San Jose Earthquakes Incar Kemenangan Jelang Jeda Kompetisi MLS

Smallest Font
Largest Font

Pelatih San Jose Earthquakes Bruce Arena menegaskan ambisinya untuk meraih poin penuh saat bertandang ke markas Portland Timbers di Stadion Providence Park pada pertandingan lanjutan Major League Soccer sebelum jeda kompetisi.

Klub berjuluk The Earthquakes tersebut saat ini menduduki peringkat kedua Wilayah Barat dengan raihan 29 poin, setara dengan pemimpin klasemen Vancouver Whitecaps yang bermain satu pertandingan lebih sedikit.

Namun, performa San Jose Earthquakes sedang menurun setelah gagal memetik kemenangan dalam empat pertandingan liga terakhir mereka, termasuk menelan kekalahan beruntun dari Seattle Sounders dan FC Dallas.

Tim asuhan Bruce Arena juga baru saja tersingkir dari babak perempat final U.S. Open Cup setelah ditaklukkan 2-0 oleh Colorado Rapids pada pertengahan pekan.

Rentetan hasil buruk ini membuat sang pelatih bertekad untuk membawa timnya bangkit dan mengamankan kemenangan di kandang lawan sebelum memasuki masa jeda turnamen akbar.

"We'd like to win [against Portland], that would be a positive to take into the World Cup break," ujar Bruce Arena, Pelatih San Jose Earthquakes.

Mantan pelatih tim nasional Amerika Serikat tersebut juga enggan menjadikan jadwal pertandingan yang padat sebagai alasan penurunan performa skuadnya dalam beberapa laga terakhir.

"The schedule has impacted a lot of teams in the league, so we can't attribute [struggles] to that. It's been challenging, but it's no excuse. We're no different to most of the teams in the league," kata Bruce Arena, Pelatih San Jose Earthquakes.

Di sisi lain, Portland Timbers selaku tuan rumah berada di peringkat ke-12 klasemen Wilayah Barat setelah hanya mengemas satu kemenangan dari empat pertandingan terakhir mereka.

Tim asuhan Phil Neville tersebut menelan kekalahan 2-0 dari Inter Miami pada pertandingan terakhir, meskipun sempat mencatatkan kemenangan besar 6-0 atas Sporting Kansas City awal bulan ini.

Bek Portland Timbers Finn Surman yang baru saja mendapat panggilan ke skuad Piala Dunia Selandia Baru mengaku sangat mewaspadai daya juang dan kerja keras yang dimiliki oleh tim tamu.

"They work very hard, and I think that's a really good strength of theirs. They work hard for each other, and they're a team you know will never stop running and never give up," kata Finn Surman, Bek Portland Timbers.

Pemain belakang tersebut menambahkan bahwa gaya latihan timnya yang menerapkan tekanan tinggi akan membantu mereka mengimbangi intensitas permainan San Jose Earthquakes yang diprediksi berjalan cepat.

"I think the way we train and the fact that we try to press as well, it helps because we're used to it. But it's going to be a very different game to the one against Miami, which was a bit slower," tutur Finn Surman, Bek Portland Timbers.

Surman menekankan pentingnya kreativitas dan kualitas penguasaan bola bagi timnya untuk bisa membongkar pertahanan lawan sekaligus menciptakan peluang di depan publik sendiri.

"We still need to have quality on the ball and make chances and make things happen, which we'll try to do," ucap Finn Surman, Bek Portland Timbers.

Secara statistik, penyerang San Jose Earthquakes Preston Judd memiliki catatan impresif dengan selalu mencetak gol dalam tiga laga tandang terakhirnya, sementara penjaga gawang Portland Timbers James Pantemis tercatat baru mengemas satu clean sheet di kandang musim ini.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed