Bassist Pas Band Trisno Meninggal Dunia Usai Alami Gagal Ginjal

Smallest Font
Largest Font

Kondisi kesehatan basis Pas Band, Trisno, memburuk akibat komplikasi gagal ginjal hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan di rumah sakit. Kepastian penurunan kondisi kesehatan sang musisi sebelumnya diungkapkan oleh rekan sebandnya, Sandy.

Drummer Pas Band, Sandy, menjelaskan bahwa kesehatan Trisno memang menunjukkan penurunan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Sebelum dilarikan ke rumah sakit, Trisno sempat enggan melakukan pemeriksaan medis secara menyeluruh meski mengalami pembengkakan pada kaki dan penurunan berat badan yang drastis.

Hasil pemeriksaan medis beberapa bulan lalu menunjukkan Trisno mengidap gangguan fungsi liver serta tekanan darah tinggi. Kondisi fisiknya semakin menurun hingga ia ambruk pada pertengahan Juli 2026 akibat penyumbatan di kepala yang memerlukan tindakan operasi.

"Baru minggu lalu akhirnya benar-benar kita bawa ke rumah sakit karena sudah lemah di rumah. Akhirnya ketahuan terjadi gagal ginjal dan kira-kira fungsinya tinggal 5 persen, dan harus cuci darah," kata Sandy seperti dilaporkan detikPop.

Kabar duka mengenai meninggalnya Trisno juga disampaikan oleh drummer kelompok musik NTRL, Eno, melalui unggahan di media sosial.

"Selamat jalan sahabat, teman, kang bro ku @tris_noize legendari bassist @passband.id and a humble person that I know..kita semua berharap kesembuhan kang bro tp Allah punya rencana yg beda untukmu..yang tenang disana ya kang bro..kebaikan, canda tawa dan karya2 kang bro akan selalu dikenang selamanya..," tulis Eno.

Sebelum menyampaikan kabar duka tersebut, Eno sempat membagikan informasi terkait perawatan Trisno di rumah sakit serta mengunggah tangkapan layar panggilan video yang memperlihatkan kondisi Trisno terbaring dengan alat bantu pernapasan.

Semasa hidupnya, Trisno membangun karier musik bersama Pas Band yang dibentuk bersama Yukie, Bengbeng, dan Richard Mutter. Grup musik asal Bandung ini meraih popularitas besar pada era 1990-an dan dikenal lewat aksi independen memroduksi serta mendistribusikan album secara mandiri. Sejak 1993, Pas Band telah melahirkan 10 album, dimulai dari Four Through the Sap hingga album Unscripted Experience pada 2020.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed