Amerika Serikat Lanjutkan Pengiriman Uang Dolar ke Irak
Pemerintah Amerika Serikat melanjutkan kembali pengiriman pasokan uang tunai dolar AS melalui jalur udara ke Irak pada Juli 2026 setelah sempat menghentikannya selama beberapa bulan. Langkah pembekuan tersebut sebelumnya dilakukan Washington untuk menekan Baghdad agar menertibkan kelompok milisi yang didukung oleh Iran. Keputusan pemulihan pengiriman dana ini dikonfirmasi oleh sejumlah pejabat tinggi di lingkaran internal pemerintahan Irak kepada media New York Times dan The National.
Juru bicara pemerintah serta penasihat keuangan perdana menteri membenarkan bahwa aliran mata uang asing tersebut kini sudah berjalan kembali. "The dollar shipments to Iraq have resumed. The problem has been resolved," ujar Haider al-Aboudi, juru bicara Perdana Menteri Irak.
Pemulihan ini bertepatan dengan bulan pertama masa jabatan Perdana Menteri Irak, Ali Al Zaidi, yang mulai memimpin sejak awal Mei. Al Zaidi memprioritaskan pelucutan senjata milisi pro-Iran, pemberantasan korupsi sistemik, serta reformasi pengawasan keuangan dalam agenda hubungannya dengan Washington.
Sebelumnya, pada April 2026, Washington menahan pengiriman uang tunai sekitar 500 juta dolar AS yang bersumber dari pendapatan minyak Irak di Federal Reserve Bank of New York. Langkah tersebut diambil menyusul serangan drone dan roket oleh milisi pro-Iran terhadap Kedutaan Besar AS di Baghdad dan konsulat AS di wilayah Kurdistan. "immediately take all measures to dismantle the Iran-aligned militia groups," kata Departemen Luar Negeri AS.
Meski pengiriman mata uang dolar telah dipulihkan, seorang pejabat Irak yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa pembekuan dana bantuan serta kerja sama keamanan untuk dinas keamanan Irak masih tetap berlaku. Kendati demikian, dimulainya kembali pengiriman uang tunai ini menandakan apresiasi awal dari Washington atas langkah reformasi finansial dan tindakan tegas antikorupsi yang sedang digalakkan oleh pemerintahan Al Zaidi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow