Air Beras Menyimpan Khasiat Alami untuk Merawat Kulit dan Rambut
Bahan alami yang terjangkau di dapur menyimpan potensi besar untuk perawatan tubuh. Seperti dilansir dari Detik Food, pemanfaatan air beras secara tradisional bahkan telah terdokumentasi di Jepang sejak lebih dari seribu tahun silam.
Penggunaan olahan beras kini makin diminati karena ampuh menenangkan kulit, mengencangkan pori-pori, hingga memulihkan kondisi rambut yang rusak. Kandungan zat esensial dan antioksidan di dalamnya berperan aktif memproteksi kulit dari paparan radikal bebas.
Industri produk kecantikan modern telah banyak meluncurkan krim wajah serta toner berbahan dasar ekstrak beras. Senyawa kimia alami pada bulir beras dinilai efektif mencerahkan warna kulit yang tampak kusam dan menyamarkan bintik hitam.
Formulasi air beras hasil fermentasi juga menyimpan khasiat anti-penuaan yang signifikan. Cairan ini terbukti merangsang pembentukan kolagen alami guna menjaga elastisitas kulit sekaligus menyamarkan garis halus.
Bagi pemilik kulit sensitif yang sering mengalami iritasi akibat paparan senyawa sodium lauryl sulfate (SLS) pada sabun, pemakaian air beras secara berkala ampuh meredakan peradangan. Campuran ini juga membantu memperkuat lapisan pelindung luar kulit dari bahaya radiasi sinar matahari.
Proses pemuatan olahan beras untuk perawatan dapat dilakukan melalui beberapa metode sederhana di rumah. Berikut tiga cara aman yang bisa diterapkan:
Metode pertama dilakukan dengan merebus beras yang sudah dibilas bersih bersama air berakar empat kali lipat dari takaran beras. Setelah mendidih, tekan bulir beras menggunakan sendok untuk mengeluarkan nutrisinya, lalu saring cairannya ke dalam wadah tertutup. Simpan dalam lemari es dan encerkan sebelum dioleskan.
Metode kedua memanfaatkan proses perendaman tanpa pemanasan. Beras yang bersih direndam air selama 30 menit, lalu ditekan dan disaring. Air hasil perendaman ini dapat langsung disimpan di kulkas sebelum dipakai.
Metode ketiga menerapkan fermentasi. Langkah perendaman dilakukan terlebih dahulu, lalu hasil saringan dibiarkan berada pada suhu ruangan selama satu hingga dua hari sampai tercium aroma asam. Setelah proses fermentasi selesai, simpan olahan di kulkas dan selalu encerkan dengan air bersih sebelum diaplikasikan ke kulit.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow