Aston Villa Juarai Liga Europa Setelah Tundukkan SC Freiburg
Klub asal Inggris, Aston Villa, memastikan gelar juara Liga Europa 2025/2026 setelah menumbangkan wakil Jerman, SC Freiburg, dengan skor telak 3-0 pada pertandingan final di Stadion Besiktas Park, Istanbul, Turki, Kamis (21/5/2026) dini hari WIB.
Kemenangan telak skuad asuhan Unai Emery tersebut dipastikan melalui gol yang dicetak oleh Youri Tielemans pada menit ke-41, Emmanuel Buendia pada menit ke-45+3, serta Morgan Rogers pada menit ke-58. Hasil positif ini sekaligus mengakhiri puasa gelar kompetisi Eropa bergengsi milik klub sejak terakhir kali menjadi kampiun Kejuaraan Eropa pada musim 1981/1982.
Gelandang asal Argentina, Emiliano Buendia, dinobatkan sebagai pemain terbaik (Man of the Match) setelah mencatatkan satu gol tendangan kaki kiri dan satu umpan matang untuk gol penutup dari Morgan Rogers. Dilansir dari Marca, performa impresif ini membawa Buendia masuk ke dalam daftar elite enam pemain Argentina yang mampu mencetak gol di laga final Liga Europa atau Piala UEFA.
Sebelum Buendia, terdapat lima nama besar sepak bola Argentina yang menorehkan rekor serupa. Jorge Valdano mencetaknya pada tahun 1985 dan 1986 bersama Real Madrid, disusul Diego Maradona bersama Napoli pada 1989, Javier Zanetti bersama Inter Milan pada 1998, Hernan Crespo bersama Parma pada 1999, dan Paulo Dybala bersama Roma pada 2023.
Catatan impresif ini dinilai membuka peluang besar bagi Buendia untuk dipanggil oleh pelatih Lionel Scaloni ke dalam skuad tim nasional Argentina untuk Piala Dunia FIFA 2026. Saat ini, Buendia menjadi salah satu pemain Argentina dengan performa paling menanjak setelah kapten tim, Lionel Messi.
Di sisi lain, keberhasilan luar biasa ini disambut gembira oleh sang manajer, Unai Emery, yang langsung memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh elemen klub, khususnya para pendukung setia yang hadir di Turki.
“Saya bersyukur. Berterima kasih kepada para pemilik. Berterima kasih kepada Aston Villa, setiap pekerja. Berterima kasih kepada Anda semua. Dan terima kasih, terutama, kepada para suporter,” kata Unai Emery, pelatih Aston Villa seperti dikutip dari laman resmi klub melalui Kompas.tv.
Emery menekankan bahwa kehadiran ribuan suporter di sepanjang kompetisi antarklub Eropa musim ini memberikan dampak psikologis yang sangat besar bagi mental bertanding para pemain di lapangan.
“Mereka ikut bepergian bersama kami sepanjang musim, di luar kandang, di Eropa, 3.000, 4.000, di semua negara tempat kami bermain, mereka ada di sana,” tambah Unai Emery, pelatih Aston Villa.
Atmosfer luar biasa yang dihadirkan oleh para pendukung di stadion membuat para pemain merasa seolah-olah tampil di markas sendiri, Villa Park, sehingga mampu tampil lepas tanpa tekanan sepanjang laga final.
“Dan hari ini, di sini, kami merasa like berada di Villa Park. Dan para pendukung, mereka pantas mendapatkannya setelah Kejuaraan Eropa 1982. Sekali lagi, kami bermain di final hari ini, dan tentu saja, kami siap untuk bertanding, menghormati lawan, menghormati Eropa,” kata Unai Emery, pelatih Aston Villa.
Emery menegaskan bahwa komitmen kuat dan keseriusan dalam melewati setiap fase kompetisi menjadi kunci utama keberhasilan mereka membawa pulang trofi ke Inggris.
“Kami menang karena kami melakukan kompetisi yang sangat serius selama prosesnya, dan hari ini khususnya melawan Freiburg, dan tentu saja untuk para pendukung kami,” sambung Unai Emery, pelatih Aston Villa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow