Juventus Hadapi Sassuolo Tanpa Pemain Tituler Asal Italia

Smallest Font
Largest Font

Juventus melakoni laga pekan keempat Serie A melawan Sassuolo di Stadion Mapei, Reggio Emilia. Pelatih Luciano Spalletti menurunkan susunan pemain tanpa mencantumkan satu pun pemain berkewarganegaraan Italia sebagai starter di posisi non-penjaga gawang.

Keputusan tersebut menjadi momen bersejarah dalam rekam jejak Bianconeri di Serie A. Tim tamu mengusung misi meraih kemenangan usai ditahan imbang 1-1 oleh AC Milan pada laga sebelumnya, sekaligus mengejar posisi papan atas klasemen.

Laga ini juga menjadi panggung reuni bagi Giovanni Carnevali. Mantan petinggi Sassuolo selama 12 tahun tersebut kini menjabat sebagai Administrator Delegasi Juventus.

Sebelum pertandingan dimulai, Carnevali memberikan gambaran terkait proses pembentukan skuad Bianconeri di bawah arahan pelatih baru.

"Ini indah, tiga belas tahun tidak mudah dilupakan. Sangat menyenangkan melihat kembali banyak orang dan teman-teman. Di sini terdapat perjalanan yang tidak hanya olahraga, tetapi jauh lebih luas.

Sekarang kami memikirkan pertandingan yang paling penting. Pelatih selain kuat juga menyenangkan. Yang dibutuhkan adalah menurunkan formasi dengan pemain yang tepat.

Mereka tim yang bagus dan kami harus fokus karena tujuannya adalah membawa pulang kemenangan. Tanggung jawab? Kami mencoba membangun tim yang kompetitif dengan segala kesulitan pada periode ini.

Duet penyerang berkualitas dan pelatih tahu cara menempatkan mereka di lapangan," kata Carnevali, Direktur Eksekutif Juventus.

Carnevali juga memberikan tanggapan terkait pergerakan klub pada jendela transfer musim panas lalu.

"Ini bukan hanya masalah waktu, tetapi juga dilakukan refleksi terhadap kualitas para pemain. Kami berhasil menyatukan sesuatu yang bisa kami lakukan hanya dalam tiga bulan, mungkin bisa dilakukan lebih banyak lagi tetapi bagaimanapun kami merasa puas," ujar Carnevali, Direktur Eksekutif Juventus.

Di sisi lain, Direktur Eksekutif Sassuolo, Fabris, memberikan pujian atas rekam jejak kepemimpinan Carnevali selama bertugas di Mapei Stadium.

"Ambisi? Rasa tanggung jawab yang besar adalah yang utama. Bagi saya ini peluang besar, saya mengenal lingkungan ini dengan baik dan ini adalah klub serius dengan pemilik asal Italia yang sangat kuat.

Veronica Squinzi telah membawa dua bulan ini dengan sangat kuat dan ketika kesempatan untuk kembali datang, saya mengambilnya. Kami beruntung memiliki direktur olahraga seperti Palmieri yang melakukan pekerjaan luar biasa. Klub ini memiliki nilai-nilai kemanusiaan yang besar selain hal lainnya.

Klub ini memiliki karakteristik khusus dan merupakan tempat terbaik untuk bekerja dengan cara tertentu. Kami juga melihat ke depan melampaui situasi darurat. Carnevali?

Giovanni adalah salah satu direktur olahraga terbaik yang kami miliki di Italia. Saya beruntung bekerja dengannya selama 11 tahun dan belajar banyak darinya. Saya harus belajar darinya dan mengambil yang terbaik.

Masing-masing dari kami memiliki karakteristik sendiri dan kami akan bekerja untuk membawa sesuatu yang baru," tutur Fabris, Direktur Eksekutif Sassuolo.

Sementara itu, pelatih Luciano Spalletti menegaskan bahwa badai cedera yang menimpa timnya bukan alasan untuk tampil buruk saat menghadapi Sassuolo.

"Saya memiliki skuad yang tangguh, jadi saya memilih 11 pemain hebat di setiap laga, namun saya juga harus menempatkan 11 pemain lain yang sama hebatnya di bangku cadangan," ujar Spalletti, Pelatih Juventus.

Spalletti menambahkan bahwa absennya sejumlah pilar utama seperti Kenan Yildiz dan Manuel Locatelli harus disikapi secara positif oleh seluruh anggota tim.

"Jika saya kehilangan seorang pemain inti, saya mendapatkan sosok kunci lainnya. Ini soal cara pandang; kita tidak mengatakan ada pemain yang absen, melainkan mengatakan ada pemain lain yang siap tampil. Budaya mencari alasanlah yang membuat kita berpikir secara negatif seperti itu.

Menurut saya, kita harus memenangkan laga, menguasai situasi, dan bermain layaknya Juve. Jika kita mulai berpikir bahwa langkah kita terhambat oleh berbagai insiden, itu tidaklah baik. Bahkan, saya tidak ingin lagi membahas soal cedera," kata Spalletti, Pelatih Juventus.

Pertandingan di kandang Sassuolo tersebut juga menampilkan bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, yang dipercaya tampil sejak menit awal mengawal lini pertahanan tuan rumah dalam formasi 4-3-3.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed