Arsenal Menjuarai Liga Primer Inggris Usai Manchester City Imbang

Smallest Font
Largest Font

Arsenal resmi menjuarai kompetisi Liga Primer Inggris musim 2025/2026 sekaligus mengakhiri penantian selama 22 tahun setelah Manchester City ditahan imbang 1-1 oleh AFC Bournemouth pada Selasa malam, 19 Mei 2026.

Hasil imbang yang dialami Manchester City di Stadion Vitality membuat klub asuhan Pep Guardiola tersebut tertinggal empat poin dari Arsenal, sehingga tidak mampu lagi mengejar perolehan poin The Gunners pada pertandingan pekan terakhir.

Keberhasilan ini menjadi pembuktian bagi Arsenal setelah dalam tiga musim berturut-turut sebelumnya mereka hanya mampu finis sebagai peringkat kedua, termasuk pada musim 2023/24 saat Manchester City merebut gelar juara dengan selisih dua poin yang sangat tipis.

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, mencatatkan sejarah sebagai mantan pemain Liga Primer Inggris pertama yang sukses memenangkan trofi ini sebagai pelatih setelah menangani klub sejak Desember 2019.

Klub asal London Utara tersebut kini telah mengoleksi empat gelar Liga Primer Inggris sepanjang sejarah mereka, unggul dua trofi dari Liverpool dan terpaut satu gelar di belakang Chelsea.

Secara keseluruhan dalam sejarah kasta tertinggi sepak bola Inggris, Arsenal kini telah mengumpulkan 14 gelar juara domestik, berada di peringkat ketiga di bawah Liverpool dan Manchester United yang masing-masing mengoleksi 20 gelar.

Keberhasilan Arsenal musim ini juga menandai bahwa trofi Liga Primer Inggris telah dimenangkan oleh tiga klub berbeda dalam tiga musim terakhir secara berturut-turut, setelah Liverpool pada musim 2024/25 dan Manchester City pada musim 2023/24.

Selain sang manajer, pemain remaja Arsenal Max Dowman turut memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang pernah menjuarai Liga Primer Inggris pada usia 16 tahun 144 hari, melewati rekor sebelumnya milik Phil Foden.

Sektor pertahanan The Gunners menjadi yang paling kukuh di liga dengan performa penjaga gawang David Raya yang sukses meraih penghargaan Golden Glove untuk musim ketiga secara beruntun.

Gelar juara liga terakhir yang diraih Arsenal terjadi pada musim 2003/04 di bawah kapten Patrick Vieira, saat tim yang diperkuat Thierry Henry tersebut mencatatkan sejarah tidak terkalahkan sepanjang musim dengan julukan The Invincibles.

Di pihak lawan, gol Erling Haaland pada menit ke-95 tidak cukup untuk membawa Manchester City meraih kemenangan setelah sempat tertinggal oleh gol Junior Kroupi pada babak pertama.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, tetap menyatakan rasa bangganya terhadap perjuangan para pemainnya yang berupaya keras untuk menjaga persaingan perebutan gelar juara tetap terbuka hingga akhir.

"Congratulations to Arsenal, Mikel Arteta and his backroom staff and fans for this Premier League - it’s well deserved," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Manchester City sendiri dipastikan finis di posisi kedua pada klasemen akhir musim ini, setelah sebelumnya berhasil mengamankan trofi Piala FA dan Piala Karabao.

"At the same time, during my managerial career it was one of the years where we fought the most with incredible things that we could not control," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Guardiola mengungkapkan bahwa kelelahan fisik menjadi salah satu faktor penentu karena Bournemouth memiliki waktu persiapan selama 12 hari untuk menghadapi laga krusial tersebut.

"We were always there and never gave up," ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Skuat Manchester City mengalami kendala kebugaran akibat jadwal padat serta badai cedera yang menimpa tim sejak bulan Januari lalu.

"I would have loved to arrive in the last moment to try even though it wasn’t in our own hands," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Hasil imbang tersebut sekaligus memperpanjang rekor tidak terkalahkan milik AFC Bournemouth menjadi 17 pertandingan beruntun di semua kompetisi.

"Today the fatigue was there, they had 12 days to prepare that game and they played for qualification for the Champions League with an extraordinary team and are incredibly well managed," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Manchester City kini mengalihkan fokus untuk mempersiapkan tim menghadapi kompetisi musim depan setelah gagal mempertahankan mahkota juara mereka.

"Since January we were really good. We had a lot of injuries and many things that were out of our control," ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Tim pelatih dan pemain Manchester City direncanakan akan menggelar parade bus atap terbuka untuk merayakan pencapaian tim musim ini pada Senin, 25 Mei 2026.

"We learned a lot this season. What we have to do to win. We have to win a lot of points, we have to have an advantage otherwise there are circumstances that you cannot control," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Acara perayaan tersebut nantinya akan ditutup dengan agenda khusus bertajuk The After Party yang diselenggarakan di Co-op Live.

"We played many, many moments with difficulty and never gave up. That is why we are here," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Guardiola sejatinya berharap timnya bisa memiliki peluang juara hingga laga pamungkas saat menghadapi Aston Villa di kandang sendiri.

"I would have loved to arrive in the last moment against Aston Villa at home with a chance," ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Namun, kegagalan memetik poin penuh di markas Bournemouth membuat ambisi tersebut sirna sebelum pertandingan pekan terakhir dimainkan.

"But unfortunately, we did not win and today we missed that pace and the situation required against teams like Bournemouth," kata Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Pihak manajemen Manchester City memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras seluruh elemen klub, termasuk tim wanita dan akademi.

"They are 17 games unbeaten and that’s because they are really good side," ujar Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Rangkaian acara parade juara domestik Manchester City dijadwalkan akan dimulai sejak pukul 15.00 waktu setempat sebelum gerbang stadion ditutup pada malam harinya.

"We fought incredibly a lot and now prepare for next season," ucap Pep Guardiola, Manajer Manchester City.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed