Universidad Catolica Tundukkan Boca Juniors di Copa Libertadores
Klub asal Argentina Boca Juniors dipastikan tersingkir dari ajang Copa Libertadores 2026 setelah menderita kekalahan tipis 0-1 dari wakil Chile Universidad Catolica pada pertandingan terakhir Grup D di Stadion Alberto J. Armando, La Bombonera, Kamis, 28 Mei 2026 malam waktu setempat.
Kekalahan dalam laga krusial ini membuat tim asuhan Claudio Ubeda tertahan di peringkat ketiga klasemen akhir Grup D dengan koleksi tujuh poin, sehingga mereka harus turun kasta untuk memperebutkan satu tempat di babak gugur Copa Sudamericana melalui jalur babak repesca.
Sebaliknya, tambahan tiga poin berharga ini memastikan Universidad Catolica yang dilatih oleh Daniel Garnero finis sebagai juara Grup D dengan raihan 13 poin, disusul klub asal Brasil Cruzeiro yang melaju ke babak 16 besar sebagai runner-up grup setelah mengemas 11 poin.
Gol penentu kemenangan tim tamu dicetak oleh penyerang Clemente Montes pada menit ke-33 melalui sebuah skema serangan balik cepat, yang diakhiri dengan tendangan keras membentur tiang gawang sebelum akhirnya bersarang di dalam jala kiper Boca Juniors, Leandro Brey.
Boca Juniors berupaya keras menyamakan kedudukan pada babak kedua melalui serangan yang dimotori Exequiel Zeballos dan pemain muda Tomás Aranda, bahkan sempat mencetak gol penyama kedudukan namun akhirnya dianulir oleh VAR karena kedapatan berada dalam posisi offside.
Satu peluang emas dari gelandang serang Alan Velasco juga gagal berbuah gol setelah tendangannya disapu tepat di atas garis gawang oleh pemain bertahan Universidad Catolica, Jhojan Valencia, sehingga keunggulan tim tamu bertahan hingga peluit panjang ditiup wasit asal Kolombia, Wilmar Alexander Roldan Perez.
Pascapertandingan, gelandang Universidad Catolica Fernando Zuqui memberikan pernyataan mengenai keberhasilan timnya melewati persaingan ketat di fase grup saat berbicara di area mixed zone Stadion La Bombonera.
"Teníamos que cambiar el chip y el equipo lo demostró en el grupo más difícil de la copa" kata Fernando Zuqui, Gelandang Universidad Catolica.
Zuqui juga mengingatkan rekan-rekan setimnya untuk tetap membumi karena kompetisi kasta tertinggi antarklub Amerika Selatan ini masih berjalan panjang.
"tener los pies en la tierra, aún no hemos ganado nada" tambah Fernando Zuqui, Gelandang Universidad Catolica.
Sementara itu, kekalahan ini memicu gelombang kritik dari para pendukung Boca Juniors di media sosial, terutama yang diarahkan kepada gelandang ofensif Alan Velasco yang masuk di babak kedua menggantikan Ander Herrera namun dinilai tampil mengecewakan setelah ditebus seharga 10 juta dolar AS.
"Si tiene dignidad se va solito. Un miedo tremendo tenía" cetus salah satu pendukung Boca Juniors sebagaimana dilansir dari media Bolavip.
Kekecewaan mendalam juga diungkapkan oleh suporter lainnya yang mengkritik keputusan pergantian pemain serta performa Velasco di atas lapangan hijau.
"Cuando entró Velasco ya sabía que era imposible darlo vuelta" pungkas pendukung Boca Juniors lainnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow