Sejarah dan Perkembangan Bubble Tea yang Mendunia dari Taiwan

Smallest Font
Largest Font

Bubble tea atau yang dikenal sebagai boba merupakan minuman yang sudah ada sejak era 1980-an dan berasal dari Taiwan. Minuman ini mulai terkenal di Indonesia sejak tahun 2019, ketika tren boba menjadi primadona di berbagai pusat perbelanjaan dan kawasan perkantoran.

Popularitas bubble tea di Indonesia ditandai dengan kemunculan banyak gerai di kota-kota besar, terutama di kalangan anak muda yang menyukai sensasi bola tapioka kenyal sebagai topping dalam teh mereka. Harga yang relatif terjangkau, sekitar Rp15.000-an, membuat minuman ini mudah dijangkau oleh banyak kalangan.

Awal mula bubble tea tercipta secara tidak sengaja di Chun Shui Tang Teahouse, Taichung, Taiwan. Pendiri tempat ini, Liu Han Chieh, terinspirasi untuk menyajikan teh China dalam kondisi dingin setelah melihat kopi dingin di Jepang. Kemudian, manajer produk Lin Hsiu Hui menuangkan bola tapioka fen yuan ke dalam es teh Assam saat rapat, menghasilkan perpaduan rasa yang unik dan disukai.

Sejak saat itu, bubble tea mulai dikenal luas dan menyebar ke berbagai negara di Asia dan Amerika. Ciri khas minuman ini adalah campuran teh dengan susu atau bahan lain, dilengkapi topping pearls atau boba yang manis dan kenyal.

Berbagai merek legendari bubble tea yang berasal dari Taiwan ikut meramaikan pasar global, seperti Gong Cha yang berdiri di Kaohsiung pada 2006, KOI sejak 1994 di Taipei, serta Chatime yang telah memiliki lebih dari 2.500 gerai di 38 negara, termasuk Indonesia. Selain itu, CoCo juga menjadi salah satu merek legendaris yang berdiri sejak 1997 di Tamsui, Taiwan.

Kehadiran merek-merek tersebut menunjukkan bagaimana bubble tea berkembang dari minuman lokal menjadi fenomena global yang diminati berbagai kalangan. Di Indonesia, minuman ini sempat mencapai puncak popularitas pada 2019, menjadi bagian dari tren minuman kekinian yang terus berganti.

Belakangan, meskipun tren minuman seperti matcha dan ube mulai populer, nostalgia terhadap bubble tea tetap muncul di media sosial sebagai bagian dari kenangan masa kejayaan minuman ini.

Informasi ini dikutip dari Detik Food yang mengulas sejarah hingga perkembangan bubble tea di Indonesia dan dunia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed