Rexy Mainaky Pastikan Ganda Putra Malaysia Kompak Kembali di Kejuaraan Dunia 2026
Direktur Kepelatihan Ganda Malaysia, Rexy Mainaky, menyatakan keyakinannya bahwa ganda putra Malaysia akan kembali kompak saat dipasangkan lagi dengan partner asli mereka dalam Kejuaraan Dunia 2026 yang berlangsung di New Delhi, India, pada 17-23 Agustus 2026.
Eksperimen merombak empat pasangan ganda putra dilakukan tim pelatih Malaysia pada beberapa turnamen seperti Japan Open, China Open, Taipei Open, dan Korea Masters.
Pasangan Aaron Chia/Soh Wooi Yik, yang sebelumnya juara Kejuaraan Asia, juga dipisahkan dan dipasangkan dengan pemain lain. Hasil terbaik sejauh ini diraih oleh pasangan Aaron Chia/Aaron Tai yang menjadi runner-up Taipei Open 2026 setelah kalah dari pasangan Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, pada babak final.
Rexy Mainaky menegaskan bahwa waktu kurang dari satu minggu cukup bagi para pemain untuk mengembalikan ritme dengan pasangan asli sebelum berlaga di New Delhi.
"Saya tidak khawatir karena kemitraan ini sudah terjalin sejak lama," ujar Rexy Mainaky, Direktur Kepelatihan Ganda BAM, dilansir dari New Straits Times.
"Bukannya mereka baru mulai bermain bersama minggu lalu sebelum dipisahkan," tambahnya.
Rexy menilai eksperimen ini menunjukkan hasil positif meskipun belum menghasilkan gelar juara. Ia menyoroti perkembangan pola permainan yang mulai terlihat di Taipei Open dan Korea Masters, berbeda dengan performa yang lebih mengandalkan kemampuan individu di Japan dan China Open.
"Di Jepang dan China, mereka masih lebih mengandalkan kemampuan individu," ujar Rexy.
"Tetapi di Taipei dan Korea, kami mulai melihat perubahan dalam cara mereka bermain sebagai pasangan," lanjutnya.
Beberapa pasangan berhasil menembus babak perempat final Korea Masters, yang menurut Rexy menunjukkan kemajuan. Namun, ia menegaskan masih terlalu dini menyimpulkan bahwa kombinasi baru tersebut adalah yang tepat untuk masa depan.
"Dengan tiga pasangan yang mencapai perempat final di Korea, ini menunjukkan adanya kemajuan," kata Rexy.
"Tetapi masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa ini adalah kemitraan yang tepat untuk masa depan," tambahnya.
Rexy mengungkapkan bahwa keputusan akhir terkait struktur pasangan ganda putra akan dibahas bersama tim pelatih, termasuk Herry Iman Pierngadi dan Miftah, setelah Kejuaraan Dunia selesai.
Selain aspek teknis, Rexy juga menyadari kondisi non-teknis di venue Indira Gandhi Stadium seperti kualitas udara yang kurang baik. Namun, ia optimistis para pemain sudah cukup berpengalaman menghadapi situasi tersebut.
"Kami masih membutuhkan masukan dari para pelatih, terutama Herry Iman Pierngadi dan Miftah, sebelum mengambil keputusan apa pun," pungkas Rexy Mainaky.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow