AC Milan Terima Kekalahan 0-3 dari Chelsea dalam Uji Coba Pramusim
AC Milan mengalami kekalahan telak 0-3 dari Chelsea dalam uji coba pramusim, tanpa satu pun tembakan tepat sasaran yang dilakukan oleh Rossoneri, seperti dilansir dari Bola.
Hasil ini menjadi peringatan serius setelah sebelumnya Milan menunjukkan perkembangan positif menghadapi Celtic dan Inter. Namun, performa tersebut tidak berlanjut saat menghadapi Chelsea, yang membuat Tuttosport menyebut Milan masih dalam tahap "work in progress".
Pelatih Ruben Amorim yakin timnya akan siap menghadapi Torino meski performa pramusim masih memerlukan evaluasi ketat. Rangkaian uji coba menunjukkan ada pekerjaan besar yang harus segera diselesaikan untuk memperbaiki performa tim.
Amorim menilai skuad yang ada saat ini belum sesuai dengan ide permainannya yang mengedepankan penguasaan bola, pressing agresif, dan serangan vertikal cepat. Oleh karena itu, ia membutuhkan skuad yang lebih ramping dan sesuai dengan pola permainan yang diinginkan.
Masalah utama yang muncul adalah ketidakseimbangan jumlah dan profil pemain dalam tim. Milan perlu melepas beberapa pemain untuk menyesuaikan komposisi skuad agar taktik yang ingin diterapkan dapat berjalan optimal.
Beberapa pemain yang masuk dalam evaluasi dan kemungkinan akan dilepas antara lain Rafael Leao, Fikayo Tomori, Youssouf Fofana, Samuele Ricci, Pervis Estupinan, Santiago Gimenez, Zachary Athekame, dan David Odogu, serta Ruben Loftus-Cheek dan Yunus Musah.
Amorim menegaskan bahwa menjual banyak pemain dalam waktu singkat bukan pekerjaan mudah karena batas akhir bursa transfer tinggal sekitar tiga pekan lagi. Aktivitas penjualan sama pentingnya dengan perekrutan untuk mempersiapkan taktik yang maksimal.
Pelatih asal Portugal tersebut menyatakan, "Saya menargetkan sepak bola berbasis penguasaan, pressing agresif, dan serangan vertikal cepat," ujarnya.
Namun, karakter permainan tersebut hampir tidak terlihat saat menghadapi Chelsea, memperkuat kesan bahwa implementasi ide belum berjalan dengan baik.
Amorim menambahkan, "Situasi ini menunjukkan ada persoalan kompatibilitas antara pemain dengan sistem yang saya inginkan. Saya membutuhkan pemain yang mampu menjalankan tuntutan taktik secara konsisten." Tiga laga pramusim memberikan gambaran nyata mengenai keterbatasan skuad saat ini.
Dengan musim baru tinggal dua pekan lagi dan lawan pertama Torino sudah menanti, Amorim masih memiliki waktu untuk memperbaiki struktur dan organisasi permainan. Periode ini akan digunakan untuk merampungkan komposisi skuad dan membangun identitas permainan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow