Susah Naik Berat Badan Ini 10 Tips Olahraga untuk Orang Kurus Agar Cepat Berisi

Smallest Font
Largest Font

Menatap cermin dan melihat tubuh yang tetap ringkih meski sudah makan porsi kuli adalah kejutan realitas yang menyebalkan. Banyak orang mengira problem ini sepele, padahal kenyataannya berjuang menaikkan berat badan bisa sama frustrasinya dengan mereka yang ingin memangkas lemak.

Sebagai seseorang yang bertahun-tahun berkutat di dunia kebugaran, Saya paham betul bahwa pendekatan olahraga untuk tubuh kurus tidak bisa disamakan dengan orang umum. Kunci utamanya terletak pada jenis latihan kekuatan yang tepat untuk memicu hipertrofi otot secara maksimal.

Jika Anda masih bingung bagaimana menyusun program harian, panduan komprehensif ini akan mengupas tuntas taktik latihan dan nutrisi harian Anda. Mari kita bedah satu per satu strategi transformasinya di bawah ini.

Sebelum buru-buru mengangkat beban, kita harus jujur melihat akar masalahnya secara ilmiah. Pertanyaan menggelitik seperti "kenapa badan susah gemuk padahal makan banyak" sering kali berujung pada faktor genetik yang tidak bisa kita sepelekan begitu saja.

Dilansir dari Halodoc, sebuah studi dalam jurnal PLOS Genetics mengungkapkan fakta menarik bahwa orang bertubuh kurus memang memiliki faktor genetik khusus dalam tubuh mereka. Sifat kurus ini ternyata mirip dengan kondisi obesitas parah yang melibatkan pewarisan sifat kuat dari kedua orang tua.

Selain faktor genetik, kondisi psikologis juga memegang peranan krusial yang jarang disadari oleh banyak orang. Gangguan kesehatan mental tertentu terbukti memiliki kaitan erat dengan bentuk badan yang terlalu kurus pada wanita menurut studi dalam jurnal BMC Public Health.

Saya sering melihat pemula langsung melakukan kardio berjam-jam dengan harapan tubuh menjadi sehat, padahal itu adalah kekeliruan besar bagi si pemilik tubuh ectomorph.

Ketika metabolisme Anda sudah bekerja sangat cepat sejak lahir, membakar kalori ekstra lewat latihan ketahanan kardio justru akan membuat tubuh Anda semakin menyusut. Strategi yang Anda butuhkan adalah beralih total ke latihan beban yang merangsang robekan mikro pada serat otot.

Robekan mikro inilah yang nantinya akan memicu proses pemulihan dan penebalan massa otot baru. Namun, proses pembentukan jaringan baru ini mustahil terjadi jika Anda tidak memberikan bahan bakar yang cukup melalui asupan nutrisi harian.

Fokus pada Gerakan Compound untuk Menghemat Energi

Bagi pemilik tubuh kurus, energi harian Anda adalah aset yang sangat berharga dan tidak boleh dihambur-hamburkan untuk gerakan isolasi yang tidak efisien. Alih-alih menghabiskan waktu melakukan bicep curl, Anda harus memprioritaskan gerakan yang melibatkan banyak sendi sekaligus.

Gerakan compound seperti squat, deadlift, dan bench press adalah fondasi utama yang wajib ada dalam jadwal latihan mingguan Anda. Gerakan-gerakan ini merangsang pelepasan hormon pertumbuhan alami tubuh jauh lebih besar daripada latihan beban ringan.

Berdasarkan penelitian dalam Journal of Human Kinetics, olahraga squat dan deadlift secara konsisten dapat menambah massa otot dan kekuatan tubuh bagian bawah jika dilakukan secara rutin. Dua gerakan legendaris ini terbukti ampuh mendongkrak volume otot dalam waktu relatif singkat.

Saat saya mencoba memfokuskan program latihan pada variasi squat, perubahan bentuk paha dan bokong menjadi jauh lebih nyata dibandingkan saat saya hanya memakai mesin ekstensi kaki. Gerakan ini memaksa seluruh tubuh bekerja menjaga keseimbangan.

Pastikan Anda mempelajari teknik gerakan dengan benar sebelum menaikkan beban demi menghindari cedera punggung. Setelah menguasai teknik dasar compound, Anda bisa mulai menambahkan latihan spesifik untuk tubuh bagian atas seperti push-up.

Optimalkan Latihan Push-Up dengan Skema Set yang Tepat

Push-up adalah salah satu gerakan kalistenik terbaik yang bisa Anda lakukan di mana saja tanpa memerlukan peralatan gym yang mahal. Gerakan ini berfokus pada pembentukan otot dada, bahu bagian depan, serta otot trisep Anda.

Namun, jangan asal melakukan push-up ratusan kali secara acak karena hal itu justru meningkatkan ketahanan kardiovaskular, bukan volume otot. Anda memerlukan skema repetisi dan set terstruktur yang dirancang khusus untuk merangsang pertumbuhan massa jaringan.

Panduan olahraga push-up untuk orang kurus yang ideal adalah sebanyak 5 set, di mana 1 set terdiri dari 15–20 kali push-up. Berikan jeda istirahat sekitar 60 hingga 90 detik antar set agar otot Anda memiliki waktu pemulihan energi.

Jika Anda belum kuat melakukan 15 kali push-up dengan form sempurna, lakukan modifikasi dengan meletakkan lutut di lantai. Perlahan tapi pasti, kekuatan otot dada Anda akan meningkat seiring konsistensi latihan yang terjaga.

Kekurangan dari latihan push-up murni tanpa beban adalah Anda akan segera mencapai titik jenuh (plateau) ketika tubuh sudah beradaptasi dengan berat badan sendiri. Oleh karena itu, variasi gerakan menggunakan dumbbell sangat disarankan untuk memberikan tantangan baru.

Terapkan Latihan Lunges Menggunakan Dumbbell

Untuk membangun otot kaki yang kokoh dan seimbang, latihan lunges menggunakan beban tambahan berupa sepasang dumbbell adalah pilihan yang sangat cerdas. Latihan ini tidak hanya melatih otot kuadrisep, tetapi juga melatih otot gluteus dan stabilitas inti tubuh.

Bagi Anda yang baru memulai, jangan langsung menggunakan dumbbell yang terlalu berat karena dapat merusak keseimbangan tubuh Anda. Mulailah dengan beban ringan yang memungkinkan Anda menyelesaikan target repetisi dengan postur tubuh tetap tegak.

Panduan awal olahraga lunges dumbbell untuk pemula adalah 3 set dikalikan 8–12 repetisi per kaki, dilakukan sebanyak 2–3 kali per minggu. Pola frekuensi ini memberikan stimulasi yang cukup tanpa membuat otot Anda mengalami kelelahan berlebih (overtraining).

Ketika melangkah ke depan, pastikan lutut Anda tidak maju melewati ujung jari kaki untuk menghindari tekanan berlebih pada sendi lutut. Rasakan kontraksi yang kuat pada otot paha saat Anda mendorong tubuh kembali ke posisi berdiri.

Perubahan performa biasanya akan mulai terlihat setelah memasuki minggu ketiga latihan yang konsisten. Keberhasilan latihan ini tentu harus didukung oleh pasokan kalori yang memadai agar otot memiliki bahan baku untuk berkembang.

Hanya Butuh Paham ini untuk Menambah Berat Badan (Bulking) untuk orang Kurus | SKWAD Fitness

Wajib Mengonsumsi Menu Makanan Surplus Kalori

Olahraga keras bagaikan memahat batu tanpa bahan semen jika Anda tidak berada dalam kondisi surplus kalori. Sederhananya, kalori yang masuk ke dalam tubuh Anda harus lebih besar daripada kalori yang dibakar lewat aktivitas harian.

Untuk menggemukkan badan dengan cepat, diperlukan surplus kalori dengan menambahkan sekitar 700–1.000 kalori dari kebutuhan kalori harian Anda. Angka ini merupakan standar aman untuk memastikan kenaikan berat badan didominasi oleh massa otot, bukan tumpukan lemak perut.

Menambahkan kalori sebanyak itu tentu bukan perkara mudah bagi orang yang cepat merasa kenyang. Solusinya adalah dengan memilih makanan dan minuman tinggi kalori yang sehat contohnya adalah nasi, selai kacang, kurma, keju, cokelat hitam, alpukat, atau susu kocok.

Pilihlah Sumber Karbohidrat Kompleks dan Lemak Sehat

Jangan terjebak mengonsumsi makanan cepat saji atau gorengan demi mengejar target kalori harian Anda. Makanan tinggi lemak jenuh hanya akan merusak profil kesehatan darah dan membuat perut Anda buncit sementara lengan tetap kurus.

Utamakan makanan sumber karbohidrat kompleks yang kaya serat contohnya adalah nasi merah, roti gandum, dan pisang. Karbohidrat kompleks memberikan pasokan energi yang stabil selama Anda melakukan sesi latihan beban yang berat di gym.

Selain itu, variasi makanan tinggi karbohidrat dan lemak sehat meliputi oatmeal, kentang, ubi cilembu, nasi merah, alpukat, mayones, dan keju. Berdasarkan data gizi, diketahui bahwa satu mangkuk ubi mengandung kalori sekitar 335 kalori yang sangat bagus untuk menambah energi.

Berikut adalah tabel referensi praktis mengenai kandungan kalori dari beberapa sumber makanan padat nutrisi yang bisa Anda kombinasikan ke dalam menu harian:

Kandungan Kalori per Porsi Makanan Padat Nutrisi
Bahan MakananTakaran PorsiEstimasi Kalori (kkal)
Ubi Cilembu1 mangkuk335
Nasi Merah1 mangkuk215
Alpukat1 buah sedang320
Selai Kacang2 sendok makan190
Cokelat Hitam100 gram600

Dengan mengombinasikan bahan-bahan di atas ke dalam menu harian, target surplus kalori Anda akan jauh lebih mudah tercapai tanpa membuat begah. Langkah selanjutnya yang tidak kalah krusial adalah memenuhi kebutuhan makronutrisi protein.

Penuhi Kebutuhan Protein untuk Sintesis Otot

Protein adalah balok bangunan utama yang digunakan tubuh untuk memperbaiki dan membangun jaringan otot baru setelah dirusak lewat olahraga menambah massa otot. Tanpa protein yang cukup, latihan beban Anda hanya akan berujung pada penyusutan otot.

Konsumsi protein yang disarankan untuk menambah berat badan adalah 1–1.6 gram protein per kilogram berat badan Anda setiap harinya. Jika berat badan Anda 50 kg, maka Anda membutuhkan sekitar 50 hingga 80 gram protein bersih per hari.

Penuhilah kebutuhan tersebut dari contoh makanan kaya protein antara lain telur, ikan, kacang, daging tanpa lemak, daging merah, daging ayam dengan kulit, susu, tahu, tempe, dan produk olahan susu rendah lemak. Distribusikan asupan protein ini secara merata dalam 3-4 porsi makan besar Anda.

Kekurangan dari pemenuhan protein lewat makanan padat adalah kapasitas lambung yang terbatas sering kali membuat kita merasa mual karena terlalu kenyang. Jika mengalaminya, Anda bisa mengonsumsi suplemen whey protein sebagai opsi tambahan yang praktis.

Namun, ingatlah bahwa suplemen hanyalah tambahan dan bukan pengganti makanan utama yang alami. Kedisiplinan dalam mengatur jam makan dan variasi menu harian menjadi kunci mutlak keberhasilan program peningkatan berat badan ini.

Batasi Durasi Latihan Maksimal 60 Menit Per Sesi

Bagi orang kurus, durasi latihan yang terlalu lama di dalam gym adalah bumerang yang mematikan. Ketika Anda berolahraga melebihi waktu 60 menit, kadar hormon kortisol (hormon stres) dalam tubuh akan meningkat tajam.

Peningkatan kortisol ini bersifat katabolik, yang berarti tubuh Anda akan mulai memecah jaringan otot untuk dijadikan sumber energi alternatif. Sesi latihan yang ideal bagi Anda berkisar antara 45 hingga 60 menit saja, namun dilakukan dengan intensitas fokus yang tinggi.

Masuk ke gym, lakukan pemanasan, eksekusi gerakan compound utama Anda dengan beban berat, lalu segera pulang untuk makan. Pola latihan yang ringkas dan padat ini terbukti jauh lebih efektif mempertahankan massa otot yang sudah susah payah Anda bangun.

Batasi juga frekuensi latihan Anda menjadi 3 hingga 4 kali saja dalam seminggu. Memberikan hari libur latihan yang cukup di antara sesi olahraga sangat penting untuk memberi waktu bagi otot robek untuk tumbuh kembali menjadi lebih besar.

Ingatlah bahwa otot Anda tidak tumbuh saat Anda sedang mengangkat beban di gym. Proses pertumbuhan otot yang sesungguhnya justru terjadi ketika Anda sedang beristirahat total dan tidur di malam hari.

Prioritaskan Waktu Tidur yang Berkualitas untuk Pemulihan

Tidur adalah fase krusial di mana tubuh Anda melepaskan muatan hormon pertumbuhan (Human Growth Hormone) secara maksimal. Kurang tidur secara kronis akan langsung merusak metabolisme dan mengacaukan proses sintesis protein dalam jaringan otot.

Bagi orang dewasa yang sedang dalam program pembentukan tubuh, pastikan Anda mendapatkan tidur malam berkualitas selama 7 hingga 8 jam tanpa terputus. Matikan semua gadget dan kondisikan kamar dalam keadaan gelap gulita untuk merangsang produksi hormon melatonin.

Kurang tidur juga akan menurunkan sensitivitas insulin tubuh, yang membuat kalori dari makanan lebih mudah disimpan sebagai lemak daripada dialokasikan ke otot. Jangan biarkan usaha keras Anda mengangkat beban berat di siang hari menjadi sia-sia hanya karena kebiasaan begadang malam.

Kelola juga tingkat stres harian Anda dengan baik karena kecemasan berlebih terbukti mempercepat pembakaran kalori secara tidak efisien. Tubuh yang rileks dan waktu istirahat yang cukup adalah modal utama untuk mendapatkan berat badan ideal.

Dengan menyelaraskan jadwal latihan intensif, asupan makanan tinggi kalori, dan waktu pemulihan yang sempurna, perubahan fisik yang Anda idamkan bukan lagi sekadar mimpi di siang bolong. Jalani proses ini sebagai sebuah transformasi gaya hidup baru yang berkelanjutan.

Pantau Progres Secara Realistis dan Evaluasi Berkala

Jangan berharap tubuh Anda akan langsung berubah drastis menjadi kekar dalam waktu satu minggu setelah berolahraga. Pendekatan yang tergesa-gesa justru sering kali berujung pada rasa frustrasi dan keputusan untuk menyerah di tengah jalan.

Berdasarkan panduan medis dari Alodokter, target menaikkan atau cara menurunkan berat badan yang ideal dan sehat adalah berkisar antara 0,5–1 kg per minggu atau sekitar 2–4 kg per bulan. Angka ini merupakan parameter yang realistis agar tubuh Anda tidak kaget dengan perubahan berat yang mendadak.

Gunakan timbangan badan dan meteran kain untuk mengukur lingkar lengan serta paha Anda setiap dua minggu sekali pada waktu yang sama. Jika dalam waktu satu bulan berat badan Anda tidak bergeming sama sekali, itu adalah indikator kuat bahwa asupan kalori Anda masih kurang.

Konsistensi adalah elemen pembeda antara mereka yang berhasil mengubah penampilan fisik dengan mereka yang gagal total. Tetaplah berpegang pada program latihan beban Anda, naikkan beban secara bertahap (progressive overload), dan penuhi mangkuk makan Anda dengan nutrisi berkualitas tinggi.

Cara menaikkan berat badan secara alami dan sehat ini memang membutuhkan waktu dan disiplin ekstra keras dari diri Anda sendiri. Berhentilah membandingkan progres Anda dengan orang lain di media sosial karena setiap tubuh memiliki kecepatan adaptasi biologis yang berbeda-beda.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    1
    Wow

Most viewed