Robbie Gaspar Soroti Perkembangan Positif Tim Nasional Sepak Bola Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Mantan pemain Liga Indonesia asal Australia, Robbie Gaspar, menyoroti perkembangan positif Tim Nasional sepak bola Indonesia yang dinilai sudah berada di jalur yang tepat meskipun gagal melaju ke Piala Dunia 2026.

Perkembangan signifikan tersebut terlihat setelah skuad Garuda berhasil menembus putaran keempat babak kualifikasi, didukung oleh kemajuan dalam pertandingan persahabatan serta performa di turnamen regional Asia.

Gaspar berkaca pada pengalaman Timnas Australia yang membutuhkan waktu puluhan tahun sejak kegagalan dari tahun 1974 hingga akhirnya bisa lolos pada tahun 2006 dan menjadi langganan Piala Dunia setelah terbiasa menghadapi lawan kuat di Asia.

"Kami dari 1974-2006 kami tidak masuk Kualifikasi Piala Dunia tapi setelah kami lolos di 2006 mungkin punya cara untuk terus bisa bermain di Kualifikasi Piala Dunia dan kami sekarang harus tahu bagaimana harus menang di dalam setiap pertandingan," tutur Robbie Gaspar kepada KOMPAS.com.

Ia memaparkan bahwa mentalitas kuat yang dimiliki Australia terbentuk karena atmosfer kompetitif setelah bergabung dengan Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) serta adanya fondasi pembinaan usia muda dan liga domestik yang berkualitas.

"Ya kami sekarang mempunyai mental yang kuat dan bekerja keras untuk Australia. Menurut saya itu karena kami masuk di Asia, mendapatkan pertandingan-pertandingan yang susah dan itu membuat kami memiliki mental lebih kuat dan itu membantu kami main di Piala Dunia," ujar Robbie Gaspar.

Peningkatan kualitas tim Australia tersebut juga terbukti lewat pencapaian historis di kancah internasional termasuk performa di turnamen terakhir di Qatar serta kesuksesan di tingkat kontinental.

"Kemarin saat Piala Dunia 2022 Qatar kami bisa lolos ke 16 besar dan hampir menang lawan Argentina. Kami juga pernah juara tahun 2015 di Piala Asia, ya itu mungkin kami punya program-program yang bagus untuk junior dan liga yang berkualitas," imbuh Robbie Gaspar.

Gaspar juga menekankan bahwa konsistensi performa Australia didukung oleh keyakinan tinggi untuk mencetak gol di saat-saat kritis, seperti yang ditunjukkan dalam kompetisi global melawan tim tangguh.

"Pemain bisa bermain di sana dan itu hal yang menurut saya kenapa target kami harus bisa ke kualifikasi dan bermain di Piala Dunia. Tidak mudah tapi kami sering dan kami mempunyai mental dan lolos terus," kata mantan pemain Persib Bandung itu.

Keyakinan kuat untuk meraih kemenangan tetap terjaga di dalam internal tim Australia meskipun jalannya pertandingan tidak selalu sesuai dengan strategi yang diharapkan.

"Seperti laga pertama di Piala Dunia 2026 ini tim bagus melawan Turkiye mereka bisa menguasai bola tapi kami tahu bagaimana harus bisa mengambil kesempatan dan mencetak gol," sambung Robbie Gaspar.

Mengenai kondisi sepak bola Indonesia, Gaspar melihat adanya potensi besar setelah Timnas Indonesia melakoni pertandingan melawan Mozambik pada Selasa (9/6/2026) dan menyelesaikan putaran kualifikasi dengan performa yang kompetitif.

"Timnas Indonesia saat ini di jalan yang bagus, they hanya tidak beruntung masuk di Piala Dunia tapi bagus bisa sampai putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 lalu," kata Robbie Gaspar.

Mantan pemain yang pernah meraih gelar juara bersama Perth SC pada tahun 2002 ini menambahkan bahwa tantangan menghadapi tim berpengalaman tidaklah mudah, namun Garuda memiliki waktu persiapan yang cukup untuk agenda berikutnya.

"Indonesia main bagus juga waktu di Kualifikasi Piala Dunia itu dan menurut saya Timnas mempunyai waktu satu tahun lagi untuk persiapan Kualifikasi Piala Dunia seperti kemarin bisa lolos selanjutnya," ujar Robbie Gaspar.

Gaspar juga memberikan apresiasi terhadap hasil-hasil yang diraih skuad Garuda dalam rangkaian pertandingan persahabatan internasional yang dijalani.

"Tapi ya harus tetap bekerja keras dan saya melihat hasil dari FIFA Matchday bagus," imbuh Robbie Gaspar.

Secara khusus, Gaspar memberikan pujian kepada pelatih John Herdman yang dinilai berani mengorbitkan bakat-bakat muda dan cepat beradaptasi dengan kultur sepak bola di tanah air.

"Saya pikir cocok untuk melatih tim, sudah beradaptasi dengan sepak bola indonesia, mulai mengikuti budaya dengan menggunakan bahasa Indonesia juga sedikit itu bagus sekali," ujar Robbie Gaspar.

Gaspar menilai bahwa langkah Herdman mengandalkan pemain muda merupakan strategi tepat untuk membiasakan tim bersaing menuju pentas dunia di masa depan.

"Dia beralih dengan memilih pemain muda. Jadi perkembangan seperti di Australia yang penting lolos dan mendapat kesempatan untuk main di Piala Dunia dan menjadi kebiasaan nanti," sambung Robbie Gaspar.

Keberhasilan di turnamen tingkat regional serta kemampuan bersaing di grup kuat Piala Asia menjadi indikator penting bagi masa depan sepak bola Indonesia.

"Di Piala AFF mereka bisa juara dan juga di Piala Asia masuk di grup yang sangat kuat. itu bagus Indonesia selalu melawan tim besar, saya lihat Timnas Indonesia di arah yang bagus. Semoga mereka nanti bisa lolos ke Piala Dunia 2030," pungkas Robbie Gaspar.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed