Amri Nita Raih Medali Perunggu Kejuaraan Dunia BWF 2026

Smallest Font
Largest Font

Pasangan ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi dan Nita Violina Marwah, meraih medali perunggu usai terhenti pada babak semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi, India, Sabtu (22/8/2026). Langkah mereka ditaklukkan unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe dan Huang Dong Ping, melalui pertarungan tiga gim dengan skor 20-22, 21-14, dan 20-22.

Kekalahan tipis tersebut membuat pasangan Indonesia gagal melaju ke partai puncak, sebagaimana dilansir dari Bola. Pertandingan ketat selama tiga set itu menempatkan Amri dan Nita di podium ketiga kejuaraan.

Amri menyampaikan rasa syukurnya atas raihan medali tersebut sebagai pencapaian maksimal yang dapat dipersembahkan untuk Merah Putih.

"Ini hasil terbaik yang kami bisa berikan buat Indonesia. Untuk pertandingan hari ini berjalan cukup baik dari awal sampai akhir. Terutama di gim ketiga dengan tensi yang luar biasa, dengan fokus tingkat tinggi," ujar Amri setelah pertandingan, seperti dari keterangan PBSI.

Amri menilai bahwa intensitas laga sangat tinggi karena kedua belah pihak sama-sama mengincar tiket ke babak final.

"Tapi memang sama-sama tidak mau kalah, sama-sama pengin ke final dan juara dari sisi kami maupun pasangan China."

Pemain ganda campuran Indonesia ini menambahkan bahwa hasil tersebut menambah dorongan positif untuk performa mereka ke depan.

"Saya rasa ini menambah kepercayaan diri buat kami berdua untuk bisa konsisten tampil seperti ini, untuk bisa tambah latihannya lagi supaya jadi lebih baik lagi. Podiumnya bisa lebih tinggi lagi."

Persiapan matang yang dilakukan sebelum laga semifinal diakui membantu pasangan ini bermain lebih lepas di lapangan.

"Saya merasakan gairah yang lebih dari malam tadi, ingin sekali tampil maksimal di babak semifinal ini. Saya mempelajari benar permainan mereka dan itu mungkin yang membuat hari ini kami bisa main lepas."

Sikap sportif juga ditunjukkan oleh Amri dan Nita seusai laga dengan memberikan ucapan selamat kepada lawan mereka.

"Kami menyampaikan respek dan good luck di final untuk Feng/Huang yang tadi dengan hangat memeluk kami usai pertandingan. Bahkan Feng meminta maaf karena sempat protes berlebihan. Kami sangat apresiasi hal itu," imbuh dia.

Ia pun berharap capaian ini dapat memicu semangat rekan-rekan di sektor ganda campuran untuk terus berjuang bersama.

"Semoga hasil ini memotivasi tim ganda campuran yang mulai dari nol lagi. Ayo bareng-bareng teman-teman, para pelatih, adik-adik, kita kerja keras lagi, kita coba lagi semaksimal mungkin."

Senada dengan Amri, Nita menguraikan perjuangan keras yang mereka lewati selama berhadapan dengan ganda putra terbaik turnamen tersebut.

Nita menegaskan bahwa raihan medali ini ditujukan bagi seluruh pihak yang telah memberikan dukungan penuh selama ini.

"Medali perunggu ini untuk Indonesia dan untuk semua yang sudah selalu percaya kalau kami masih bisa bersaing. Untuk keluarga dan pelatih juga," tegas Nita.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed