UEFA Tunda Laga KI Klaksvik vs Lech Poznan Akibat Cuaca Buruk

Smallest Font
Largest Font

UEFA resmi menunda pertandingan leg kedua kualifikasi babak ketiga Liga Europa antara KÍ Klaksvik dan Lech Poznań di Kepulauan Faroe menjadi Jumat, 14 Agustus 2026 pukul 20.00 waktu Polandia, akibat gangguan cuaca buruk.

Sesuai jadwal awal, skuad Lech Poznań seharusnya bertanding pada Kamis malam setelah menang 1-0 pada leg pertama di kandang. Namun, perjalanan tim mengalami kendala besar akibat kabut tebal di Bandara Vagar, Torshavn.

Penerbangan skuad yang berangkat Kamis pagi sempat melakukan pendaratan darurat dan tertahan selama beberapa jam di Bergen, Norwegia. Rombongan akhirnya baru tiba di lokasi pertandingan sekitar tiga jam sebelum jadwal kick-off semula.

Melihat situasi darurat tersebut, UEFA memutuskan untuk menggeser jadwal pertandingan guna memastikan keselamatan dan kelayakan laga. Informasi resmi penundaan ini dikonfirmasi langsung oleh pihak klub melalui pernyataan resminya.

"Berdasarkan keputusan UEFA, pertandingan antara KI Klaksvik dan Lech Poznan dipindahkan ke besok (14 Agustus) pukul 20.00 waktu Polandia (19.00 waktu setempat)," tulis klub Lech Poznan.

Jurnalis Kanal Sportowy, Mateusz Borek, memberikan empati mendalam atas situasi sulit yang dialami oleh para pemain klub asal Polandia tersebut selama masa perjalanan.

"Seseorang benar-benar harus merasa kasihan pada Lech hari ini. Pertandingan yang sangat penting terbentang di hadapan mereka. Mereka masih duduk di Bergen menunggu keputusan dan cuaca yang lebih baik.

UEFA menginginkan pertandingan tetap berjalan hari ini dengan cara apa pun jika memungkinkan. Saya tidak akan mengambil risiko itu. Para pemain Lech sudah dalam perjalanan sejak pagi.

Jika mereka terbang, mereka harus langsung masuk ke lapangan. Tidak masuk akal," kata Mateusz Borek.

Borek menilai kritik publik terkait jadwal keberangkatan tim tidak berdasar karena penundaan penerbangan murni disebabkan oleh faktor alam yang di luar kendali manajemen.

"Saya mendengar bahwa perpanjangan hotel praktis sudah diatur. Mengkritik bahwa mereka bisa saja terbang pada hari Selasa tidak masuk akal. Hari Senin libur, hari Selasa mereka berlatih keras, dan merencanakan keberangkatan pada hari Rabu," kata Mateusz Borek.

Ia membandingkan kejadian ini dengan pengalaman pribadinya saat tertahan akibat krisis cuaca ekstrem di masa lalu.

"Situasinya sulit, tidak standar, dan sangat jarang terjadi. Saya mengalaminya pada April 2010 dengan awan abu vulkanik, ketika selama 10 hari berturut-turut saya terbang ke California untuk pertarungan Adamek vs Arreola. Dan ...saya tidak terbang. Sangat mungkin mereka bakal bertanding besok," kata Mateusz Borek.

Sementara itu, Sabina Poulsen, seorang warga Polandia yang telah menetap di Kepulauan Faroe selama lebih dari 20 tahun, memberikan pandangan berbeda terkait persiapan logistik penerbangan yang dilakukan oleh tim tamu.

"Lech memiliki waktu belasan hari untuk mempersiapkan kedatangan mereka. Saya sendiri berbicara dengan orang-orang dari klub dan memperingatkan tentang skenario terburuk - kabut dan masalah pendaratan. Saya juga menyarankan maskapai penerbangan lokal kami yang terbang ke sini setiap hari, dan pilot mereka sangat mengenal spesifikasi bandara Faroe dan cuaca lokal.

Katakan saja peringatan saya saat itu ditanggapi dengan sedikit senyuman. Dan yang paling penting: hari ini di Kepulauan Faroe semua pesawat lain mendarat. Yang bermasalah justru pesawat yang disewa Lech - dari Malta.

Oleh karena itu, ketika saya membaca bahwa 'Lech tidak bisa mempersiapkan hal ini', saya harus meluruskan: mereka bisa. Mereka tahu. Mereka sudah diperingatkan," kata Sabina Poulsen.

Pemenang dari laga ini dijadwalkan bertanding di putaran keempat kualifikasi Liga Europa menghadapi pemenang duel antara FC Thun 1898 dan Vikingur Reykjavik pada 20 dan 27 Agustus 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed