Dokter Gizi Ingatkan Minuman Less Sugar Tetap Berisiko Bikin Gemuk

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

Memilih label less sugar saat memesan kopi susu atau boba kerap dianggap langkah aman saat diet. Namun, spesialis gizi klinik dr Igus Ulfa Yaze, SpGK, mengingatkan bahwa klaim tersebut tidak otomatis menjadikan minuman bebas kalori.

Mengurangi takaran pemanis hanya memotong sebagian kecil energi, seperti dilansir dari Detik Health. Bahan pelengkap lainnya dalam gelas tersebut masih menyumbang energi dalam jumlah tinggi.

"Walaupun less sugar, sebenarnya itu sama saja kayak memangkas sedikit gula. Intinya tetap yang lain ada kalorinya. Mulai dari misalnya krimer-nya, terus misalnya dari susu kental manisnya, atau dari bobanya," kata dr Yaze dalam live TikTok detikHealth, Kamis (10/9/2026).

Boba terbuat dari olahan tepung yang tergolong karbohidrat sederhana. Mengonsumsi camilan kenyal ini sama halnya dengan memasukkan karbohidrat tambahan ke dalam tubuh.

Pilihan porsi gula yang lebih sedikit ini dianalogikan dr Yaze layaknya memotong harga saat berbelanja. Pemangkasan tersebut tidak menghapus seluruh tumpukan kalori yang masuk.

"Jadi ibaratnya itu kayak kita belanja dengan diskon 20 persen. Jadi 20 persennya mungkin sudah terpotong, tapi masih ada 80 persen yang masuk," kata dr Yaze.

Kondisi ini memicu rasa aman palsu bagi banyak orang. Label pengurangan gula membuat konsumen merasa wajar mengonsumsinya secara rutin.

"Jangan merasa dengan beli minuman kekinian less sugar, jadi hampir setiap hari tuh minum terus dengan 'judul less sugar'," kata dr Yaze.

"Akhirnya tetap saja akan nambah juga kalorinya, pasti akan gagal lagi diet kamu," kata dr Yaze.

Saran Konsumsi yang Lebih Sehat

Penurunan berat badan berpotensi terganggu jika kebiasaan ini berlanjut. dr Yaze menyarankan untuk mengganti jenis pemanis serta meniadakan bahan pelengkap.

"Aku sih sarannya lebih baik mungkin gulanya bisa diganti gula yang nol kalori, misalnya kayak stevia. Terus krimer-nya kalau bisa nggak dipakai, habis itu kayak boba dan topping-topping-annya juga nggak pakai," kata dr Yaze.

Opsi menu yang lebih alami tanpa olahan berat menjadi pilihan utama bagi pencinta kopi.

"Jadi mendingan lebih ke kopi americano saja. Mau manis, mungkin bisa pakai stevia satu tetes," kata dr Yaze.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed