Aksi Lempar Bola Tenis Warnai Laga Irlandia Kontra Qatar

Smallest Font
Largest Font

Pertandingan persahabatan internasional antara Republik Irlandia melawan Qatar di Stadion Aviva, Dublin, terpaksa dihentikan sementara akibat aksi penonton melemparkan bola tenis ke dalam lapangan pada Kamis (28/5/2026). Aksi tersebut merupakan bentuk protes suporter terhadap rencana pertandingan Irlandia melawan Israel mendatang.

Pelemparan pertama terjadi pada menit ke-10 saat pemain Irlandia, Jack Moylan, hendak mengambil tendangan sudut bersamaan dengan adanya pemain Qatar yang mengalami cedera. Bola-bola tenis yang dihiasi gambar bendera Palestina tersebut tampak memenuhi area lapangan pertandingan.

Aksi serupa kembali berulang setelah memasuki menit ke-20 saat bola masih aktif dimainkan, sehingga wasit harus mengarahkan para pemain ke tepi lapangan selama petugas membersihkan area dari bola tenis. Sejumlah penonton yang teridentifikasi melakukan pelemparan langsung dikawal keluar stadion oleh petugas keamanan.

Gelombang pelemparan bola tenis kembali terjadi dalam jumlah yang lebih sedikit setelah menit ke-40, namun tidak sampai menghentikan jalannya laga karena manajer Irlandia, Heimir Hallgrimsson, langsung membersihkannya secara cepat. Demonstrasi ini menambah rentetan aksi protes menjelang laga UEFA Nations League antara Irlandia melawan Israel.

Tim asuhan Heimir Hallgrimsson dijadwalkan bertanding melawan Israel sebanyak dua kali pada September dan Oktober mendatang setelah tergabung dalam grup yang sama bersama Austria dan Kosovo. Laga tandang kemungkinan digelar di tempat netral, sementara laga kandang sejauh ini dijadwalkan di Stadion Aviva meski terdapat rumor pemindahan ke lokasi netral.

Asosiasi Sepak Bola Irlandia (FAI) beserta Pemerintah Irlandia menyatakan komitmen untuk tetap menggelar pertandingan tersebut karena langkah boikot berisiko mendapat sanksi dari UEFA, terutama sebelum Irlandia menjadi tuan rumah Euro 2028. Di sisi lain, banyak kelompok suporter dan pemain menyuarakan kekhawatiran terkait laga tersebut karena sikap vokal negara terhadap situasi di Palestina.

Kapten tim nasional Irlandia, Nathan Collins, menyatakan dukungan moral terhadap hak para pemain yang ingin mengekspresikan sikap mereka terkait situasi politik ini.

"stand against" ujar Nathan Collins, Kapten Irlandia.

Manajer tim nasional Irlandia, Heimir Hallgrimsson, juga memberikan pembelaan terhadap posisi skuadnya dalam menghadapi situasi menjelang pertandingan kontroversial tersebut.

"it’s unfair for the players to be in this position and us to be in this position." kata Heimir Hallgrimsson, Manajer Irlandia.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed