Banjir Bandang Terjang Nepal Ratusan Warga Kintil Hilang
Bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Nepal sejak Rabu (26/8/2026) menyebabkan hampir 600 warga negara asing dilaporkan hilang, seperti dilansir dari Detik Travel. Gelombang air serta material puing mengalir dari wilayah otonom Tibet, Tiongkok, melalui aliran Sungai Bhote Koshi.
Kementerian Luar Negeri Nepal mencatat sedikitnya 596 warga asing hilang hingga Kamis pukul 20.00. Para korban berasal dari 30 negara, termasuk 167 warga India, 66 warga Amerika Serikat, 25 warga Kanada, serta sejumlah wisatawan dari Inggris, Australia, Malaysia, dan Ukraina.
Peristiwa yang menggenangi permukiman di sepanjang Sungai Bhote Koshi dan Sungai Trishuli ini dipicu oleh runtuhan gletser. US Geological Survey mengonfirmasi energi dari aliran puing tersebut setara dengan getaran gempa bumi bermagnitudo 5,2.
Upaya penanganan darurat terus dilakukan oleh otoritas penanggulangan bencana Nepal. Sebanyak 27 wisatawan asing berhasil dievaluasi dari wilayah Rasuwa menggunakan helikopter militer. Pemerintah setempat mengimbau para pelancong untuk menghindari area sungai serta merusak infrastruktur jalan.
Pemerintah Nepal memilih menolak tawaran bantuan tim penyelamat dari berbagai negara tetangga maupun asing. Bantuan luar negeri tetap disalurkan melalui koordinasi lembaga bantuan dan kedutaan besar setempat untuk penyediaan fasilitas sanitasi, tempat penampungan, serta pemulihan jaringan komunikasi yang sempat terputus.
"Kami juga menerima permintaan serupa dari China dan negara-negara lain, tapi kami menolak permintaan tersebut," kata pejabat Kemlu Nepal.
Pemerintah India menyatakan dapat memahami sikap yang diambil oleh otoritas Nepal dalam menghadapi situasi darurat tersebut.
"Apapun permintaan yang diajukan oleh Nepal, kami akan menindaklanjutinya," kata juru bicara Kemlu India Randhir Jaiswal.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow