Airlangga Perpanjang Kebijakan WFH ASN Demi Hemat Konsumsi BBM Nasional
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menetapkan perpanjangan kebijakan bekerja dari rumah atau Work From Home bagi Aparatur Sipil Negara selama dua bulan ke depan mulai Jumat (22/5/2026). Langkah ini diambil untuk menekan konsumsi bahan bakar nasional di tengah konflik bersenjata Iran yang mengganggu pasokan minyak dan gas global.
Keputusan penyesuaian operasional tersebut dilakukan melalui skema satu hari kerja dari rumah dalam setiap pekan bagi pegawai di sektor-sektor tertentu. Kebijakan ini merupakan kelanjutan dari aturan yang sebelumnya sudah berjalan sejak April 2026.
Pemerintah terus memantau perkembangan situasi global dan dampak ketegangan bersenjata di luar negeri terhadap ketahanan energi dalam negeri. Berdasarkan evaluasi sementara, pola kerja fleksibel ini dinilai efektif meredam lonjakan penggunaan bahan bakar di tingkat nasional.
"Ya kan kita monitor perangnya ini kan kita lihat lagi, 2 bulan lagi, gimana situasinya," ujar Airlangga saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis (21/5/2026) dilansir dari CNBC Indonesia.
Meskipun dampak penurunan konsumsi bahan bakar minyak sudah terlihat, pemerintah belum bersedia memaparkan rincian angka penghematan anggaran yang berhasil dibukukan dari pembatasan pergerakan fisik para abdi negara tersebut.
"Ya tentu konsumsi-nya (BBM) turun. (Hitungan penghematan dari WFH) ada, nanti di kantong," katanya.
Berdasarkan regulasi Menteri PANRB, aparatur sipil negara diwajibkan berkantor atau Work From Office selama empat hari mulai Senin hingga Kamis, sedangkan hari Jumat dialokasikan untuk bekerja dari domisili masing-masing. Kendati demikian, antaranews.com melaporkan bahwa implementasi teknis di lapangan tetap disesuaikan dengan fungsi, tugas, serta kebutuhan operasional masing-masing kementerian dan instansi lembaga.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow