Kementan Temukan Dugaan Penipuan Beras Fortifikasi Rp 89 Triliun
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan praktik penipuan dalam peredaran beras fortifikasi di Jakarta Selatan pada Selasa (15/9/2026). Dilansir dari Detik Finance, dugaan kecurangan tersebut ditaksir mengakibatkan nilai kerugian mencapai puluhan triliun rupiah.
Hasil pemeriksaan Kementerian Pertanian terhadap 27 merek beras menunjukkan sebanyak 25 merek dinyatakan tidak memenuhi syarat karena kandungan gizinya tidak sesuai dengan label kemasan. Hanya dua merek yang tercatat memenuhi ketentuan, yaitu SMP dan IAP. Sementara itu, merek yang tidak memenuhi syarat meliputi WFO, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, TAR, dan CMS.
Temuan ini juga menyoroti lonjakan harga beras fortifikasi di pasaran yang dijual hingga Rp 57.000 per kilogram, padahal harga wajarnya diperkirakan hanya Rp 13.000 per kilogram dengan tambahan biaya fortifikasi sekitar Rp 1.000.
"Beras fortifikasi dijual tertinggi Rp 57.000. Mana bisa orang miskin membeli harga Rp 57.000? Padahal begitu dicek, seharusnya harganya Rp 13.000.
Karena vitamin tadi yang disyaratkan di labelnya itu tidak sesuai. Ini diduga ya, penipuan selisih Rp 44.000 per kilo, yang tertinggi ya," kata Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian.
Tingginya harga jual tersebut dinilai membuat distribusi beras bernutrisi ini menjadi tidak tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan.
"Ini sudah tidak tepat sasaran. Kemudian saat ini juga ada praktek penipuan terhadap beras fortifikasi, nilainya ini estimasi ya, Rp 89 triliun. Sesuai data BPS, 39% beras yang beredar premium dan fortifikasi. Sekarang premium hilang, menjelma menjadi fortifikasi," tutur Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian.
Berdasarkan pencatatan, rata-rata harga jual beras tersebut berada di angka Rp 23.385 per kilogram, sedangkan harga wajar seharusnya Rp 13.689 per kilogram. Kondisi tersebut menghasilkan estimasi rata-rata selisih dugaan penipuan sebesar Rp 9.695 per kilogram.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow