Anthony Gordon Ungkap Perbedaan Taktik Premier League dan La Liga
Adaptasi gaya bermain tengah dijalani Anthony Gordon setelah resmi berlabuh di Barcelona dari Newcastle United pada bursa transfer musim panas ini, dilansir dari Bola. Penyerang berusia 25 tahun tersebut merasakan perbedaan signifikan antara kompetisi Premier League dan La Liga, khususnya pada tuntutan taktik serta penguasaan teknik di lapangan. Minimnya ruang di kompetisi Spanyol menjadi sorotan utama sang pemain, karena kesalahan kecil seperti kontrol bola yang buruk atau kelalaian posisi bisa berakibat fatal.
Kompetisi Inggris dinilai lebih mengandalkan intensitas fisik tinggi, tempo cepat, duel udara, hingga kontak antar pemain yang berlangsung sangat intens selama pertandingan.
Sebaliknya, sepak bola Spanyol menuntut kecerdasan taktis yang tinggi serta kedisiplinan teknik agar dapat mengontrol alur permainan secara efektif. Kerapian lini tengah dan kesabaran dalam membangun serangan menjadi kunci utama di La Liga, sesuatu yang dinilai Gordon sulit diterapkan oleh beberapa klub Inggris.
Meski demikian, pemain asal Inggris ini mampu memanfaatkan keunggulan kecepatannya untuk mengeksploitasi celah di lini pertahanan lawan yang tercipta dari pergerakan rekan setimnya. "Saya sangat menyukai bermain di Premier League dan kompetisi itu memiliki peran besar dalam perkembangan saya," kata Anthony Gordon.
Proses adaptasi Gordon di Barcelona menunjukkan tren positif meskipun dirinya belum mencetak gol dalam tiga laga awal di kompetisi domestik. Pemain bernomor punggung 17 ini sudah mengemas tiga assist, termasuk satu umpan matang untuk Raphinha saat Barcelona menundukkan Rayo Vallecano dengan skor 5-2. Performa impresif tersebut menjadi modal berharga bagi Gordon yang dijadwalkan memperkuat Timnas Inggris dalam persiapan menghadapi Piala Dunia 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow