Bank Jakarta Gandeng Binus University Gelar ODP IT Batch I 2026
Bank Jakarta meluncurkan Officer Development Program (ODP) Information Technology Batch I Tahun 2026 bekerja sama dengan Binus University pada Kamis, 7 Agustus 2026, guna memperkuat strategi transformasi digital perusahaan. Sebanyak 17 peserta mengikuti program pengembangan talenta berbasis teknologi ini, dilansir dari KedaiPena.com.
Investasi pada SDM digital ini ditujukan untuk memperkokoh fondasi teknologi, menghadirkan inovasi layanan, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat tata kelola dan manajemen risiko, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi nasabah.
Direktur Utama Bank Jakarta Agus H. Widodo menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan untuk meningkatkan kapabilitas organisasi dan mendukung keberlanjutan bisnis.
“Transformasi perusahaan dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya menyentuh aspek teknologi, tetapi juga bisnis, operasional, manajemen risiko, serta pengembangan sumber daya manusia dan budaya organisasi,” kata Agus.
Inisiatif pengembangan ini dijalankan di tengah peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap layanan digital yang responsif dan aman, sekaligus menjawab tantangan industri yang semakin kompleks.
“Penguatan kapabilitas teknologi informasi menjadi salah satu prioritas Bank Jakarta di tengah meningkatnya kebutuhan nasabah terhadap layanan digital yang cepat, aman, dan andal. Perkembangan teknologi juga membuat tantangan industri perbankan semakin kompleks. Karena itu, perusahaan membutuhkan talenta yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memahami karakteristik bisnis perbankan,” ucap Agus.
Sementara itu, Direktur Teknologi & Operasional Bank Jakarta Daniel Setiawan Subianto menjelaskan perkembangan teknologi menghadirkan peluang serta tantangan seperti AI, big data, cloud computing, dan ancaman keamanan siber.
“Melalui ODP Information Technology, peserta dipersiapkan untuk memiliki kapabilitas teknis di berbagai bidang teknologi informasi yang relevan dengan kebutuhan industri perbankan masa kini dan masa depan,” ungkap Daniel.
Dari pihak akademisi, kolaborasi ini diarahkan untuk membangun ekosistem pencetakan talenta yang adaptif dengan kebutuhan industri jasa keuangan modern.
“Melalui program ini, kami berharap 17 peserta dapat mengembangkan kompetensi teknis dan manajerial secara seimbang, sekaligus memahami pentingnya inovasi produk dan layanan serta budaya korporat dalam menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang,” kata Direktur Utama Creates by Binus Prof Firdaus Alamsjah.
Institusi pendidikan tersebut turut mendorong para peserta untuk bersikap kritis dan aktif dalam mengeksplorasi ilmu baru selama masa pelatihan.
“Rasa ingin tahu, keberanian untuk belajar, dan kemampuan berkolaborasi merupakan bagian penting dari kesiapan talenta masa depan,” ujarnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow