Timothée Chalamet Sebut Akting Anya Taylor Joy Mengerikan di Dune 3
Aktor utama Timothée Chalamet mengungkapkan kesan mendalam mengenai performa lawan mainnya, Anya Taylor-Joy, dalam cuplikan terbaru film Dune: Part Three yang dirilis pada 8 Juli 2026 di Burbank, California.
Dilansir dari 3dvf.com, Chalamet memuji penampilan Taylor-Joy yang memerankan karakter Alia Atreides secara total dalam acara Global IMAX Fan Event tersebut.
"She’s actually terrifying," kata Timothée Chalamet, menepis anggapan bahwa penilaiannya hanya sekadar hiperbola promosi film.
Aktor yang memerankan Paul Atreides ini menambahkan bahwa kerja sama mereka dalam proyek terbaru ini memberikan kesan yang luar biasa bermakna.
"Anya is something special in this movie," ujar Timothée Chalamet, yang juga memuji kehadiran Robert Pattinson sebagai Scytale dalam sekuel ini.
Pemeran utama pria tersebut juga mengenang momen kebersamaan mereka saat memproduksi bagian kedua dari trilogi fiksi ilmiah ini.
"I did breathtaking to work with her on the second one." tutur Timothée Chalamet.
Selain memberikan pujian untuk Taylor-Joy, Chalamet turut mengapresiasi kapasitas akting Robert Pattinson berdasarkan pengalaman kolaborasi mereka sebelumnya.
"I worked with Rob before. I knew how good he was," aku Timothée Chalamet.
Pernyataan dari Chalamet tersebut kemudian mendapat respons langsung dari Anya Taylor-Joy saat diwawancarai oleh media People pada acara premier Lucky di Los Angeles.
"If I scare Timmy, then we’re off to a good start," sahut Anya Taylor-Joy dengan nada bergembira merespons penilaian rekan kerjanya.
Aktris tersebut juga mengonfirmasi kebenaran dari penilaian yang diberikan oleh Chalamet terkait pembawaan karakternya.
"Yes, absolutely." tambah Anya Taylor-Joy.
Dalam wawancara terpisah dengan CinemaBlend yang dikutip thenews.com, Taylor-Joy menjelaskan kedalaman emosional dan beban psikologis yang dihadapi oleh tokoh Alia Atreides.
"Alia has a very intense blessing-curse situation." ungkap Anya Taylor-Joy mengenai kompleksitas peran yang dimainkannya.
Ia memaparkan bahwa karakternya memikul beban sejarah serta kebijaksanaan kolektif yang sangat masif dari generasi terdahulu.
"She carries the weight and the wisdom of generations and generations in her head." jelas Anya Taylor-Joy.
Situasi tersebut membuat fokus Alia senantiasa terbagi ke dalam berbagai dimensi ingatan yang terjadi secara simultan.
"It’s kind of all, everything, everywhere all at once." urai Anya Taylor-Joy.
Kendati demikian, sang aktris menggarisbawahi bahwa jangkar emosi terbesar bagi Alia adalah jalinan kasih dan kesetiaan mutlak terhadap sang kakak.
"And the one thing that she really feels most strongly about is her love and devotion to her brother, because that is the only person who’s ever made her feel like she makes sense." pungkas Anya Taylor-Joy.
Menurut laporan yahoo.com, karakter Alia Atreides dipastikan mendapat porsi kemunculan yang jauh lebih besar dan ekspansif pada film ketiga garapan sutradara Denis Villeneuve ini, setelah sebelumnya hanya muncul sekilas sebagai proyeksi visi dalam Dune: Part Two.
Proses syuting film utama ini dilaporkan telah berlangsung sejak Juli 2025 dan selesai pada November 2025 dengan mengambil lokasi di Budapest dan Abu Dhabi.
Lanjutan saga epik adaptasi novel Frank Herbert ini dijadwalkan mulai tayang secara luas di jaringan bioskop pada 18 Desember 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow