dalam kecepatan tinggi di jalan tol?

Sensasi Berada di Dalam Kabin Minimalis yang Ekstrem

Ketika saya membuka pintu dan melompat masuk ke dalam kabin iCar V23, nuansa minimalis modern langsung menyambut dengan sangat ekstrem. Dasbor mobil ini dirancang sangat bersih tanpa kehadiran tombol fisik konvensional yang biasanya bertebaran di area tengah.

Semua pengaturan kendaraan mulai dari penyejuk udara, mode berkendara, hingga sistem hiburan berpusat pada satu layar sentuh berukuran masif di tengah dasbor. Bagi saya yang terbiasa dengan tombol fisik taktil, pengoperasian lewat layar ini terasa sedikit merepotkan saat mobil sedang berjalan.

Kualitas material interiornya sendiri patut diacungi jempol karena sebagian besar permukaan dasbor dan trim pintu sudah dilapisi bahan empuk atau soft touch. Joknya pun mampu menopang badan dengan sangat baik berkat kontur yang semi-bucket.

Kelebihan mobil listrik icar v23 di sektor kabin adalah ruang kepala yang sangat melimpah berkat atapnya yang tinggi menjulang. Penumpang dengan tinggi badan 180 cm dipastikan tidak akan merasa terintimidasi oleh batas plafon mobil.

Lantas, bagaimana dengan urusan akomodasi barang bawaan mengingat bentuk bagian belakangnya yang sangat rata? Mari kita ulik area kargonya.

AKHIRNYA iCAR V23 RESMI MASUK INDONESIA! SUV LISTRIK YANG MUDAH DIMODIFIKASI | Arena Mobil

Bedah Spesifikasi Baterai dan Pilihan Jantung Pacu

Bicara soal performa, iCar V23 hadir di pasar Indonesia dengan menawarkan dua pilihan varian penggerak yang karakternya sangat bertolak belakang. Varian pertama adalah penggerak roda belakang atau RWD yang menggunakan motor listrik tunggal di poros roda belakang.

Motor listrik tunggal tersebut mampu memuntahkan tenaga sebesar 100 kW atau setara 136 PS dan torsi maksimal mencapai 180 Nm. Varian RWD ini dibekali dengan spesifikasi baterai icar v23 indonesia berkapasitas 59,93 kWh.

Berdasarkan data pengujian, jarak tempuh mobil listrik icar v23 untuk varian RWD ini mampu mencapai 360 kilometer dengan metode pengujian NEDC. Sementara jika merujuk pada standar CLTC, jarak tempuhnya diklaim sanggup menyentuh angka 401 kilometer.

Bagi konsumen yang menginginkan performa lebih bertenaga, varian penggerak semua roda cerdas atau iWD menjadi opsi yang jauh lebih menggiurkan. Varian tertinggi ini menggendong dua motor listrik yang sanggup menggelontorkan tenaga gabungan hingga 155 kW atau 211 PS.

Torsi puncak varian iWD ini melesat hingga 292 Nm yang dipadukan dengan baterai tipe NMC berkapasitas raksasa 81,76 kWh. Kombinasi maut ini menghasilkan jarak tempuh mobil listrik icar v23 hingga 430 kilometer berdasarkan siklus NEDC atau 501 kilometer menurut standar CLTC.

Spesifikasi Teknis Utama Varian SUV Listrik iCar V23
Parameter SpesifikasiVarian Penggerak RWDVarian Penggerak iWD
Kapasitas Baterai59,93 kWh81,76 kWh
Tenaga Maksimal136 PS211 PS
Torsi Puncak180 Nm292 Nm
Jarak Tempuh NEDC360 km430 km
Jarak Tempuh CLTC401 km501 km

Data di atas menunjukkan bahwa perbedaan performa dan daya jelajah kedua varian ini memang tergolong sangat signifikan di atas kertas. Pertanyaannya sekarang, bagaimana performa aslinya saat saya ajak melindas aspal jalanan ibu kota?

Menguji Ketangguhan Kaki-Kaki di Medan Jalan Rusak

Saat saya mencoba mengemudikan varian iWD di area tes luar ruangan, insting petualang mobil ini langsung terasa mendominasi. Karakter suspensinya cenderung kaku dan kokoh, sebuah setelan yang sengaja dipilih untuk menjaga stabilitas bodi kotaknya yang tinggi agar tidak limbung saat menikung.

Konsekuensinya, guncangan di dalam kabin terasa sedikit kasar ketika saya sengaja melindas lubang jalanan yang agak dalam. Namun, kekakuan suspensi ini langsung terbayar lunas oleh kemampuan jelajahnya yang luar biasa di medan semi off-road.

iCar V23 memiliki ground clearance yang sangat tinggi mencapai 210 mm, sebuah angka yang sangat aman untuk melintasi polisi tidur raksasa. Tidak hanya itu, kemampuan melintasi genangan air atau water wading mobil ini diklaim sanggup menghadapi kedalaman hingga 600 mm.

Kemampuan menerjang banjir setinggi lutut orang dewasa ini tentu menjadi berkah tersendiri bagi para komuter yang tinggal di wilayah rawan banjir Jakarta. Ditambah lagi, varian iWD sudah dilengkapi dengan enam pilihan mode berkendara yang bisa disesuaikan dengan kondisi jalan.

Fitur adaptif ini membuat penyaluran tenaga ke empat roda terasa sangat pintar dan minim gejala selip saat merayap di atas tanah basah. Apakah keunggulan ini menjadikannya kanvas kosong yang sempurna untuk para pencinta modifikasi?

Kanvas Kosong Modular yang Sangat Ramah Modifikasi

Satu hal yang membuat saya paling bersemangat dari iCar V23 adalah komitmennya untuk menjadi rekomendasi mobil listrik yang bisa dimodifikasi tanpa batas. Pabrikan melengkapi bodi luar mobil ini dengan lebih dari 20 titik modular interface yang tersebar di berbagai area strategis.

  • Titik pemasangan rak atap atau roof rack ekstra kokoh untuk kebutuhan overlanding.
  • Dudukan khusus lampu sorot LED tambahan di pilar depan tanpa perlu melubangi bodi asli.
  • Panel samping modular yang bisa diganti dengan kotak penyimpanan eksternal ala penjelajah gurun.
  • Pilihan kompartemen penyimpanan tambahan yang bisa dipasang di pintu bagasi belakang.

Kehadiran titik modular bawaan pabrik ini menjadi angin segar karena pemilik tidak perlu lagi merusak pelat bodi atau mengelas komponen baru. Proses bongkar pasang aksesori menjadi jauh lebih aman dan tidak berisiko menghanguskan garansi kelistrikan kendaraan yang sangat sensitif.

Bagi saya, fitur modular ini adalah langkah jenius untuk merangkul komunitas modifikator tanah air yang terkenal sangat kreatif. Berapa harga mobil listrik icar v23 yang harus ditebus untuk semua paket kesenangan visual dan fungsional ini?

Kekurangan Tersembunyi yang Wajib Anda Pertimbangkan

Di balik segala kemudahan modifikasi dan tampilannya yang sangat memikat hati, saya tetap menemukan beberapa kekurangan penting yang wajib dicatat. Hambatan angin atau koefisien seret bodi kotaknya terasa sangat mengganggu konsumsi daya baterai saat mobil dipacu di atas kecepatan 100 kilometer per jam.

Indikator persentase baterai cenderung merosot lebih cepat di jalan tol dibandingkan saat merayap di tengah kemacetan dalam kota. Selain itu, ketiadaan ban serep konvensional di area belakang digantikan oleh kotak penyimpanan kosmetik yang fungsionalitasnya agak dipertanyakan.

Layar hiburan tengah yang terlalu mendominasi juga sering kali memantulkan cahaya matahari langsung pada siang hari, sehingga menyulitkan mata untuk membaca navigasi. Absennya panel instrumen fisik di balik kemudi memaksa pengemudi harus sering menoleh ke kiri hanya untuk melihat kecepatan berkendara.

Catatan purnajual resmi dari pihak pabrikan sebenarnya cukup menenangkan hati para calon pembeli di Indonesia. Mereka menyediakan garansi baterai selama 8 tahun atau 160.000 km, garansi kendaraan 6 tahun atau 150.000 km, serta servis berkala dan suku cadang gratis selama 5 tahun atau 75.000 km.

Bagi konsumen perkotaan yang mendambakan kendaraan harian berpenampilan eksentrik, iCar V23 varian RWD sudah lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan komuter harian. Namun, jika jiwa petualang Anda sering memberontak dan menuntut perjalanan jarak jauh lintas provinsi, varian iWD dengan baterai raksasa dan traksi empat roda cerdas adalah pilihan mutlak yang tidak boleh ditawar.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed