BNI Tetapkan Kurs Dolar AS Rp18.173 Per 15 September 2026
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menetapkan kurs jual dolar AS sebesar Rp18.173 dan nilai beli Rp17.220 per Selasa (15/9/2026). Penetapan nilai tukar valuta asing ini menjadi acuan transaksi perbankan di tengah dinamika pergerakan mata uang global.
Pihak perbankan melakukan pembaruan kurs mata uang asing secara berkala setiap hari kerja pada rentang pukul 08.00 hingga 09.00 WIB. Langkah penyesuaian ini mengikuti fluktuasi pasar uang internasional serta kondisi likuiditas valas domestik.
Daftar Kurs Valuta Asing BNI Terkini
Penetapan nilai tukar di BNI berlaku untuk berbagai jenis transaksi, mulai dari e-rate, TT counter, hingga bank notes. Selain mata uang dolar AS, bank BNI juga mempublikasikan nilai tukar untuk mata uang utama dunia lainnya.
Nilai Tukar Dolar AS dan Mata Utama
Rincian nilai tukar valuta asing yang berlaku mencakup beberapa mata uang perdagangan internasional utama. Nilai tengah ditetapkan sebagai acuan rata-rata antara kurs jual dan kurs beli di papan transaksi BNI.
| Mata Uang | Kurs Jual (IDR) | Kurs Beli (IDR) | Kurs Tengah (IDR) |
|---|---|---|---|
| USD (Dolar AS) | 18.173 | 17.220 | 17.696,50 |
| EUR (Euro) | – | – | – |
| GBP (Poundsterling) | – | – | – |
| JPY (Yen Jepang) | – | – | – |
Masyarakat sering bertanya, "berapa kurs dolar di bank BNI?" saat ingin bertransaksi di kantor cabang maupun aplikasi digital. Perbedaan nilai dapat terjadi tergantung pada jenis layanan transaksi valas yang dipilih oleh nasabah.
Faktor Pergerakan Nilai Tukar
Pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh kombinasi sentimen eksternal dan kondisi ekonomi dalam negeri. Tekanan pasar keuangan global turut membayangi stabilitas mata uang berkembang.
- Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memicu sentimen resiko pasar.
- Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang memengaruhi dinamika ekonomi domestik.
- Perubahan indeks dolar AS yang mengalami fluktuasi tipis di papan perdagangan internasional.
Dinamika Pasar Uang dan Perbandingan Bank
Sebelumnya pada perdagangan 8 September 2026, rupiah sempat melemah 0,02 persen ke level Rp17.629 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS tercatat mengalami penurunan 0,19 persen ke level 98,84.
Kondisi pasar keuangan juga mencatat indeks dolar AS berada di level 99.771 setelah terkoreksi tipis 0,05 persen pada 10 September 2026. Pergerakan variabel ini memicu volatilitas harian pada penentuan valuta asing perbankan nasional.
Informasi kurs ini bukan saran investasi atau transaksi. Nilai tukar valuta asing dapat berfluktuasi sewaktu-waktu sesuai kondisi pasar harian.
Banyak pelaku pasar mempertanyakan "kenapa rupiah melemah terhadap dolar" dalam beberapa pekan terakhir perdagangan. Penyesuaian spread markup dan perbedaan jenis transaksi di berbagai bank nasional seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI ikut menentukan perolehan harga akhir bagi nasabah.
Untuk mendapatkan tingkat harga yang lebih efisien, nasabah perbankan kerap mencari informasi mengenai "bagaimana cara dapat special rate bank" melalui treasury perbankan. Layanan pembaruan kurs valuta asing BNI ini akan terus diperbarui setiap hari kerja hingga penutupan pasar kas pekan ini.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow