PT Agrinas Duga Sabotase Penempatan Manajer Koperasi Desa
PT Agrinas Pangan Nusantara menduga adanya upaya sabotase terhadap operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) akibat proses penempatan manajer yang belum rampung. Dugaan ini disampaikan Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, pada Selasa (15/9/2026), sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Proses penempatan ribuan manajer tersebut saat ini berada di bawah kewenangan Kementerian Koperasi (Kemenkop) serta Badan Pengaturan (BP) Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Joao menegaskan bahwa pihaknya siap menyerap dan menempatkan 13.000 hingga 15.000 manajer kopdes demi mendukung percepatan program Presiden Prabowo Subianto.
Keterlambatan proses di tingkat regulator dinilai menjadi hambatan utama bagi kesiapan operasional di lapangan. Joao pun mempertanyakan kendala teknis yang membuat penyerahan data manajer tak kunjung diselesaikan oleh pihak berwenang.
"Ini kan manajer-manajer ini juga menjadi, akhirnya kan menjadi rame gitu. Apa sih susahnya gitu? Apa kendalanya gitu?
Sudah kalau nggak ini, kasih saja kayak Agrinas, kasih nama-namanya, kasih kontaknya, kami kirim email, kami kirim ini. Gampang nggak perlu ada biaya-biaya," ungkap Joao dalam unggahan Instagram resminya @bung.joaomota, Selasa (15/9/2026).
Ia juga menyayangkan minimnya inisiatif dari pemegang kewenangan yang dinilai lambat dalam mengambil keputusan. Lambatnya alur birokrasi ini dinilai berdampak langsung terhadap realisasi program strategis pemerintah.
"Ini semua kok sepertinya sedikit-sedikit harus dilempar ke Pak Presiden. Apa sih ini kendalanya gitu? Masalahnya cuman hanya menempatkan orang kok susah sekali gitu.
Kayak saya nggak habis pikir gitu, itu ada apa? Ini adalah bentuk-bentuk sabotase gitu secara struktural gitu, karena tidak ingin melihat program Presiden yang sangat bagus ini bisa berjalan gitu," pungkasnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow