Timnas AS Tekuk Australia 2-0 dan Lolos ke Babak Gugur Piala Dunia
Tim nasional sepak bola pria Amerika Serikat menundukkan Australia dengan skor 2-0 pada laga kedua Grup D Piala Dunia 2026 di Seattle Stadium pada Jumat, 19 Juni 2026, untuk memastikan tempat di babak 32 besar.
Kemenangan skuad asuhan Mauricio Pochettino diraih melalui gol bunuh diri bek Australia Cameron Burgess pada menit ke-11 dan sundulan Alex Freeman menjelang akhir babak pertama, meski bermain tanpa kapten Christian Pulisic yang cedera betis.
Hasil ini menandai pertama kalinya sejak tahun 1930 tim AS mampu memenangkan dua laga berturut-turut di Piala Dunia, setelah sebelumnya melibas Paraguay 4-1 dan kini mengoleksi enam poin di puncak klasemen Grup D.
Pertandingan berjalan ketat dengan penguasaan bola AS mencapai 70 persen pada babak pertama sebelum Pochettino mengubah formasi dari 4-2-3-1 menjadi 3-5-2 di babak kedua demi meredam agresivitas fisik tim berjuluk Socceroos.
Pelatih Australia Tony Popovic sempat melakukan tiga pergantian pemain di awal babak kedua untuk meningkatkan tekanan, namun penyelesaian akhir yang buruk membuat gawang kiper AS Matt Freese tetap tidak kebobolan hingga peluit panjang ditiup.
Bek kanan AS Alex Freeman menyatakan bahwa kepercayaan diri tim saat ini sangat tinggi setelah berhasil tampil konsisten dalam dua pertandingan awal.
"Now that we've won two games and consistently playing well, I think for us our confidence is above the roof," ujar Alex Freeman, Bek Kanan Timnas AS.
Freeman menambahkan bahwa fokus tim sekarang adalah memikirkan kontribusi yang lebih besar untuk pertandingan-pertandingan berikutnya.
"I feel like for us it's, how can we give more and more and more?" kata Alex Freeman, Bek Kanan Timnas AS.
Sementara itu, penyerang Folarin Balogun yang memaksa terjadinya gol bunuh diri setelah umpan silangnya mengenai Cameron Burgess menegaskan bahwa ia tidak ingin kehilangan fokus pada target utama.
"I'm aware the country is supporting us and the country is proud of us in each game," kata Folarin Balogun, Penyerang Timnas AS.
Balogun menyatakan bahwa meski tim mencatatkan hasil impresif, fokusnya tetap sepenuhnya tertuju pada pemburuan gelar juara.
"We are doing things, but for me, I'm just focused on the prize," ujar Folarin Balogun, Penyerang Timnas AS.
Di sisi lain, mantan penjaga gawang legendaris AS Brad Friedel memberikan pandangannya mengenai striker Haji Wright yang menjadi pemain cadangan yang tidak digunakan dalam dua laga awal.
"He was one that I thought, when Mauricio first took over, would probably not make it to the World Cup, but he has earned every right to be there." kata Brad Friedel, Mantan Kiper Timnas AS.
Friedel menilai performa hebat Wright bersama Coventry City dalam beberapa musim terakhir menjadi alasan kuat kelayakannya masuk ke dalam skuad Piala Dunia.
"He’s had a great season, maybe even a couple of seasons." ujar Brad Friedel, Mantan Kiper Timnas AS.
Menurut Friedel, Wright memiliki kapasitas atletis yang mumpuni untuk menghadapi tim-tim besar di turnamen ini.
"He’s played really well, and he is one of those players that has the athletic capability to play against the big boys." kata Brad Friedel, Mantan Kiper Timnas AS.
Ia juga menekankan pentingnya bagi Wright untuk tetap terlibat sepenuhnya dengan tim meskipun harus memulai laga dari bangku cadangan.
"So, he’ll be very important, whether it’s coming off the bench or starting." ujar Brad Friedel, Mantan Kiper Timnas AS.
Friedel yakin jika Wright menjaga sikap positif tersebut, sang penyerang akan mampu memberikan dampak riil saat kesempatannya tiba.
"It’s just very important that if he’s not a starter, that he stays fully engaged and is with the group and is ready for his chance when it comes, because if he has that type of attitude, he can do some real positive things on the field." kata Brad Friedel, Mantan Kiper Timnas AS.
Sebelum laga dimulai, Haji Wright sempat mengenang momen ketika ia mencetak dua gol kemenangan 2-1 atas Australia dalam laga persahabatan pada Oktober 2025.
"It was difficult for us to break them down," kata Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Wright mengingat betapa disiplinnya organisasi pertahanan berlapis yang diterapkan oleh anak-anak asuh Tony Popovic.
"They’re very tactically disciplined. We had to wait for our moments to find our chances and take our opportunities when they came." ujar Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Ia juga memuji kualitas serangan balik Australia yang terbukti mampu menghukum Türkiye dengan kemenangan 2-0 di laga perdana mereka.
"They’re tough to break down," kata Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Wright menuturkan bahwa tim AS tidak akan meremehkan Australia seperti yang dilakukan oleh Türkiye sebelumnya.
"They’re dangerous on counterattacks. They have good players at the top of the pitch. They were able to be effective and damage Türkiye.
Türkiye came into the game a bit overconfident. We won’t make that same mistake. We know every team in the tournament is a good team, and they deserve to be here." ujar Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Selain itu, Wright menceritakan pengalamannya merasakan atmosfer luar biasa saat ribuan suporter memadati stadion di Los Angeles pada laga pembuka melawan Paraguay.
"That was my first time being in [Los Angeles Stadium]," kata Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Gairah dari para pendukung diakui Wright memberikan suntikan motivasi yang sangat besar bagi para pemain di lapangan.
"To see it packed to the brim, to hear the national anthem and everybody singing, it was an amazing feeling. I got goosebumps during the national anthem. That really pumps us up.
You can see how the guys started the game and how they finished it. It was amazing." ujar Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Mengenai persaingan internal di lini depan bersama Balogun dan Ricardo Pepi, Wright menyatakan seluruh pemain cadangan selalu siap kapan pun dibutuhkan.
"I’m definitely proud of him," kata Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Ia menegaskan bahwa kedalaman skuad yang solid merupakan kekuatan utama dari tim nasional AS saat ini.
"We’re a tight-knit bunch of players. I think everybody on the squad is quality. It just depends on how much that quality is needed in that particular game and that particular moment. I think regardless of if we’re on the field or not, I think everybody is always prepared." ujar Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Terkait latar belakang keluarganya, Wright juga mengonfirmasi hubungannya dengan kota Las Vegas tempat kakeknya dulu menetap.
"My grandfather lived there for a long time," kata Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Meskipun lahir dan besar di Los Angeles, ia mengaku sering menghabiskan masa liburan musim panas di Las Vegas saat masih anak-anak.
"I do have a place, but I don’t spend as much time there as I used to. As a kid, I was there every summer." ujar Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Ia juga berseloroh mengenai dukungannya kepada tim basket Los Angeles Lakers di tengah euforia final NBA.
"I didn’t want to be a bandwagon fan." kata Haji Wright, Penyerang Timnas AS.
Gelandang Tyler Adams turut memberikan impresi positifnya terhadap kualitas yang dimiliki Haji Wright setelah membantu Coventry City promosi ke Liga Utama Inggris.
"I hope (Wright) can do something special," kata Tyler Adams, Gelandang Timnas AS.
Adams menyatakan bahwa tim AS sangat bergantung pada kesiapan setiap individu di dalam skuad untuk berkontribusi.
"I’ll take anyone doing anything special. We rely on every single person on this squad. Whenever guys get a chance, they have to be ready to step up.
That being said, Haji’s a great player. He showed that again at the Championship, and he’s a huge factor to the reason they got promoted." ujar Tyler Adams, Gelandang Timnas AS.
Ia juga memperingatkan tim untuk langsung mengalihkan fokus dan tidak terbuai dengan dua kemenangan awal karena turnamen masih panjang.
"We can’t get too ahead of ourselves. It’s time to flip the page," kata Tyler Adams, Gelandang Timnas AS.
Adams mengingatkan bahwa lawan-lawan berikutnya di Piala Dunia akan menghadirkan tantangan yang jauh lebih berat.
"Australia is an incredibly tough opponent." ujar Tyler Adams, Gelandang Timnas AS.
Di luar lapangan, riuh rendah kemenangan AS menjalar hingga ke bar-bar di Portland, di mana cabang suporter American Outlaws berkumpul mengenakan jersi dan riasan wajah bertema bendera AS.
Sean Lopez, seorang anggota American Outlaws berusia 62 tahun asal Los Angeles yang sedang berada di Portland, menceritakan awal mula ia bergabung dengan kelompok suporter tersebut pada Piala Dunia 2010.
"seemed like a damn good fun time," kata Sean Lopez, Suporter Timnas AS.
Lopez mengaku langsung terpikat sejak mendengar yel-yel ikonik dari kelompok suporter tersebut.
"I’ve been hooked ever since." ujar Sean Lopez, Suporter Timnas AS.
Di bar yang sama, seorang warga lokal Portland asal Perth bernama Pat Coles tampak mengenakan jersi kuning Australia dan memberikan prediksinya sebelum laga dimulai.
"It’s anyone’s game," kata Pat Coles, Pendukung Timnas Australia.
Coles optimistis Australia memiliki peluang yang sama besar untuk memenangkan pertandingan.
"Whoever shows up is gonna take it. There’s no reason we can’t beat them." ujar Pat Coles, Pendukung Timnas Australia.
Namun, atmosfer Piala Dunia 2026 juga tidak luput dari kritik tajam terkait melonjaknya harga tiket pertandingan langsung yang mencapai 1.400 dolar AS untuk tiket menit-menit akhir laga AS vs Australia.
Seorang warga berusia 71 tahun, Bob Flores, membandingkan situasi ini dengan pengalamannya saat menonton langsung Piala Dunia 1994 ketika AS menjadi tuan rumah.
"reasonable, and you could go to a bunch." kata Bob Flores, Suporter Sepak Bola.
Flores menyayangkan generasi muda saat ini kehilangan kesempatan berharga tersebut akibat tingginya kapitalisasi tiket.
"Young people around here are missing out on that experience that I had in ‘94," ujar Bob Flores, Suporter Sepak Bola.
Ia menilai keserakahan penyelenggara menjadi faktor utama yang menjauhkan sepak bola dari para penggemar tradisional.
"Why? Because of greed." kata Bob Flores, Suporter Sepak Bola.
Kendati demikian, optimisme tinggi tetap diusung oleh pengurus kelompok suporter American Outlaws setelah melihat performa meyakinkan dari skuad Amerika Serikat.
"fired us up," kata Kira Thorien, Bendahara American Outlaws.
Thorien meyakini bahwa langkah menjanjikan di fase grup ini bisa membawa tim putra AS melaju lebih jauh dibanding edisi-edisi Piala Dunia sebelumnya.
"This feels like a World Cup that might, for the men, be unlike something we’ve seen before," ujar Kira Thorien, Bendahara American Outlaws.
Pada pertandingan pamungkas fase grup, Amerika Serikat dijadwalkan menghadapi Türkiye pada Kamis, 25 Juni 2026 pukul 19.00 waktu setempat di Los Angeles Stadium.
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Poin |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Amerika Serikat | 2 | 2 | 0 | 0 | 6 |
| 2 | Australia | 2 | 1 | 0 | 1 | 3 |
| 3 | Türkiye | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 |
| 4 | Paraguay | 1 | 0 | 0 | 1 | 0 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow