Lech Poznan Hadapi Klaksvik di Kualifikasi Liga Europa
Klub Polandia Lech Poznan bertanding melawan jawara Kepulauan Faroe, KI Klaksvik, dalam laga putaran ketiga kualifikasi Liga Europa di Stadion Enea Poznan pada Kamis pukul 19.00 waktu setempat.
Pertandingan ini menjadi momen krusial bagi skuad asuhan Niels Frederiksen untuk mengamankan keunggulan setelah terlempar dari babak kualifikasi Liga Champions. Skuad Poznan sebelumnya tersingkir secara mengejutkan dari Aarhus melalui adu penalti usai agregat imbang 5-5.
Jika berhasil menundukkan Klaksvik, Lech Poznan dipastikan melangkah ke babak berikutnya untuk berhadapan dengan pemenang antara Thun atau Vikingur Reykjavik. Sebaliknya, apabila kalah, mereka harus berlaga di babak keempat kualifikasi Liga Konferensi melawan Riga FC atau FC Gyor.
Klaksvik sendiri membawa catatan sejarah sebagai tim pertama dari Kepulauan Faroe yang mampu menembus fase grup kompetisi Eropa. Tim asal kota berpopulasi lima ribu jiwa ini diperkuat oleh deretan pemain lokal seperti Odmar Faero, Jakup Andreasen, Rene Joensen, Arni Frederiksberg, dan Pall Klettskard.
Meski berstatus sebagai pemain di tingkat teratas, mayoritas penggawa Klaksvik tetap membagi waktu dengan pekerjaan profesional di luar lapangan, mulai dari sektor industri perikanan hingga jajaran direksi perusahaan.
"Jika satu-satunya hal yang Anda lakukan hanya bermain sepak bola, Anda tidak akan bisa menabung cukup uang untuk hidup setelah pensiun. Anda harus memikirkan masa depan, keluarga, dan anak-anak Anda," kata Arni Frederiksberg, pemain KI Klaksvik.
Ia menceritakan rutinitas harian yang dijalaninya sebelum melakoni laga-laga besar di kancah antarklub Eropa.
"Sebelum melawan Lille, saya menghadiri rapat dari pukul 09.00 hingga 12.00, lalu bertanding di malam hari. Saya selalu bekerja, jadi saya selalu membawa komputer saat melakukan perjalanan tandang," kata Arni Frederiksberg, pemain KI Klaksvik.
Perkembangan kondisi di Kepulauan Faroe juga dikonfirmasi oleh legiun asing asal Serbia yang sudah hampir satu dekade berkarier di sana.
"Para pemain yang bekerja memang sudah terbiasa dengan hal itu sejak dulu. Tidak ada orang di tempat kami yang melakukan pekerjaan fisik berat. Most dari mereka memegang posisi tinggi di berbagai perusahaan, jadi itu tidak terlalu melelahkan bagi mereka," kata Deni Pavlovic, pemain KI Klaksvik.
Guna mengantisipasi lonjakan penonton di sekitar Stadion Enea, Dinas Manajemen Jalan (ZDM) Poznan bersama kepolisian merekayasa lalu lintas dan menutup sejumlah ruas jalan Bułgarska serta Grunwaldzka secara bertahap mulai pukul 15.30 hingga 22.30. Pihak Otoritas Transportasi Umum (ZTM) juga menambah armada bus dan trem untuk melayani para suporter.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow