Skotlandia Hadapi Maroko pada Matchday Kedua Grup C Piala Dunia 2026

Smallest Font
Largest Font

Tim nasional Skotlandia dijadwalkan menghadapi tantangan berat dari tim nasional Maroko pada pertandingan kedua Grup C Piala Dunia 2026 di Gillette Stadium, Boston, Amerika Serikat, pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 05.00 WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi kedua tim demi mengamankan tiket menuju babak gugur turnamen.

Skotlandia saat ini memimpin klasemen Grup C dengan tiga poin setelah memetik kemenangan beruntung 1-0 atas Haiti lewat gol John McGinn yang memantul bek lawan. Sementara itu, Maroko menempel ketat setelah berhasil menahan imbang tim favorit juara, Brasil, dengan skor 1-1 pada laga perdana.

Pelatih Skotlandia, Steve Clarke, mengungkapkan bahwa anak asuhnya memiliki kepercayaan diri tinggi meski harus menghadapi lawan tangguh yang berstatus semifinalis Piala Dunia 2022. Clarke mengakui kualitas Maroko yang dihuni pemain-pemain top di klub Eropa.

“Dua pertandingan berikutnya melawan dua tim di antara sepuluh besar di dunia akan sulit, tetapi kami akan memasukinya dengan tekanan yang lebih sedikit dibandingkan dengan bagaimana rasanya sebelum pertandingan pertama,” kata Steve Clarke, pelatih Skotlandia, dilansir dari Morocco World News melalui Tirto.id.

Kapten Skotlandia, Andy Robertson, turut memberikan kewaspadaan tinggi menjelang pertandingan ini. Robertson menekankan bahwa fokus penuh sangat dibutuhkan mengingat kualitas merata yang dimiliki skuad Singa Atlas.

“Maroko akan sama sulitnya dengan Brasil. Kami sangat memahami kekuatan mereka, dan kami harus menampilkan performa terbaik untuk meraih hasil yang diinginkan.” kata Andy Robertson, kapten Skotlandia, dalam konferensi pers yang dilansir Goal.com.

Pemain lini belakang milik Liverpool tersebut juga menambahkan bahwa seluruh anggota tim tidak bisa mengabaikan ambisi besar untuk mengukir sejarah baru bagi sepak bola negaranya.

“Kami berusaha untuk tidak terlalu memikirkannya, karena ada tugas-tugas yang sangat sulit di depan kami. Namun, saya rasa tidak ada pemain atau staf pelatih yang mengabaikan topik ini. Kami ingin menjadi tim pertama yang mencapai hal ini untuk negara kami, dan itu adalah perasaan yang indah.” ujar Andy Robertson.

Lebih lanjut, Robertson menegaskan bahwa timnya memiliki keyakinan penuh untuk merepotkan Maroko demi mengamankan hasil positif.

“Kami tahu betapa sulitnya hal ini. Kami sekarang menghadapi salah satu tim terbaik di dunia (Maroko), tetapi kami yakin bahwa kami bisa membuat pertandingan apa pun menjadi sulit. Jika kami bisa melakukannya, dan menampilkan performa terbaik kami, saya yakin kami bisa mendapatkan apa yang kami inginkan.” kata Andy Robertson.

Secara khusus, Robertson memberikan pujian tinggi kepada bek kanan andalan Maroko dan Paris Saint-Germain, Achraf Hakimi, yang dianggapnya sebagai yang terbaik di posisinya.

“Saya tidak bisa cukup memujinya. Saya sangat mengaguminya dan semua yang dia lakukan saat ini. Jadi, (menghadapi dia) akan menjadi tugas yang sulit. Dia pemain yang luar biasa, saya rasa dia bek kanan terbaik di dunia, dia dan Nuno Mendes di sisi lain di Paris Saint-Germain.” puji Andy Robertson.

Dirinya mengingat kembali pengalaman bertanding melawan Hakimi di kompetisi antarklub Eropa dalam beberapa musim terakhir.

“Kami (Liverpool) telah bermain melawan mereka dua kali dalam dua tahun terakhir, di Liga Champions, dan keduanya luar biasa; menonton mereka sungguh menyenangkan. Semua orang menikmati menonton Hakimi, kebebasan yang dia tunjukkan saat bermain, cara dia tiba-tiba muncul di area Anda dalam sekejap, lalu kembali ke area pertahanannya di detik berikutnya. Jadi, saya sangat mengagumi segala yang dia lakukan... Saya harap (pertandingan melawan Skotlandia) menjadi salah satu laga yang tenang baginya di sini.” tambah Andy Robertson.

Kendati demikian, Robertson mengingatkan rekan-rekannya bahwa ancaman Maroko tidak hanya datang dari satu pemain melainkan kolektivitas tim mereka yang solid.

“Saya rasa mereka semua berbahaya. Itu pujian terbesar yang bisa saya sampaikan tentang mereka. Saya rasa mereka memiliki kualitas di setiap posisi di lapangan, begitu banyak pemain bagus sehingga sulit untuk fokus hanya pada satu orang, karena yang lain akan muncul dan menghukum Anda.

Ada banyak kualitas di lini tengah. Daripada memilih satu atau dua pemain, saya katakan bahwa mereka sebagai tim dan sebagai satu kesatuan akan menjadi lawan yang sangat sulit.” jelas Andy Robertson.

Robertson menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa Skotlandia harus menunjukkan kualitas terbaiknya di panggung terbesar sepak bola dunia ini.

“Mereka adalah tim yang hebat. Tidak ada alasan yang membuat mereka berbeda dari masa lalu. Kami juga percaya pada kualitas yang kami miliki; kami harus percaya bahwa kami bisa menjadi tim yang sulit dihadapi.

Kami harus menunjukkannya di panggung terbesar. Jika kami melakukannya, saya berharap kami akan keluar sebagai pemenang.” ucap Andy Robertson.

Laga ini juga menjadi pertemuan kedua antara kedua negara di ajang resmi setelah fase grup Piala Dunia 1998, di mana saat itu Maroko berhasil menundukkan Skotlandia dengan skor telak 3-0 di Prancis.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed