Aktor Legendaris Tim Curry Meninggal Dunia pada Usia 80 Tahun
Aktor kawakan asal Inggris, Tim Curry, meninggal dunia pada usia 80 tahun di kediamannya di Toluca Lake, Los Angeles, pada 25 Agustus. Pemeran karakter ikonis Dr Frank-N-Furter dalam film musikal kultus The Rocky Horror Picture Show tersebut mengembuskan napas terakhirnya dengan tenang.
Kepolisian Los Angeles mengonfirmasi kepada BBC News bahwa para petugas merespons penyelidikan kematian seorang pria berusia 80 tahun pada Selasa pukul 23.23 waktu setempat. Pihak manajer dan kawan lamanya, Marcia Hurwitz, juga membenarkan kabar duka tersebut.
Awal karier Curry dimulai di panggung teater London dalam produksi rock musikal Hair pada 1968. Kariernya meloncat tajam saat Richard O'Brien mengajak Curry membintangi karakter ilmuwan eksentrik Dr Frank-N-Furter pada 1973, yang kemudian diadaptasi ke layar lebar pada 1975 dan mencatatkan rekor penayangan bioskop terlama dalam sejarah film.
Selain The Rocky Horror Picture Show, Curry membintangi berbagai film ternama seperti Annie, Clue, Legend, The Hunt for Red October, Home Alone 2, hingga memerankan badut Pennywise dalam serial TV It pada 1990. Mendiang juga meraih tiga nominasi Tony Awards melalui perannya dalam lakon Amadeus, My Favorite Year, dan Spamalot.
Perwakilan Tim Curry menyampaikan pernyataan resmi terkait kepergian sang aktor.
"Selama lima dekade, ia bergerak dengan luwes antara komedi, horor, drama, dan musik, menyenangkan dirinya sendiri dan legiun penggemarnya dengan kepribadiannya yang dinamis dan tak terhitung jumlahnya," kata perwakilan Tim Curry.
Pihak manajemen menyoroti kontribusi besar mendiang di dunia seni pertunjukan meskipun sempat mengalami masalah kesehatan serius.
"Hanya sedikit aktor yang dapat mengklaim telah meninggalkan begitu banyak jejak kaki yang berbeda dalam budaya populer - dan meskipun ia menderita stroke yang melumpuhkan pada tahun 2012, ia terus menambah pencapaiannya sebagai seorang seniman dan, yang terbaru, seorang penulis," kata perwakilan Tim Curry.
Mereka menegaskan bahwa sifat pribadi mendiang menjadi warisan terbesarnya bagi orang-orang terdekat.
"Meskipun dikenal luas karena karakternya yang tiada duanya dan flamboyan serta pertunjukan panggungnya yang berwarna-warni, warisan terbesarnya bagi mereka yang mengenalnya adalah pikirannya yang ingin tahu dan luas serta hatinya yang murah hati dan lembut, yang keduanya tetap terbuka dan penuh antisipasi hingga napas terakhirnya," kata perwakilan Tim Curry.
Popularitas Curry juga menjangkau generasi muda lewat aktingnya sebagai Premier Anatoly Cherdenko dalam gim Command and Conquer: Red Alert 3 pada 2008. Salah satu cuplikan adegannya yang mengucapkan dialog bertema ruang angkasa telah ditonton lebih dari 10 juta kali di YouTube dan menjadi meme populer di media sosial.
Setelah mengalami stroke pada 2012, Curry berfokus pada pekerjaan pengisi suara dan menerbitkan buku memorinya yang berjudul Vagabond tahun lalu.
Penerbit Grand Central Publishing turut menyampaikan rasa duka cita mendalam atas berpulangnya sang penulis dan aktor.
"Kami sangat bersedih atas berpulangnya Tim Curry, seorang bakat luar biasa yang karier luar biasanya meninggalkan jejak tak terhapuskan pada generasi penonton," kata Grand Central Publishing.
Pihak penerbit merasa terhormat pernah bekerja sama dengan sosok legenda tersebut.
"Kami merasa terhormat telah menerbitkan karyanya dan berterima kasih atas cerita, imajinasi, dan kegembiraan yang ia bagikan kepada para pembaca," kata Grand Central Publishing.
Penerbit menutup peryataannya dengan memberikan simpati kepada keluarga serta penggemar mendiang di seluruh dunia.
"Hati kami bersama orang-orang tercintanya dan penggemar yang tak terhitung jumlahnya di seluruh dunia," kata Grand Central Publishing.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow