Veda Ega Pratama Rebut Peringkat Keenam Klasemen Moto3 2026
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama berhasil naik ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 setelah menyelesaikan balapan Grand Prix Jerman di Sirkuit Sachsenring pada Minggu, 12 Juli 2026.
Dilansir Antara melalui metrotvnews.com, Veda Ega Pratama kini mengoleksi 90 poin setelah mendapat tambahan delapan poin berkat finis di posisi kedelapan, menggeser pembalap Malaysia Hakim Danish ke urutan ketujuh dengan 86 poin. Sebelum balapan di Sachsenring, kedua pembalap sama-sama mengumpulkan 82 poin, namun Danish berada di peringkat keenam karena unggul hasil terbaik.
Pembalap Honda Team Asia tersebut memulai perlombaan dari urutan ke-13 dan mampu memperbaiki posisinya hingga finis di belakang Jesus Rios serta di depan Ryusei Yamanaka. Hasil ini menjadikan Veda sebagai pembalap Honda terbaik ketiga di Jerman setelah Adrian Fernandez dan Rios, sekaligus memperkuat posisinya sebagai debutan terbaik kedua di bawah Brian Uriarte.
Balapan GP Jerman itu sendiri dimenangi oleh Brian Uriarte setelah memanfaatkan kesalahan pemimpin klasemen Maximo Quiles di putaran terakhir, sementara Matteo Bertelle melengkapi podium di posisi ketiga. Meski gagal menang, Quiles tetap kokoh di puncak klasemen dengan keunggulan 104 poin dari Uriarte yang naik ke urutan kedua.
Sebelum balapan utama, Veda sempat menunjukkan performa impresif pada hari pertama dengan menjadi yang tercepat pada sesi Practice hari Jumat, 10 Juli 2026, setelah sempat berada di posisi ke-23 pada sesi Latihan Bebas Pertama (FP1). Keberhasilan tersebut diraih setelah kru mekanik melakukan perubahan setelan pada motornya.
"I am very happy with today's result. This morning I struggled a bit to find the right feeling with the bike, so together with the team we worked hard to improve it in the afternoon session," kata Veda Ega Pratama melalui keterangan resminya yang dilansir akurat.co.
Veda menjelaskan bahwa motornya terasa jauh lebih baik pada sesi sore sehingga ia bisa berkendara dengan lebih percaya diri.
"The bike felt much better this afternoon, and I was able to ride with more confidence and push to the limit. Thank you to the whole team because they did an amazing job fixing the bike after FP1," ujar Veda Ega Pratama.
Meski menguasai hari pertama, pembalap bernomor motor 9 ini mengingatkan timnya untuk tidak terlena karena balapan sesungguhnya belum dimulai.
"Finishing Friday in P1 is a great feeling and gives us confidence, but this is only the first day. We still have FP2, qualifying, and the main race ahead, so nothing has been achieved yet at this point," ucap Veda Ega Pratama.
Memasuki hari kedua, pembalap berusia 17 tahun tersebut menegaskan komitmennya untuk tetap fokus mengamankan posisi start terbaik.
"We have to stay focused, keep working hard, and continue improving tomorrow. I will do my best to get a good qualifying result and fight for a strong result again this weekend," pungkas Veda Ega Pratama.
Namun pada balapan hari Minggu, Veda yang finis kedelapan mengungkapkan bahwa insiden di lap-lap awal membuatnya kehilangan momentum untuk mengejar kelompok depan.
"Overall I think today was a positive race. Of course starting from P13 makes everything more difficult, but I was able to make a good start and overtake a few riders in the first laps," kata Veda Ega Pratama dalam keterangan resmi Honda Team Asia yang dilansir kompas.tv.
Situasi balapan kemudian berubah bagi perwakilan tunggal Honda Team Asia tersebut akibat adanya insiden di jalurnya.
"Unfortunately, after a few incidents in front of me, I lost contact with the front group. From that moment it was very difficult to catch them again. At Sachsenring it's not easy to close the gap once it opens," tutur Veda Ega Pratama.
Veda mengakui hasil akhir di posisi delapan belum sesuai dengan target awal tim jika melihat kecepatan yang ia miliki sejak hari pertama.
"Finishing in eighth position is not the result we really wanted after the speed we showed on Friday. However, it's still important to score points and keep learning," sebut Veda Ega Pratama.
Kendati demikian, juara Asia Talent Cup 2023 ini merasa proses adaptasi dan perkembangan performanya bersama tim terus berjalan ke arah positif.
"I am happy with the progress we are making with the team. Every weekend I feel more and more confident with the bike. I will take advantage of the summer break to recover, prepare well, and come back stronger at Silverstone," kata Veda Ega Pratama.
Kompetisi Kejuaraan Dunia Moto3 selanjutnya akan memasuki jeda musim panas sebelum menggelar putaran ke-12 di Grand Prix Inggris, Sirkuit Silverstone, pada 7-9 Agustus 2026.
| Peringkat | Pembalap | Poin |
|---|---|---|
| 1 | Maximo Quiles | 231 |
| 2 | Brian Uriarte | 127 |
| 3 | Alvaro Carpe | 126 |
| 4 | Marco Morelli | 115 |
| 5 | David Almansa | 109 |
| 6 | Veda Ega Pratama | 90 |
| 7 | Hakim Danish | 86 |
| 8 | Valentin Perrone | 79 |
| 9 | Matteo Bertelle | 60 |
| 10 | David Muñoz | 52 |
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow