Xabi Alonso Sebut Cole Palmer Siap Jadi Pemimpin Chelsea
Manajer baru Chelsea, Xabi Alonso, menegaskan bahwa gelandang serang Cole Palmer memiliki seluruh syarat untuk menjadi pemimpin di lapangan bagi skuadnya dalam menyongsong musim mendatang di Sydney.
Pernyataan tersebut disampaikan Alonso setelah menyaksikan komitmen serta kebugaran fisik pemain berusia 24 tahun itu selama menjalani sesi pramusim. Palmer sebelumnya melewati musim 2025/26 yang dinilai kurang maksimal akibat masalah cedera paha dan pangkal paha.
Kondisi cedera tersebut membatasi kontribusinya dan membuat namanya tak masuk dalam daftar skuad tim nasional Inggris untuk Piala Dunia 2026. Meski demikian, kepemimpinan Alonso memberikan suasana baru di ruang ganti tim London Barat tersebut.
"Xabi Alonso memberikan penyegaran bagi kami sebagai pemain. Kami sangat senang dan menyukai ide-idenya," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Dukungan skuad Chelsea terhadap Alonso menjadi awal positif setelah pelatih asal Spanyol itu berpisah dengan Real Madrid akibat dinamika internal tim. Rekrutmen pemain baru seperti Morgan Rogers dan bek tengah Maxence Lacroix senilai 52 juta poundsterling juga kian memperkuat kedalaman tim.
Masuknya Lacroix membuat Chelsea kini memiliki sepuluh opsi bek tengah, sehingga Alonso berencana melepas setidaknya lima pemain di posisi tersebut sebelum jendela transfer ditutup.
"Saya melihat dia berada dalam kepribadian yang sangat positif, dengan mentalitas yang sangat baik, sangat terbuka untuk berbicara tentang sepak bola, untuk berbicara tentang apa yang dibutuhkan tim," kata Xabi Alonso, Manajer Chelsea.
Di sisi lain, Palmer mengungkapkan bahwa cedera pangkal paha yang dialaminya musim lalu sempat membuat pihak medis mempertimbangkan opsi operasi. Pemain asal Inggris itu sempat mengunjungi spesialis di Swedia atau Denmark sebelum akhirnya pulih lewat pemulihan intensif selama tujuh minggu.
"Peran dia di dalam tim, dia akan menjadi seorang pemimpin di lapangan, jadi semakin baik kinerja Cole yang kita miliki, semakin baik pula Chelsea yang akan kita miliki," kata Xabi Alonso, Manajer Chelsea.
Pemulihan yang berjalan lancar membuat Palmer optimis dapat tampil maksimal bersama rekan barunya, Morgan Rogers. Kedua pemain tersebut sebelumnya pernah bermain bersama di akademi Manchester City.
"Pasti, dan saya pikir memiliki pelatihan yang tepat, memiliki persiapan yang tepat bakal menjadi hal penting baginya dan Anda bisa melihat bahwa dia sangat fokus pada hal itu dan kami saling terhubung, kami saling memahami dan sejauh ini saya menyukai kepribadiannya," kata Xabi Alonso, Manajer Chelsea.
Melalui persiapan pramusim yang matang, manajemen Chelsea berharap kombinasi taktik Alonso dan performa puncak para pemain kunci dapat membawa klub kembali bersaing di papan atas Liga Premier.
"Satu atau dua bulan pertama, dengan keadaan saya yang cedera, saya hanya ingin keluar dan bermain, yang mana mungkin seharusnya tidak saya lakukan," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Kehadiran Rogers di Stamford Bridge juga disambut hangat oleh Palmer yang mengaku sempat menjaga rahasia proses transfer tersebut dari publik sebelum resmi diumumkan.
"Jelas saya tidak bisa bermain seperti yang saya inginkan. Itu adalah musim yang buruk secara pribadi dengan cedera dan sebagainya, tetapi saya merasa baik sekarang. Tujuh minggu itu jelas sangat membantu. Saya siap untuk tampil kembali," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Persaingan ketat di dalam tim dan laga uji coba pramusim melawan Tottenham di Sydney menjadi fokus utama skuad The Blues saat ini.
"Saya pergi ke Swedia atau Denmark, salah satu dari negara itu, untuk menemui dokter. Kami sempat membicarakannya. Namun saya tidak jadi melakukannya," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Fokus penuh pada kebugaran fisik menjadi prioritas utama sang pemain agar dapat terhindar dari cedera berulang sepanjang kompetisi berjalan.
"Saya telah mematenkannya jadi jika dia mencoba melakukan apa pun, dia akan mendapati juru sita di depan pintunya," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Kelakar tersebut dilontarkan Palmer terkait gaya selebrasi ikonik 'cold' yang sering digunakan Rogers saat mencetak gol.
"Kami tidak pernah benar-benar membicarakannya. Dia melakukannya. Saya melakukannya," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Hubungan dekat antara kedua pemain di luar lapangan diharapkan mampu ditransformasikan menjadi kerja sama yang solid di lini depan Chelsea.
"Saya selalu berbicara dengannya tetapi ketika saya mendengar Chelsea mencoba merekrutnya, saya semakin sering mengirim pesan singkat padanya," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Proses kepindahan Rogers berjalan lancar tanpa tercium oleh media hingga kesepakatan akhir tercapai antara kedua pihak.
"Dia mungkin bosan dengan saya, tetapi setidaknya dia ada di sini sekarang!" kata Cole Palmer, pemain Palmer.
Palmer menegaskan bahwa kerahasiaan kepindahan teman dekatnya tersebut terjaga rapat hanya di antara mereka dan pihak manajemen senior klub.
"Morgs langsung memberi tahu saya ketika dia akan datang. Itu tidak bocor. Tidak ada yang tahu. Hanya saya dan dia serta orang-orang berwenang di klub," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Antusiasme tinggi ditunjukkan skuad Chelsea menyambut musim baru dengan komposisi pemain dan jajaran pelatih anyar.
"Jadi itu adalah rahasia yang sulit untuk disimpan, tetapi saya menyimpannya! Semua orang tahu seberapa bagus dia. Jelas dia adalah salah satu sahabat terbaik saya jadi saya sangat senang tentang hal itu," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Perbedaan gaya bermain antara dirinya dan Rogers dinilai Palmer akan memberikan variasi serangan yang lebih kaya bagi strategi tim.
"Kami adalah dua pemain yang berbeda. Dia lebih fisik daripada saya, saat menguasai bola maupun tidak. Dia suka melakukan penetrasi dengan bola. Saya suka memberikan umpan," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Kombinasi taktik dan ikatan emosional masa kecil di akademi diprediksi mempermudah proses adaptasi kedua pemain di lapangan.
"Saya pikir kami bisa bermain bagus bersama, dan kami pernah bermain bersama ketika kami masih muda (di akademi Manchester City)," kata Cole Palmer, pemain Chelsea.
Alonso juga memberikan kepastian terkait pengurangan jumlah bek tengah dalam skuadnya guna menjaga keseimbangan tim.
"Empat atau lima. Apakah itu cukup akurat? [tertawa]," kata Xabi Alonso, Manajer Chelsea.
Langkah efisiensi skuad tersebut diambil seiring rencana peminjaman beberapa pemain muda seperti Mamadou Sarr dan Aaron Anselmino ke klub lain.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow