Timnas Indonesia Berlaga di Piala Asia 2027 Arab Saudi Buka Peluang Wisata

Smallest Font
Largest Font

Kehadiran Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Arab Saudi tidak sekadar menjadi ajang kompetisi sepak bola semata. Dilansir dari Bola, momentum tersebut membuka peluang besar integrasi dukungan suporter dengan pengalaman berwisata religi, budaya, hingga destinasi modern.

Turnamen edisi ke-19 ini dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari hingga 5 Februari 2027. Delapan stadion di tiga kota utama, yakni Riyadh, Jeddah, dan Al Khobar, siap menjadi saksi laga 24 tim terbaik Asia.

Southeast Asia Market Unit Senior Director Saudi Tourism Authority, Eyad Jan, mengutarakan bahwa keikutsertaan Tim Garuda memicu potensi lonjakan wisatawan asal Indonesia. Peluang tersebut dibahas dalam ajang STA Indonesia Roadshow 2026 pada Selasa, 1 September 2026, di Jakarta.

"Ini bukan hanya soal sepak bola. Ketika Timnas Indonesia bermain di Piala Asia, tentu akan muncul gelombang suporter Indonesia yang ingin hadir langsung di stadion. Momentum ini sangat penting untuk mempertemukan industri travel Indonesia dengan stakeholder Saudi agar peluang tersebut dapat dipersiapkan dengan baik," ujar Eyad Jan.

Menurut Eyad Jan, perancangan perjalanan dapat dipadukan antara agenda pertandingan dan eksplorasi destinasi lokal. Wisatawan dapat mengenal lebih dalam kekayaan sejarah, kuliner, serta tempat rekreasi modern di berbagai wilayah Arab Saudi.

"Bayangkan datang ke Saudi dengan memakai jersey Timnas Indonesia, menyaksikan Garuda bertanding, bertemu suporter Indonesia lainnya, lalu melanjutkan perjalanan menikmati berbagai destinasi Saudi. Ini pengalaman yang sangat berbeda," ujar Eyad Jan.

"Kami berharap para travel agent bisa menangkap peluang tersebut dan mulai menyiapkan paket-paket perjalanan yang menarik," lanjutnya.

Ia menuturkan bahwa Arab Saudi saat ini terus bertransformasi menjadi kawasan yang makin terbuka bagi turis internasional. Beberapa destinasi unggulan yang diperkenalkan meliputi The Red Sea Global, Madinah, AlUla, Jeddah, KAEC, Aseer, Al Baha, hingga Qiddiya.

Roadshow tersebut juga memfasilitasi forum bisnis yang mempertemukan agensi perjalanan domestik dengan sekitar 35 pemangku kepentingan asal Saudi, seperti DMO, DMC, maskapai, dan pihak perhotelan.

Manager Autamaras Tour & Travel sekaligus mantan Ketua PSSI Pers, Cholis Faizi, menyambut baik kolaborasi lintas industri tersebut. Ia menilai ikatan emosional suporter terhadap Timnas Indonesia menjadi daya tarik yang sangat kuat.

"Ini momentum yang sangat menarik bagi industri travel Indonesia. Biasanya orang datang ke Saudi karena ibadah atau wisata, sekarang ada alasan tambahan yang sangat kuat, yaitu mendukung Timnas Indonesia," ujar Cholis.

"Fanatisme suporter Indonesia sangat besar, sehingga Piala Asia bisa menjadi pemicu lahirnya paket perjalanan khusus yang menggabungkan pertandingan, wisata, dan pengalaman budaya," lanjutnya.

Cholis mengingatkan para pelaku usaha travel agar segera menyusun strategi, mulai dari penyiapan paket tur, rute transportasi antarkota, akomodasi, hingga penerbangan yang fleksibel terhadap jadwal laga.

"Suporter jangan hanya berpikir datang ke stadion lalu kembali ke hotel. Saudi punya banyak destinasi yang menarik untuk dieksplorasi. Kalau dikemas baik, perjalanan mendukung Timnas Indonesia bisa menjadi pengalaman yang jauh lebih berkesan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi industri pariwisata Indonesia," ujarnya.

Peluang integrasi antara olahraga dan industri pariwisata dinilai memiliki daya dongkrak ekonomi yang nyata bagi kedua negara.

"Sepak bola punya kekuatan untuk menggerakkan manusia. Ketika Timnas Indonesia bertanding di luar negeri, yang bergerak bukan hanya pemain dan ofisial, tetapi juga suporter, keluarga, komunitas, bahkan pelaku usaha," ujar Cholis.

"Ini yang harus ditangkap industri travel. Piala Asia 2027 bisa menjadi momentum besar untuk mempertemukan passion terhadap sepak bola dengan pengalaman wisata," lanjutnya.

Cholis menambahkan, kehadiran puluhan perwakilan industri pariwisata Saudi memberikan kepastian akses informasi langsung bagi para penyedia jasa tur di Tanah Air.

"Ini bukan sekadar promosi destinasi, tetapi kesempatan membangun koneksi bisnis. Travel agent Indonesia membutuhkan partner di Saudi agar paket yang ditawarkan kepada masyarakat benar-benar siap, kompetitif, dan memberikan pengalaman yang baik," tuturnya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed