Bahlil Lahadalia Sebut Indonesia Punya Potensi Panas Bumi Terbesar di Dunia

Smallest Font
Largest Font

Indonesia memiliki potensi panas bumi terbesar di dunia sekitar 23,2 gigawatt (GW), namun kapasitas terpasang baru mencapai 11,6%, sehingga masih kalah dari Amerika Serikat dalam implementasi pengembangan panas bumi, kata Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Rabu (19/8/2026).

Berdasarkan data dalam acara The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026, total potensi panas bumi nasional mencapai 23.202,77 megawatt (MW) dengan kapasitas terpasang 2.776,39 MW. Sekitar 88,4% potensi tersebut belum tergarap, dilansir dari Detik Finance.

Bahlil menegaskan pengembangan panas bumi menjadi langkah penting pemerintah dalam memperkuat kedaulatan energi nasional.

"Indonesia adalah negara nomor satu di dunia yang mempunyai resource terhadap geothermal. Kita nomor satu, tetapi dalam implementasinya kita itu nomor dua, Amerika masih nomor satu," ujar Bahlil.

Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah mencari terobosan di sektor energi alternatif untuk mengurangi ketergantungan energi impor di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi harga energi global.

Pemerintah mengevaluasi regulasi yang masih menjadi hambatan percepatan proyek panas bumi dan memangkas sejumlah tahapan perizinan.

"Tidak ada cara lain untuk melakukan percepatan implementasi geotermal supaya bisa menjadi listrik ataupun menjadi yang lain, adalah harus ada kolaborasi antara pengusaha dan regulator," kata Bahlil.

Bahlil menyebut keekonomian proyek panas bumi saat ini sekitar 9,5 sen AS per kilowatt hour (kWh), yang dianggap belum menarik bagi investor.

Pemerintah menyiapkan insentif termasuk perpajakan dan merevisi PP Nomor 7 Tahun 2017 serta Perpres Nomor 112 Tahun 2022 untuk mempercepat pengembangan energi baru terbarukan.

"Bagi teman-teman pengusaha yang sudah mendapatkan konsesi harus juga cepat. Jangan konsesinya ditahan. Kalau ditahan itu juga memperlambat," tegas Bahlil.

Dia juga menyoroti pengajuan penghentian sementara dan perpanjangan izin berulang yang menghambat proses, terutama terkait kesiapan teknologi dan pembiayaan.

Pada IIGCE 2026, pemerintah menyerahkan Izin Panas Bumi kepada PT PLN untuk Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Ungaran dan PT Telaga Rano Geothermal untuk WKP Telaga Ranu.

Pemerintah juga menyiapkan penawaran lima WKP dan tujuh Wilayah Penugasan Survei Pendahuluan dan Eksplorasi pada tahun 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed