Barcelona Ajukan Penawaran Resmi Transfer Julián Álvarez dari Atlético Madrid
Presiden Barcelona Joan Laporta mengonfirmasi pengajuan penawaran resmi senilai 105 juta euro untuk merekrut penyerang Atlético Madrid, Julián Álvarez, menjelang laga final Piala Dunia 2026 di New York pada Minggu (19/7/2026).
Langkah agresif Barcelona ini diambil guna memenuhi kebutuhan taktis pelatih baru mereka, Hansi Flick, sekaligus merespons keinginan sang penyerang tim nasional Argentina yang dilaporkan berniat mencari tantangan baru di luar Metropolitano.
Manajemen Barcelona juga menetapkan tenggat waktu hingga 31 Juli 2026 agar proses negosiasi tidak mengganggu persiapan pramusim tim, di mana dana alternatif telah disiapkan untuk rencana taktis cadangan jika transfer ini gagal.
Joan Laporta menegaskan komitmen Barcelona dalam mengejar tanda tangan penyerang berjuluk El Arana tersebut yang kini tengah bersiap menghadapi Spanyol di partai puncak kompetisi terakbar sepak bola dunia.
"Nosotros estamos ahí con una oferta. Es un jugador que nuestro entrenador quiere y por eso hicimos la oferta al Atlético. Es una oferta muy importante y muy buena", kata Joan Laporta, Presiden Barcelona.
Pernyataan tersebut dilontarkan Laporta setelah CEO Atlético Madrid, Miguel Ángel Gil Marín, bersikeras tidak akan melepas sang striker meskipun ada tawaran sebesar 100 hingga 200 juta euro, kecuali klausul rilis sebesar 500 juta euro terpenuhi.
"Hay tantos casos en los que se ha dicho que un jugador no iría nunca al Barça y ha acabado viniendo", ujar Joan Laporta, Presiden Barcelona.
Pihak Blaugrana menggarisbawahi pentingnya kenyamanan psikologis seorang pemain profesional dalam sebuah klub besar guna menjaga keharmonisan ruang ganti.
"Cuando un jugador quiere salir, la actitud del Barça como club es puente de plata. Un club grande no puede permitirse tener jugadores que estén a disgusto", tutur Joan Laporta, Presiden Barcelona.
Manajemen Barcelona memastikan tidak akan membiarkan penawaran ini menggantung tanpa kejelasan dalam waktu yang lama.
"No es una oferta ilimitada en el tiempo. Daremos un plazo prudencial. Yo te diría que hasta final de mes", ungkap Joan Laporta, Presiden Barcelona.
"A big club allow can NOT allow unhappy players in their squad", ucap Joan Laporta, Presiden Barcelona.
Pihak Barcelona memastikan situasi internal seperti itu tidak akan pernah dibiarkan terjadi di kubu Catalan.
"At Barcelona, this will never happen", tegas Joan Laporta, Presiden Barcelona.
Di sisi lain, Real Madrid memilih untuk sepenuhnya menarik diri dari rumor transfer penyerang sayap Bayern Munchen, Michael Olise, demi menjaga hubungan baik dengan klub Jerman tersebut serta memprioritaskan perpanjangan kontrak Vinicius Junior.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow