Ayu Nabila Ceritakan Pengalaman Kerja Jadi Operator Traktor di New Zealand
Seorang wanita asal Bogor bernama Ayu Nabila menjadi sorotan di media sosial setelah membagikan pengalamannya bekerja sebagai operator mesin pemotong rumput di perkebunan anggur New Zealand. Video yang diunggah melalui akun Instagram pribadinya tersebut telah ditonton lebih dari 1,4 juta kali dan menginspirasi banyak warganet.
"Plot twist hidup: ternyata aku bisa jadi orang yang dulu ga pernah aku bayangin \ud\ud\ud\ud\ud\ud\ud\ud," tulis @nabilaayunz dalam keterangan postingannya.
Pernyataan tersebut kemudian memicu rasa penasaran dari para pengikutnya di media sosial. Beberapa netizen mempertanyakan mengenai target kerja dan ritme harian dari pekerjaan yang umumnya didominasi oleh kaum pria tersebut.
"Engaa, udah ada speed nya jd udah ada estimasi bisa selesai berapa hektar Belum lg suka ada aja kendala di lapangan \ud\ud\ud\ud\ud\ud take it easy job nya hihiyyyy," tulis Nabila menjawab pertanyaan netizen di kolom komentar.
Nabila yang merupakan lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pakuan angkatan 2016 ini menjelaskan bahwa rekaman tersebut merupakan bagian kecil dari kesehariannya. Ia merantau ke Selandia Baru untuk mengikuti suaminya, Eduardo, yang sudah menetap di sana sejak 2009.
"Di balik video ini sebenarnya cuma potongan kecil dari keseharianku bekerja di kebun anggur di New Zealand. Jujur, aku tidak pernah punya rencana untuk bekerja di bidang ini, apalagi belajar mengendarai traktor," ungkap Nabila saat dihubungi Wolipop pada Juni 2026.
Nabila dan Eduardo menikah di Indonesia pada tahun 2022. Setelah melewati berbagai proses pengurusan visa, Nabila akhirnya resmi mendapatkan Permanent Resident (PR) Visa New Zealand pada Juni 2026 ini.
"Aku kenal Eduardo karena mama kami teman SMA. Eduardo sendiri orang Indonesia, tapi dia dan keluarganya sudah menetap di New Zealand sejak tahun 2009. Jadi saat kami mulai menjalani hubungan, Eduardo sudah lebih dulu membangun hidupnya di New Zealand," kenang Nabila.
Perjalanan karier Nabila di Selandia Baru dimulai dengan tantangan bahasa saat pertama kali mendapatkan izin kerja pada tahun 2023. Atas bantuan suaminya, ia akhirnya diterima bekerja di perusahaan perkebunan anggur yang sama pada Juni 2023.
"Aku sempat melamar ke beberapa tempat, tapi jujur saat itu kemampuan bahasa Inggrisku masih terbatas, jadi proses cari kerja lumayan menantang. Sampai akhirnya suamiku menanyakan pekerjaan untukku di tempat kerjanya," kata Nabila.
Nabila mengawali pekerjaannya sebagai Vineyard Hand atau pekerja lapangan. Dinamika pekerjaan yang mengikuti perubahan musim membuat perempuan berusia 31 tahun ini merasa tertantang.
"Memang ada beberapa pekerjaan yang cukup berat dan menantang, tapi justru itu yang membuat pengalaman kerjaku di sini semakin berkesan dan bertumbuh jadi lebih tangguh," tuturnya.
Setelah satu tahun bekerja, pihak manajemen meminta Nabila untuk belajar mengoperasikan traktor. Tugas melatih diserahkan kepada suaminya yang sudah menjadi Tractor Driver selama lebih dari 10 tahun.
"Awalnya aku benar-benar tidak yakin bisa. Bahkan saat pertama kali ditawari belajar, aku sempat berpikir kalau pekerjaan itu bukan untukku. Tapi Eduardo terus meyakinkanku untuk mencoba," ujar Nabila.
Kini Nabila telah mahir mengemudikan traktor besar untuk memotong rumput, mulching, hingga penyemprotan gulma. Ia mengaku sangat menikmati kedamaian dan keseimbangan hidup di kota kecil New Zealand bersama suaminya.
"Salah satu hal yang paling aku suka dari hidup di New Zealand adalah suasana kota kecilnya yang tenang, bersih, dan damai. Pemandangannya indah hampir di mana-mana. Bahkan kadang kami tidak perlu pergi jauh untuk merasa refresh.
Duduk santai di rumah sambil menikmati view di sekitar rumah saja sudah cukup bikin pikiran lebih tenang setelah bekerja. Kami berusaha menjaga work-life balance," jelasnya.
Nabila berharap rekaman video dan kisah hidupnya bisa menjadi motivasi bagi orang lain yang sedang menghadapi ketidakpastian.
"Video reels ini sebenarnya mengingatkanku kalau hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana, tapi bukan berarti hasilnya buruk. Kadang jalan yang tidak pernah kita bayangkan justru membawa kita ke pengalaman dan kesempatan yang tidak pernah terpikir sebelumnya," kata Nabila menutup penjelasannya kepada Wolipop.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow