Timnas Vietnam Hadapi Myanmar Jelang Piala ASEAN 2026
Tim nasional Vietnam menggelar pertandingan persahabatan internasional melawan Myanmar di Stadion Provinsi Thai Nguyen pada Sabtu, 18 Juli 2026. Pertandingan ini menjadi laga uji coba terakhir bagi kedua tim sebelum berlaga di turnamen Piala ASEAN 2026.
Persiapan matang telah dilakukan oleh skuad asuhan Kim Sang Sik setelah menyelesaikan pemusatan latihan selama hampir empat minggu, termasuk di Incheon, Korea Selatan. Dalam rangkaian latihan tersebut, Vietnam menyapu bersih kemenangan dalam tiga laga uji coba melawan klub lokal.
"Pertandingan melawan Myanmar adalah gladi bersih bagi tim nasional Vietnam setelah kamp pelatihan mereka di dalam negeri dan di Korea Selatan . Para pemain telah telah dilatih dengan baik dalam hal kebugaran fisik, taktik, dan ketahanan mental," ujar Kim Sang Sik, Pelatih Timnas Vietnam.
Di sisi lain, pelatih baru Myanmar asal Norwegia mengakui bahwa kualitas tim lawan berada jauh di atas anak asuhnya saat ini. Skuad Myanmar datang dengan proses adaptasi yang masih sangat awal setelah pergantian kepemimpinan taktis.
"I am a new coach. I just took office with the Myanmar national team about a week ago." ujar Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Andersen menilai kesenjangan performa dan kedalaman materi pemain menjadi tantangan berat yang harus dihadapi oleh timnya dalam duel kali ini.
"Vietnam is a very strong opponent compared to Myanmar. There is a very big difference in level between the two teams." kata Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Kendati demikian, dirinya menegaskan bahwa fokus utama keikutsertaan Myanmar adalah untuk memetik pelajaran dan meningkatkan performa kolektif.
"But that's okay. We came here to learn and play a good game." ucap Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Evaluasi menyeluruh diharapkan bisa tercapai melalui pertandingan berintensitas tinggi melawan salah satu tim terkuat di kawasan Asia Tenggara.
"Hopefully, we can improve our abilities in the future," tutur Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Arsitek tim asal Norwegia itu juga menyoroti penambahan lini serang Vietnam yang kini diperkuat oleh kehadiran tiga pemain naturalisasi berkualitas.
"I see that the current Vietnam team has developed a lot. They now have three high-quality naturalized strikers." kata Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Kondisi tersebut dinilai membuat kedalaman skuad Vietnam menjadi jauh lebih solid dibandingkan dengan kontestan lain di wilayah ini.
"Not only that, the Vietnam squad is also very strong compared to other teams in the region." ucap Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Dengan seluruh faktor keunggulan yang dimiliki tuan rumah, posisi Myanmar dipastikan berada dalam situasi yang tidak diunggulkan secara komparatif.
"I think this friendly match will be very difficult for the Myanmar team," tutur Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Pertemuan dengan rival yang tangguh dipandang sebagai instrumen uji kualitas yang ideal untuk mengukur batas kemampuan skuatnya.
"It's hard to say when Vietnam is much stronger. But for Myanmar, we can improve ourselves if we face stronger opponents." ujar Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Andersen juga menyampaikan pandangan realistis mengenai target hasil akhir pertandingan persahabatan yang berlangsung di hadapan publik Thai Nguyen ini.
"This will be a test of quality for us. Losing to Vietnam is normal for Myanmar." kata Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Hasil minor dianggap sebagai hal yang wajar, sementara pencapaian positif akan menjadi sebuah kejutan besar bagi peta kekuatan timnya.
"But if we win, it will be a big surprise for us," ucap Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Andersen menutup komentarnya dengan menekankan kembali perbedaan peringkat serta realitas posisi tim saat ini.
"Kalah dari Vietnam adalah hal biasa bagi Myanmar," kata Jorn Andersen, Pelatih Timnas Myanmar.
Sementara itu, kapten kesebelasan Myanmar menyatakan kesiapan penuh skuatnya untuk mengaplikasikan hasil skema latihan terbaru di bawah arahan juru taktik anyar.
"Myanmar cukup berbeda dalam pertandingan sebelumnya melawan Vietnam. Kami juga sedang beradaptasi dengan pelatih baru," kata Nanda Kyaw, Kapten Timnas Myanmar.
Nanda Kyaw menegaskan status laga persahabatan tidak akan mengurangi komitmen seluruh elemen tim untuk menampilkan performa maksimal di lapangan.
"Meskipun ini pertandingan persahabatan, kami ingin menunjukkan apa yang telah kami latih baru-baru ini, jadi kami akan melakukan yang terbaik," ucap Nanda Kyaw, Kapten Timnas Myanmar.
Berdasarkan pembagian grup Piala ASEAN 2026, Vietnam berada di Grup A bersama Indonesia, Singapura, Kamboja, dan Timor Leste, sedangkan Myanmar menempati Grup B bersanding dengan Thailand, Malaysia, Filipina, dan Laos.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow