Barcelona Batal Gelar Homenaje Juara Dunia di Camp Nou

Smallest Font
Largest Font

FC Barcelona mengonfirmasi tidak akan menggelar acara penghormatan di Spotify Camp Nou bagi para pemainnya yang menjuarai Piala Dunia. Keputusan tersebut diambil karena pihak klub menilai situasi saat ini dianggap kurang tepat.

Langkah ini berbanding terbalik dengan Real Madrid yang memberikan pas penghormatan (pasillo) kepada Marc Cucurella dan Mikel Oyarzabal sebelum laga melawan Real Sociedad di Stadion Santiago Bernabéu. Kedua pemain tersebut membawa trofi Piala Dunia ke tengah lapangan diiringi tepuk tangan penonton.

Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, mengonfirmasi bahwa pembatalan agenda perayaan tersebut telah disampaikan secara resmi kepada pihak federasi.

"Tidak, kami telah memutuskan bahwa acara pengakuan yang ingin kami lakukan untuk para pemain Barça yang memenangkan Piala Dunia dan telah diusulkan oleh Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol tidak akan dilakukan karena tidak terjadi dalam konteks dan lingkungan yang paling tepat, atau momen yang paling tepat," kata Laporta.

Keputusan tersebut membatalkan rencana penghormatan untuk sejumlah pilar tim seperti Lamine Yamal, Pedri González, Pau Cubarsí, Dani Olmo, Gavi, Joan Garcia, Eric Garcia, Rodri Hernández, serta Ferran Torres yang kini telah pindah ke PSG.

"Pihak federasi memahaminya dengan sempurna. Ini tidak akan dilakukan karena kami memahami bahwa sepak bola harus berfungsi untuk menyatukan dan bukan untuk menimbulkan perselisihan tertentu yang saya kira tidak menguntungkan siapa pun," kata Laporta.

Sebagai gantinya, pihak klub mengonfirmasi akan mengadakan aksi pembentangan bendera estelada dalam pertandingan melawan Athletic Club di Spotify Camp Nou. Langkah ini diambil menyusul insiden yang melibatkan kepolisian dan seorang suporter di Elche pada hari Minggu sebelumnya.

"Estelada mewakili cara berpikir banyak penggemar Barça dan warga Katalonia. Sebenarnya, saya akan mengatakan bahwa Spanyol mendefinisikan dirinya sebagai negara hukum yang sosial dan demokratis, di mana kebebasan berpendapat ada di dalam hak-hak fundamental Konstitusi Spanyol. Dan estelada, dalam hal ini, berada dalam kerangka kebebasan berpendapat," kata Laporta.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed