Sydney FC Melaju ke Final Menghadapi Auckland FC
Sydney FC sukses mengamankan tiket babak final Isuzu UTE A-League 2026 setelah mengalahkan Newcastle Jets lewat adu penalti yang berakhir dengan skor 2-2 (4-2) pada Sabtu malam di Stadion McDonald Jones.
Kemenangan dramatis ini membawa tim asuhan pelatih interim Patrick Kisnorbo melaju ke partai puncak untuk menghadapi Auckland FC di Selandia Baru. Auckland FC sendiri berhak menjadi tuan rumah laga final karena memiliki peringkat kompetisi yang lebih tinggi setelah sebelumnya menumbangkan Adelaide United dengan agregat 4-1.
Pertandingan leg kedua semifinal tersebut berlangsung sengit setelah kedua tim bermain imbang 1-1 pada leg pertama. Pemain muda Sydney FC, Piero Quispe, sempat memecah kebuntuan lewat golnya pada menit ke-64 sebelum akhirnya disamakan oleh pemain Newcastle Jets, Eli Adams, yang memaksa laga berlanjut ke babak tambahan waktu.
Dalam babak adu penalti, penjaga gawang Harrison Devenish-Meares berhasil menepis tendangan pemain sayap Newcastle Jets, Xavier Bertoncello. Bek senior Sydney FC, Ben Garuccio, kemudian maju sebagai eksekutor terakhir dan sukses menyarangkan bola untuk memastikan kemenangan timnya.
Keberhasilan ini mengantarkan Sydney FC menuju laga final kedelapan sepanjang sejarah klub. Pertandingan puncak dijadwalkan berlangsung di Stadion Go Media, Auckland, pada Sabtu, 23 Mei 2026, pukul 20.10 waktu setempat atau 18.10 AEST dan akan disiarkan langsung melalui Channel 10 serta Paramount+.
"I was on the other side in 2021, and so was PK," ujar Ben Garuccio, Bek Sydney FC saat diwawancarai AAP mengenai memorinya ketika kalah dari Melbourne City yang saat itu dilatih Patrick Kisnorbo.
Garuccio menambahkan bahwa sang pelatih sangat berambisi untuk meraih trofi juara kali ini setelah beberapa kali gagal di laga final sebelumnya. Bek berusia 30 tahun tersebut juga memberikan motivasi kepada para pemain muda di dalam skuad menjelang laga besar ini.
"I know PK's had a couple of finals since and hasn't won, so I'm sure he's going to be wanting to get that trophy," kata Ben Garuccio, Bek Sydney FC.
Garuccio menekankan pentingnya kerja keras dan kebersamaan tim yang menjadi fondasi utama di bawah arahan Patrick Kisnorbo sejak mengambil alih kursi kepelatihan pada Maret lalu.
"He's the same, to be honest. The fundamentals are working hard and being together, and never letting anyone bully you," tutur Ben Garuccio, Bek Sydney FC.
Mantan kapten Western United yang baru bergabung dengan Sydney FC pada September lalu ini mengingatkan rekan-rekan setimnya, termasuk pemain berusia 16 tahun Akol Akon, bahwa kesempatan tampil di final sangatlah langka.
"Joining Sydney FC, it was a little bit different to when I joined Western," ucap Ben Garuccio, Bek Sydney FC.
Garuccio menilai ekspektasi tinggi di klub barunya ini justru memacu motivasi seluruh elemen tim untuk menjadi yang terbaik di kompetisi.
"When I came to Sydney, I knew the expectations of the club was to be the best team in the A-League," kata Ben Garuccio, Bek Sydney FC.
Ia pun meminta seluruh pemain untuk menikmati setiap momen yang ada karena pekan final merupakan periode terbaik dalam satu musim kompetisi.
"I just started to say, like these moments, maybe you can count them on one hand in your career. Maybe once, twice, three times max," ungkap Ben Garuccio, Bek Sydney FC.
Bagi Garuccio, atmosfer menjelang pertandingan puncak ini harus dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh skuad Sky Blues.
"You've got to make the most of these moments," jelas Ben Garuccio, Bek Sydney FC.
Pertandingan ini sekaligus menjadi laga ketujuh bagi Patrick Kisnorbo sebagai arsitek Sydney FC sejak menggantikan posisi Ufuk Talay.
"This week is going to be a great week. Grand final week is the best week of the season," kata Ben Garuccio, Bek Sydney FC.
Di sisi lain, kekalahan ini memupus harapan Newcastle Jets untuk meraih gelar treble bersejarah setelah sebelumnya berhasil memenangkan Australia Cup dan Premiers Plate musim ini.
"We fell short, and they need to remember this moment," kata Mark Milligan, Pelatih Kepala Newcastle Jets dalam konferensi pers pascapertandingan.
Milligan menegaskan bahwa kegagalan menyakitkan di babak semifinal ini harus dijadikan pelajaran terbesar bagi anak asuhnya jika ingin menjadi tim yang sukses di masa depan.
"Because if you want to be a team that is successful, then you need to make sure you learn from the biggest lesson, which was tonight," lanjut Mark Milligan, Pelatih Kepala Newcastle Jets.
Meski gagal melangkah ke final, Milligan menyatakan sangat bangga dengan perjuangan dan budaya pemenang yang berhasil dibangun oleh skuadnya sepanjang musim di tengah berbagai tekanan eksternal.
"All these boys have their own story. All these boys have mainly seen probably hardship, to be totally honest," tambah Mark Milligan, Pelatih Kepala Newcastle Jets.
Ia mengagumi bagaimana para pemain tetap solid dan saling mendukung satu sama lain setiap hari tanpa memilih jalan yang mudah.
"This year they found a way to bring all that together and create a culture that was a winning culture, a culture where I wanted to go to work every day, not just them Brody," kata Mark Milligan, Pelatih Kepala Newcastle Jets.
Pelatih Newcastle Jets tersebut juga memuji komitmen para pemain yang terus bekerja keras memberikan penampilan terbaik di lapangan terlepas dari apa yang ditulis dan dibicarakan orang di luar klub.
"A culture where they fully supported each other and grew as a team, and, like I said, that’s down to them, and how they approached it," puji Mark Milligan, Pelatih Kepala Newcastle Jets.
Baginya, dedikasi yang ditunjukkan oleh tim musim ini tidak hanya memberikan performa terbaik untuk klub, tetapi juga memberikan banyak pelajaran berharga bagi dirinya sendiri sebagai seorang pelatih kepala.
"There were so many opportunities for them to put all of this in the too hard basket, or let someone else do it, or sit back and not apply themselves, but at no stage should I ever feel that with that with this group," ujar Mark Milligan, Pelatih Kepala Newcastle Jets.
Pihak penyelenggara juga telah merilis informasi penjualan tiket untuk laga final tersebut melalui situs resmi aleagues.com.au. Penjualan tiket bagi anggota pemilik tiket (Ticketed Members) dengan diskon 20 persen akan dibuka pada Senin, 18 Mei 2026, mulai pukul 07.00 AEST, diikuti oleh anggota tanpa tiket (Non-Ticketed Members) dengan diskon 10 persen pada pukul 10.00 AEST, sebelum akhirnya dibuka untuk masyarakat umum pada pukul 14.00 AEST.
"And there were things that happened all season, as every team does. We deal with things that aren’t just football; the things people write, things people say," ungkap Mark Milligan, Pelatih Kepala Newcastle Jets.
Manajemen Auckland FC mengonfirmasi bahwa persiapan infrastruktur di Stadion Go Media terus dikebut demi menyambut kehadiran ribuan suporter Sydney FC yang akan bertolak menuju Selandia Baru pekan depan.
"There was external pressures all year, and they dug in, worked hard, and wanted to give the best account of themselves every single day," kata Mark Milligan, Pelatih Kepala Newcastle Jets.
Hingga berita ini diturunkan, kedua tim dijadwalkan akan memulai sesi latihan resmi pertama mereka untuk persiapan babak final pada Senin pagi di markas masing-masing.
"So for that I’m so extremely proud that I was able to be a part of this group, and that I was able to learn about me as a head coach as well, whilst involved with this team," tutup Mark Milligan, Pelatih Kepala Newcastle Jets.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow