Bahlil Perintahkan Kader Golkar Ikuti TOT dan Mulai Inventarisasi Caleg 2026

Smallest Font
Largest Font

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia mewajibkan seluruh kader yang menjabat sebagai anggota DPR RI untuk mengikuti Training of Trainers (TOT) di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, pada Senin, 3 Agustus 2026. Bahlil juga menyatakan partainya akan mulai menginventarisasi bakal calon legislatif (caleg) potensial pada akhir tahun 2026 sebagai persiapan menghadapi Pemilu 2029. Langkah ini bertujuan untuk memastikan Golkar sudah fokus melakukan kerja politik dan konsolidasi sejak awal 2027.

Bahlil menjelaskan pentingnya pembinaan kader agar mereka mampu membedakan kepentingan partai dan kepentingan pribadi dalam menjalankan tugas politik.

"Kepada semua anggota DPR RI, jadikan mereka peserta. Jadikan wajib! Supaya tahu mana kepentingan partai, mana kepentingan pribadi," ujar Bahlil di kantor DPP Golkar. Ia menilai tanpa filter dan pembinaan, kader akan sulit menjaga keseimbangan antara kepentingan organisasi dan pribadi.

"Kalau enggak ada filter yang mengontrol kita, susah," tambahnya. Bahlil juga menegaskan Partai Golkar sebagai aset negara dan harapan masyarakat harus didukung dengan pondasi nilai kebangsaan yang kuat.

"Kalau kita tidak diajarkan dan ditanamkan pondasi nilai-nilai yang kuat tentang tujuan berbangsa dan bernegara, tentu akan sulit menjalankan amanah itu," katanya. Selain itu, Bahlil menekankan proses kaderisasi yang ketat dan serius tanpa memberikan perlakuan khusus, termasuk untuk anggota DPR RI peserta TOT. "Saya minta untuk semua peserta harus ketat, Pak Sekjen. Bila perlu kalau tidak lulus jangan dikasih lulus," ujar Bahlil.

Ia menambahkan pentingnya menjaga kekompakan internal dan menghindari konflik yang tidak substansial, seperti yang terjadi di organisasi sayap AMPI.

"Jadi nggak akan mungkin kita bisa mencapai tujuan secara maksimal kalau di internal kita nggak kompak," tegasnya. Direktur Akademi Partai Golkar Hajriyanto Thohari menjelaskan TOT ini sebagai implementasi amanat Musyawarah Nasional Golkar untuk menguatkan sistem kaderisasi. "Akademi Partai Golkar hadir sebagai instrumen strategis dalam membangun standar pendidikan politik yang berkualitas," kata Hajriyanto.

Pelatihan diikuti 81 peserta dari anggota DPR RI Fraksi Golkar, unsur DPP, organisasi pendiri dan didirikan, serta kader yang dipersiapkan menjadi instruktur.

Materi pelatihan meliputi identitas kader Golkar, doktrin karya kekaryaan, kepemimpinan, kebijakan publik, komunikasi politik, teknik persidangan, penyusunan rencana pembelajaran, dan simulasi mengajar. Sekretaris Jenderal Golkar Sarmuji menambahkan Golkar mulai memetakan calon legislatif dari berbagai sumber, termasuk pengurus partai, organisasi sayap, dan jaringan afiliasi.

"Konsolidasi partai harus selesai pada 2026 agar energi partai bisa fokus menghadapi Pemilu 2029," ujar Sarmuji.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed