BAIC Indonesia Jelaskan Penamaan Mobil Listrik T1 Sama Dengan Jetour
BAIC Indonesia memberikan penjelasan terkait penggunaan nama T1 pada mobil listrik pertamanya yang menyerupai produk buatan Jetour. Pihak manajemen memastikan kesamaan nomenklatur tersebut tidak menimbulkan permasalahan hukum maupun pemasaran, sebagaimana dilansir dari Detik Oto.
Penggunaan nama T1 oleh BAIC di Indonesia mengacu pada Arcfox T1 yang sebelumnya meluncur di China pada September 2025. Sementara itu, Jetour T1 telah diperkenalkan lebih awal ke publik pada Oktober 2024.
Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia, Dhany Yahya, menegaskan penamaan model yang sama tidak melanggar aturan karena hak paten hanya berlaku bagi Merek. Pernyataan tersebut disampaikan saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, pada Selasa malam (18/8/2026).
"Nggak ada (masalah). Jadi mungkin ini juga kemarin saya sampaikan. Ini semacam bukan edukasi ya, tapi kita lihat sebagai common sense, koreksi kalau saya salah," ujar Dhany Yahya, Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia.
Dhany menambahkan bahwa penggunaan kombinasi huruf dan angka merupakan hal lumrah dalam industri otomotif global. Penggunaan nomenklatur serupa juga diterapkan oleh pabrikan besar lain seperti BMW dan Audi.
"Jadi kita lihat bahwa yang diberikan right itu brand-nya, tapi kalau model sebutannya kan nomenklatur, mobil menggunakan angka. Kalau itu dipatenkan, nggak akan bisa," kata Dhany Yahya, Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia.
Menurutnya, pembatasan kombinasi alfabet dan angka sebagai nama model secara hukum hampir tidak mungkin dipatenkan secara eksklusif oleh satu produsen.
"Jadi semua alfabet yang digabung angka itu pasti nggak bakal bisa. Itu common sense saya aja," kata Dhany Yahya, Chief Operating Officer (COO) BAIC Indonesia.
Secara spesifikasi, BAIC T1 resmi meluncur di ajang GIIAS 2026 dengan harga Rp 370 jutaan on the road Jakarta. Crossover listrik ini dibekali motor bertenaga 70 kW atau 93,8 HP serta torsi 176 Nm.
Baterai Lithium Iron Phosphate (LFP) berkapasitas 42,38 kWh pada BAIC T1 mampu menempuh jarak hingga 425 km berdasarkan standar CLTC. Kendaraan ini juga dilengkapi fitur DC Fast Charging yang mampu mengisi daya 30 hingga 80 persen dalam waktu 30 menit.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow