Singapore Airlines Raih Posisi Pemberi Kerja Terbaik 2026

Smallest Font
Largest Font

Singapore Airlines meraih predikat sebagai pemberi kerja paling menarik di Singapura pada 31 Juli 2026 berdasarkan survei Randstad terhadap sekitar 2.500 responden. Maskapai penerbangan ini unggul berkat reputasi, penggunaan teknologi, inovasi, serta kepemimpinan perusahaan.

Pencapaian ini mengembalikan posisi puncak Singapore Airlines setelah sebelumnya memimpin pada rentang 2019 hingga 2023, serta masuk dalam Employer Brand Hall of Fame periode 2024–2025. Di bawah posisi Singapore Airlines, peringkat berikutnya diisi oleh Changi Airport Group, DBS, Illumina, United Test and Assembly Centre, Marina Bay Sands, Pratt & Whitney, NTT Group, Infineon Technologies, dan Sanofi.

Di samping reputasi merek pemberi kerja, maskapai ini tengah menjalankan investasi senilai 1,1 miliar dolar AS untuk memperbarui produk kabin jarak jauh pada armada Airbus A350-900 dan A380, termasuk memperluas layanan Wi-Fi Starlink. Pada saat yang sama, ekspansi bisnis ritel diluncurkan ke pasar internasional melalui platform e-commerce KrisShop di Australia.

Direktur Utama KrisShop Rachel Tan menjelaskan strategi ekspansi platform belanja e-commerce tersebut di pasar internasional.

"Pelanggan Australia kami berada di pusat peluncuran ini, karena Australia merupakan pasar yang sangat penting bagi KrisShop," kata Rachel Tan, CEO KrisShop.

Perusahaan menghadirkan kemudahan pengiriman lokal serta skema pengumpulan poin KrisFlyer bagi para anggota di Australia.

"Peluncuran ini bertujuan untuk membuat belanja menjadi lebih sederhana, lebih cepat, dan lebih bermanfaat bagi anggota KrisFlyer di sini," kata Rachel Tan, CEO KrisShop.

Inisiatif lokal tersebut didukung oleh kemitraan dengan penyedia platform teknologi e-commerce global untuk memperluas ekosistem poin reward maskapai.

"Dengan Mirakl, KrisShop dapat memperluas penawaran yang dikurasi, melokalkan pengalaman pelanggan, dan menciptakan lebih banyak peluang bagi anggota KrisFlyer untuk memperoleh dan menukarkan reward dalam kehidupan sehari-hari mereka," kata Tzipi Avioz, CEO Asia Pasifik dan Jepang Mirakl.

Pihak penyedia platform menyatakan dukungan penuh terhadap langkah strategi pertumbuhan ekosistem ritel maskapai tersebut.

"Kami senang dapat mendukung KrisShop saat perusahaan meningkatkan skala dan memperdalam keterlibatan dengan pelanggan di Australia," kata Tzipi Avioz, CEO Asia Pasifik dan Jepang Mirakl.

Dari sisi kinerja keuangan, OCBC Group Research menyematkan rekomendasi HOLD untuk saham Singapore Airlines dengan target harga 6,95 dolar Singapura. Meski mencatatkan rekor pendapatan kuartalan, maskapai mengalami kerugian bersih akibat peningkatan biaya bahan bakar dan kerugian dari Air India.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed