Atalanta Hadapi Hapoel Tel Aviv pada Leg Kedua Kualifikasi UECL
Atalanta bertanding melawan Hapoel Tel Aviv pada leg kedua babak playoff UEFA Conference League di DVTK Stadion, Miskolc, Hungaria, Kamis, 27 Agustus 2026. Pertandingan penentu ini digelar setelah kedua tim bermain imbang tanpa gol pada leg pertama di Bergamo.
Hasil imbang 0-0 pada laga pekan lalu membuat kedua tim wajib meraih kemenangan untuk mengamankan tempat di fase liga. Atalanta datang dengan modal kemenangan 2-1 atas Sassuolo di ajang Serie A akhir pekan lalu, sementara Hapoel Tel Aviv mendapatkan waktu istirahat lebih banyak.
Pelatih Atalanta, Maurizio Sarri, mengkritik istilah manajemen permainan menjelang laga penentuan ini dan menekankan pentingnya menjaga identitas tim di lapangan.
"Ada kata yang sangat sering digunakan dalam sepak bola, tapi saya tidak tahu apa artinya... 'kita perlu mengelola'," kata Maurizio Sarri, Pelatih Kepala Atalanta.
Ia menegaskan bahwa mentalitas akan menjadi pembeda utama dalam pertandingan yang menentukan kelanjutan kiprah eropa Nerazzurri tersebut.
"Mentalitas akan membuat perbedaan. Jika kita unggul atau tertinggal dan kehilangan identitas... kita hanya akan menyulitkan permainan kita sendiri. Saya mencoba membangun tim yang mendikte permainan," kata Maurizio Sarri, Pelatih Kepala Atalanta.
Sarri mengungkapkan ketidaksukaannya saat tim kehilangan kendali permainan seperti yang terjadi pada babak kedua melawan Sassuolo.
"kadang-kadang kita akan berhasil, kadang-kadang tidak. Saat melawan Sassuolo, kami bermain 30 menit dengan standar yang sangat tinggi, namun kemudian kami kehilangan kendali atas pertandingan... Dan saat Anda tidak memegang kendali, apa pun bisa terjadi.
Saya tidak menyukai itu. Besok, kami akan mencoba memainkan permainan kami, dan jika kami tidak berhasil... itu karena ulah mereka," kata Maurizio Sarri, Pelatih Kepala Atalanta.
Ia juga menegaskan komitmen tim untuk melaju ke fase grup kompetisi Eropa musim ini.
"Selama sebulan sekarang, saya telah mengulang bahwa kita akan menghadapi kesulitan, bahwa kita akan menderita, bahwa kita akan membuat kesalahan. Harapannya adalah untuk terus tumbuh dan membangun sesuatu yang penting. Itu adalah rencana makro, sedangkan rencana mikro menyangkut besok: keluar ke sana dan lolos ke Eropa. Conference League penting bagi kami; tahun lalu saya tidak terlibat dalam kompetisi Eropa... anggap saja saya bosan berada di rumah pada hari Rabu dan Kamis," kata Maurizio Sarri, Pelatih Kepala Atalanta.
Mengenai kondisi pemain, Sarri menyoroti situasi Charles De Ketelaere yang belum bugar sepenuhnya setelah masa liburannya.
"Charles mengalami masalah kecil segera setelah kembali dari liburan pasca-Piala Dunia yang sangat layak ia dapatkan. Dia belum banyak berlatih bersama kami dan tidak memiliki banyak menit bermain di kakinya. Namun dari segi kualitas, dia bisa memberi kami banyak hal. Dilema saat ini adalah apakah akan memainkannya sejak awal atau menggunakannya saat pertandingan berlangsung, karena ketidakpastian jumlah waktu bermain yang mungkin ditawarkan pertandingan tersebut," kata Maurizio Sarri, Pelatih Kepala Atalanta.
Ia menepis anggapan adanya masalah persaingan di lini depan antara dua penyerangnya.
"Jika satu-satunya kesulitan dalam pekerjaan saya adalah memilih di antara dua pemain seperti mereka... Mereka berdua meningkat dan tampil baik: di pertandingan terakhir, Scamacca tidak kehilangan satu bola pun, Krstovic tampil bertenaga... ini adalah masalah palsu. Sepanjang musim, juga berdasarkan kondisi fisik mereka, saya akan memutuskan siapa yang bermain lebih banyak atau lebih sedikit menit. Kami juga perlu membuat 'tim khusus', karena terkadang dalam situasi tertentu, mereka bahkan mungkin harus bermain bersama..." kata Maurizio Sarri, Pelatih Kepala Atalanta.
Atalanta melakukan sejumlah rotasi dalam susunan pemain starter dengan menurunkan Nikola Krstovic, Lazar Samardzic, dan Nicola Zalewski. Sementara itu, De Ketelaere mengawali laga dari bangku cadangan karena kondisi fisiknya belum maksimal.
Beberapa pilar Atalanta harus absen akibat cedera, termasuk Thomas Kristensen, Isak Hien, dan Kamaldeen Sulemana. Bek muda Honest Ahanor juga dilaporkan mendekati kepindahan ke Chelsea dengan nilai transfer mencapai 48 juta euro.
Di kubu Hapoel Tel Aviv, penyerang Emmanuel Boateng telah pulih dari cedera leg pertama dan memimpin lini depan. Tim asuhan Elyaniv Barda tersebut mengandalkan formasi 4-2-3-1 untuk meredam strategi menyerang Atalanta.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow